Connect with us

Sumut

Penyuluhan Narkotika, Satgas TMMD Imbau Orang Tua Jaga Pergaulan Anak

Published

on

Kasi P2M BNNK Sergai, T Ewa Simamora didampingi Staf BNNK Sergai, Ramli Siagian dan Eka Sinulingga, dalam kegiatan penyuluhan narkotika di Kantor Desa Sipispis, Kecamatan Sipispis, Kabupaten Sergai, Senin (14/10/2019) malam. (Foto: WH/Geosiar.com)

Geosiar.com, Sergai – Kurangnya perhatian orang tua terhadap kehidupan dan pergaulan anak, bisa menjadi pintu masuk bagi si anak untuk terjerumus dalam kehidupan hitam narkotika. Karena itu, peran orang tua dalam mengawasi secara ketat kehidupan dan pergaulan anaknya menjadi sangat penting, sehingga anak-anak sebagai generasi penerus bangsa bisa selamat dari kejahatan narkotika.

Demikian salah satu poin penting dari penyuluhan narkotika yang digelar Satuan Petugas TNI Manunggal Membangun Desa (Satgas TMMD) ke-106 Kodim 0204/Deli Serdang bersama Badan Narkotika Nasional Kabupaten Serdang Bedagai (BNNK Sergai) di Kantor Desa Sipispis, Kecamatan Sipispis, Kabupaten Sergai, pada Senin (14/10/2019) malam.

Hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya Staf Sterdim 0204/DS, Serma Suhartono, Pj Kades Sipispis Erwin Saragih, Kaur Pemdes Sipispis, Zulhadir Sinaga, seluruh Kadus Desa Sipispis, dan para tokoh Desa Sipispis.

Selaku pembicara dalam kegiatan tersebut yakni Kasi P2M BNNK Sergai, T Ewa Simamora didampingi Staf BNNK Sergai, Ramli Siagian dan Eka Sinulingga, memaparkan efek negatif dari narkotika bagi tubuh.

“Saking berbahayanya, narkotika bisa menyebabkan berkurangnya daya ingat, berbicara suka ngawur, dan bahkan tak jarang bicara sendiri,” ujar Ewa dalam penyuluhan tersebut, Senin (14/10/2019) malam.

Warga Desa Sipispis menyimak penjelasan Kasi P2M BNNK Sergai, T Ewa Simamora dalam kegiatan penyuluhan narkotika, Senin (14/10/2019) malam. (Foto: WH/Geosiar.com)

Selain itu, lanjut Ewa, narkotika juga bisa menyebabkan para penggunanya kehilangan rasa empati, atau menjadi orang yang tidak peduli terhadap sesama maupun lingkungan.

“Pemakai narkotika akan menghabiskan apa yang dimilikinya, kemudian meningkat kepada milik orang lain dengan cara mencuri, memeras, menodong, merampok, bahkan membunuh guna mendapatkan uang untuk membeli narkoba,” lanjut Ewa.

Dengan demikian, Ewa mengajak para orang tua dan peserta penyuluh agar menjauhi narkotika, sebab selain tidak baik bagi kesehatan, narkotika juga bisa menyebabkan terganggunya keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dan kondusivitas wilayah.

“Untuk mengantisipasi penyebaran narkotika di wilayah kita, maka harus dimulai dari keluarga yakni para orang tua harus mengawasi kehidupan dan pergaulan anak-anak secara ketat. Sehingga mereka yang merupakan generasi penerus bangsa tidak sampai terjebak dalam pergaulan bebas,” pungkas T Ewa Simamora.