Connect with us

Lifestyle

Penikmat Kopi Wajib Tahu 4 Teknik Seduh Kopi Kekinian

Published

on

Ilustrasi teknik penyeduhan kopi.

Geosiar.com, Lifestyle – Bagi kamu penikmat kopi, sekarang ini tidak perlu pusing untuk memikirkan cara menyeduh kopi dengan hasil akhir nikmat tapi tidak ribet dalam pengerjaannya.

Sebab, saat ini mulai banyak bermunculan berbagai teknik manual brew dengan keunikannya masing-masing. Mulai dari Aeropress, V60, Vietnam Drip, dan masih banyak lagi. Bahkan, kalian bisa langsung mempraktikkannya sendiri di rumah lho. Simak yuk!

V60

Cara menyeduh kopi yang populer digandrungi para barista adalah dengan metode Pour Over menggunakan peralatan V60. Teknik ini memungkinkan kamu menikmati rasa kopi yang lebih lembut. Cara kerja V60 yaitu dengan menggunakan alat berupa corong gelas berbentuk V dengan kemiringan 60 derajat dengan guratan-guratan di dalam corongnya.

Teknik ini biasanya akan disajikan bersama cangkir atau gelas/keramik V60, filter yang dialaskan pada V60, dan kattle yang berleher panjang. Waktu penyeduhan berkisar antara 1 menit 30 detik – 2 menit 15 detik.

Aeropress

Menyeduh kopi dengan menggunakan alat Aeropress terkesan sederhana, bahkan terlihat sangat mudah untuk menguasai metodenya. Kamu cukup menekan kopi yang sudah diberi air panas sehingga tersaring dan tersaji di dalam cangkir.

Secara garis besar, cara penyeduhan kopi menggunakan teknik Aeropress adalah dengan menggunakan tekanan udara. Kamu hanya perlu menekan kopi yang sudah diberi air panas sehingga tersaring dan tersaji di dalam cangkir. Jika kamu hobi traveling, aeropress bisa menjadi pilihan yang tepat untuk dibawa sebaba tidak mudah pecah dan lebih mudah disimpan di dalam tas maupun koper.

Cold Brew

Untuk iklim Indonesia yang umumnya cenderung panas dan lembab, kopi-kopi seduh dingin (atau kerap disebut cold brew) seringkali dianggap pilihan yang cocok. Racikan kopi dengan teknik ini juga mempunyai sensasi yang berbeda.

Namun, teknik ini membutuhkan waktu yang cukup lama, bahkan bisa mencapai lebih dari 12 jam. Caranya dengan menggunakan alat khusus, lalu bubuk kopi akan ditetesi air es. Setelah itu, tetesan air kopi akan masuk ke gelas tampung.

Menurut para ahli kopi, metode seduh dingin seperti ini dianggap bisa menghindarkan kopi teroksidasi oleh suhu panas dari air. Sehingga pada akhirnya, kopi yang sedang diekstraksi menghasilkan citarasa yang lebih utuh dan cenderung lebih sweet.

Vietnam Drip

Teknik ini hampir mirip dengan Cold Brew, yakni membutuh waktu cukup lama lantaran menunggu tetesan kopi setetes demi setetes seperti teknik drip pada umumnya. Berbeda dengan Cold Brew yang menggunakan air dingin, teknik Vietnam Drip ini memakai air panas.

Hal yang menjadi pembeda adalah tambahan susu kental manis ke dalam cangkir kopi lalu aduk hingga rata. Ini merupakan kebiasaan orang Vietnam dalam menikmati kopi.