Connect with us

Sumut

Gagal CPNS, Dinkes Sumut Catat 428 Orang Dipasung Karena Gangguan Jiwa

Published

on

Ilustrasi Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Geosiar.com, Medan – Menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan impian para pencari kerja. Bagaimana tidak, selain jumlah gaji yang dapat diterima setiap bulan, tunjangan besar yang diterima PNS juga membuat banyak orang tergiur.

Akan tetapi, mendapat pekerjaan sebagai PNS/ASN tidaklah mudah. Berbagai tahapan tes harus dilalui Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Tes yang sulit serta daya saing yang besar dengan jumlah penerimaan yang sedikit membuat ratusan ribu CPNS gagal dalam seleksi. Tak jarang, CPNS dilaporkan menjadi depresi hingga gila.

Seperti data yang diungkap Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara (Dinkes Sumut), hingga Juni 2019, tercatat sebanyak 4.139 laporan masuk terkait orang yang mengalami gangguan jiwa berat akibat gagal seleksi CPNS. Dari ribuan itu, sekitar 428 orang dipasung oleh keluarganya sendiri.

“Pemasungan terjadi lantaran korban yang mengidap gangguan jiwa berkelakuan agresif, sehingga dapat mencelakakan orang lain,” tutur Kepala Dinas Kesehatan, Alwi Mujahit, seperti dilansir tribunnews.com, Senin (14/10/2019).

Sejauh ini, Alwi mengatakan pihaknya telah melayani sebanyak 353 orang. Dinkes memberikan konsultasi hingga obat-obatan dan penenang agar pasien tidak melakukan tindakan yang dapat mencelakakan korban.

“Kalau untuk yang sudah dilepas, saat ini sudah 40 orang. Mereka terus diberikan obat-obatan,” lanjutnya.

Menurut Alwi, mereka yang dipasung sudah memiliki gangguan jiwa berat cukup lama. Mereka tidak dibawa ke panti sebab keluarga korban tidak mau melepas.

“Rata-rata mereka yang dipasung itu sudah lama mengalaminya. Pasien itu dirawat oleh keluarga tidak dibawa ke panti. Karena keluarga sendiri gak mau melepasnya,” lanjutnya.

Oleh karena itu, Dinas Kesehatan rutin memberikan pelayanan bagi masyarakat yang anggota keluarganya mengalami gangguan jiwa.