Connect with us

Sumut

Diduga Korban Pembunuhan, Siti Tewas Bersimbah Darah di Rumahnya

Published

on

Tim INAVIS Polres Tebing Tinggi saat mengevakuasi jenazah korban, Sabtu (19/10/2019). (Foto: WH/Geosiar.com)

Geosiar.com, Tebing Tinggi – Masyarakat dikejutkan dengan penemuan jasad perempuan dengan bersimbah darah dalam sebuah rumah di Jalan D.I Panjaitan Kelurahan Rambung, Kecamatan Tebing Tinggi Kota, Kota Tebing Tinggi. Lantas, warga langsung melaporkan temuan itu kepada Polres Tebing Tinggi, Jumat (18/10/2019) sekitar pukul 23.35 WIB.  

Mendapat informasi, personel Sat Intelkam Polres Tebing Tinggi beserta Piket SPKT pun langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Kasat Reskrim Polres Tebing Tinggi AKP Rahmadani,SH.MH melalui Kasubbag Humas Polres Tebing Tinggi Iptu J Nainggolan saat dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan mayat perempuan di dalam rumah atas nama Siti Rahma Lubis (58). Nainggolan kemudian menjelaskan kronologi penemuan mayat tersebut.

“Menurut keterangan saksi, atas nama Sariami alias Ami (65) yang merupakan pembantu/tukang cuci korban, mendatangi rumah korban. Setibanya di rumah, saksi memanggil korban namun tidak membuka pintu. Pada pukul 10.30 WIB, datang saksi lain atas nama Roji ke rumah korban dan melihat pintu rumah tidak tertutup/tidak terkunci dan posisi lampu mati. Lalu Roji membuka pintu tersebut dan menutupnya kembali,” tutur Nainggolan kepada wartawan, Sabtu (19/10/2019).

Korban meninggal dunia dalam posisi telungkup, diduga korban pembunuhan.

Selanjutnya, Roji menjemput kakaknya yang berada di Jalan Cemara untuk kembali ke rumah korban guna menghidupkan lampu. Setelah lampu hidup, saksi melihat kamar korban sudah berantakan. Kemudian Roji pun memanggil warga sekitar untuk mengecek ke dapur rumah korban. Disitulah, Roji melihat korban dalam posisi telungkup bersimbah darah dan sudah meninggal dunia.

“Selanjutnya SPKT dan piket fungsi serta INAVIS melakukan cek TKP, namun setelah dilakukan olah TKP barang bukti alat yang digunakan untuk melakukan pembunuhan belum ditemukan. Korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Kota Medan untuk menjalani autopsi,” jelasnya.

“Jadi sesuai dari keterangan beberapa saksi, diduga korban dibunuh pada pagi hari sesuai dari keterangan saksi atas nama Roji, yang melihat korban sudah tergeletak bersimbah darah.” pungkas Nainggolan. (WH)