Connect with us

Dunia

Dilecehkan Bos, Staf Akunting di India Bunuh Diri

Published

on

Ilustrasi

Geosiar.com, India – Seorang staf akuntan perempuan di perusahaan eletronik di India, Bharat Heavy Electricals Limited (BHEL), diduga bunuh diri akibat tak tahan menerima tindak pelecehan yang dilakukan oleh seorang pimpinan perusahaan serta enam koleganya.

Kepolisian menyampaikan, dugaan berdasarkan keterangan dari suami korban. Kasus ini kini telah dilaporkan ke polisi untuk proses hukum lebih lanjut.

Terduga pelaku pelecehan yakni Wakil General Manajer bidang keuangan dan enam pegawai laki-laki di BHEL, yang merupakan rekan kerja korban. Para terduga pelaku dituduh telah melakukan persekongkolan. Hal tersebut diwartakan di situs ndtv.com pada Jumat (18/10/2019).

Korban (33) ditemukan gantung diri di kamar rumahnya di Bhopal, India pada Jumat (18/10/2019) sekitar pukul 10.30 pagi. Sebelum gantung diri, korban mengunci kamarnya dari dalam.

Saat suami korban dan anggota keluarga mendobrak pintu kamar, korban sudah ditemukan gantung diri di atap rumah. Identitas korban tidak dipublikasi.

Dalam catatan tulisan tangan yang ditinggalkan korban ditulis Wakil General Manajer dan enam rekan kerjanya telah melakukan pelecehan secara mental padanya hingga memaksa korban melakukan tindakan ekstrim (bunuh diri).

Dalam catatan itu, korban menceritakan ponselnya dibajak dan seluruh panggilan telepon disadap oleh para pelaku dan mereka melakukan mata-mata kepada korban. Diceritakan pula kalau para pelaku memberikan komentar dengan kata-kata vulgar padanya dan dilecehkan oleh beberapa rekan kerjanya ketika dia ditugaskan di wilayah Bhopal sebelumnya.

Kepala Polisi, Venkatesh Shamala, menyebut kasus ini telah didaftarkan atas pelanggaran pasal Section 306 soal penghasutan bunuh diri dan investigasi lebih lanjut akan dilakukan.

Advertisement