Connect with us

Dunia

Pertama Kalinya Perempuan Jadi Ketua MA di Sudan

Published

on

Ketua Mahkamah Agung Sudan untuk pertama kali dijabat perempuan, hakim veteran, bernama Neemat Abdullah Mohamed Khair

Geosiar.com, Sudan – Dewan Kedaulatan Sudan menetapkan seorang perempuan, Neemat Abdullah Kheir, hakim veteran di Mahkamah Agung (MA), menjadi pemimpin di lembaga peradilan tertinggi di negara tersebut.

Seperti dikutip dari laporan Alaraby.co.uk, Keir juga menjadi wanita pertama yang menempati jabatan sebagai Ketua MA di Sudan.

Dewan Kedaulatan Sudan yang terdiri dari 11 anggota sepakat memilih Kheir menempati jabatan itu.

Dewan Kedaulatan adalah lembaga yang mengawasi transisi dari pemerintahan militer ke pemerintahan sipil sesuai tuntutan gerakan pro-demokrasi ketika menjatuhkan presiden Omar al-Bashir pada April lalu.

Pemilihan Kheir juga sejalan dengan tujuan transisi pemerintahan yakni mencapai kesetaraan jender, di mana perempuan Sudan berada di garis depan unjuk rasa untuk menjatuhkan presiden al-Bashir.

Penunjukan Kheir beberapa minggu usai Perdana Menteri Abdalla Hamdok menunjuk Asma Mohamed Abdalla menjadi diplomat, menjadi menteri luar negeri perempuan yang pertama di Sudan.

Hanya saja tidak ditemukan informasi mengenai sepak terjang hakim perempuan ini yang diketahui umum sebelum menjadi ketua mahkamah agung Sudan.