Warga Pantai Cermin Geruduk Kantor LH

by

Geosiar. com, Sergai – Puluhan warga Dusun I, Desa Pantai Cermin Kanan, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) yang tergabung dalam LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Kabupaten Sergai, Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menggeruduk Kantor Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Sergai, Kamis (10/10/2019).

Pasalnya, warga merasa dirugikan akibat dampak negatif dari limbah PT Kurnia Lestari Sentosa. Sebab, ikan yang dibudidayakan di kerambah dalam sungai, seperti ikan siakap dan gerapu, yang merupakan nilai tambah mata pencarian warga mati akibat perubahan warna air sungai yang sudah hitam pekat serta menimbulkan aroma yang kurang sedap.

Dalam orasinya, LSM GMBI menilai Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sergai lamban dalam menanggapi persoalan limbah serta mengabaikannya. Hal itu terbukti dengan tidak adanya kesimpulan atau balasan surat laporan atau pemberitahuan dari LSM GMBI yang pernah dilayangkan ke Dinas LH Sergai pada 16 Juli 2019.

Dalam hal ini, LSM GMBI bersama warga menuntut agar Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sergai atau dinas terkait meninjau ulang tentang kebijakan yang terkesan pembiaran tersebut sekaligus merealisasikan kerugian masyarakat melalui pengusaha yang bertanggung jawab. Selain itu, mereka juga menuntut sanksi tegas terhadap pengusaha yang merugikan masyarakat dan pemerintah.

Selang satu jam berorasi, akhirnya Kadis Lingkungan Hidup Sergai, H Panisean Tambunan, M.Si menerima beberapa perwakilan masyarakat untuk berdialog di ruang kerjanya. Usai melakukan dialog dengan beberapa perwakilan warga, Tambunan berjanji bakal turun langsung ke lokasi yang diduga limbah PT Kurnia Lestari Sentosa yang berada di Dusun I, Desa Pantai Cermin Kanan Kabupaten Sergai.

“Saya akan turun langsung ke lokasi yang diduga limbah PT Kurnia Lestari Sentosa, sesuai yang disampaikan warga dan surat yang dilayangkan LSM-GMBI,” ujar Kadis LH. (art)