Connect with us

Dunia

Remaja di Cina Buta Warna Usai Pakai Ponsel 10 Jam Sehari

Published

on

Ilustrasi

Geosiar.com, Cina – Seorang remaja perempuan di Kaohsiung, Cina, bermarga Liu, mengalami buta warna ketika liburan musim panas. Media lokal pada Senin (14/10/2019) lalu, mewartakan Liu buta warna akibat terlalu berlebihan menggunakan ponsel.

Dokter bernama Hung Chi-ting yang menangani Liu, mengatakan mata Liu terus-menerus terpapar sinar biru hingga merusak sejumlah sel dalam kedua bola matanya. Kondisi ini sudah membuatnya buta warna dengan tak bisa membedakan merah dan hijau.

“Ini adalah kasus pertama di dunia,” ujar Hung, dikutip dari asiaone.com, Jumat (18/10/2019).

Menurut Hung, Liu termasuk beruntung karena dia mengetahui kondisinya di tahap awal sehingga bisa segera dilakukan tindakan medis. Liu sekarang telah pulih dari buta warna yang sempat dideritanya.

Media lokal di daerah tersebut mewartakan, Liu menghabiskan waktu lebih dari 10 jam per hari bermain dengan ponsel pintarnya. Dia bahkan menggunakan ponsel dalam kondisi gelap ketika liburan musim panas.

Remaja berusia 16 tahun ini memulai pengobatan untuk buta warna yang dialaminya pada September 2019 setelah dia merasa tak bisa membeda lampu lalu lintas lagi. Kondisi ini telah membuatnya nyaris kecelakaan saat sedang menyeberang jalan. Gejala lain adalah Liu mulai kehilangan kemampuan melihatnya dalam ruang kondisi gelap.

Berkaca pada kejadian Liu ini, Hung pun mengimbau agar menghabiskan waktu kurang dari lima jam per hari menggunakan ponsel pintar. Istirahatkan mata 10 menit usai 30 menit menatap ponsel.