BEM SI akan Aksi di Pelantikan Presiden, PAN: Lain Waktu Saja

by

Geosiar.com, Jakarta – Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia atau BEM SI dikabarkan bakal menggelar aksi saat hari pelantikan Presiden Joko Widodo pada 20 Oktober mendatang di Gedung DPR, Senayan, Jakarta. Menanggapi hal itu, Partai Amanat Nasional atau PAN mengimbau mahasiswa untuk tak menggelar aksinya.

“Menyampaikan pendapat adalah hak yang dijamin UU. Tapi tentu akan lebih arif jika penyampaian pendapat itu dilakukan pada waktu yang tepat,” kata Wakil Sekretaris Jenderal PAN, Saleh Partaonan Daulay kepada wartawan, Kamis (10/10/2019).

Saleh mengatakan, aksi mahasiswa itu sebaiknya digelar di hari lain yang lebih tepat. Karena, aksi penyampaian pendapat yang tidak tepat pada waktunya justru membuat aspirasi tak dapat diproses oleh pihak yang bersangkutan.

Sementara Ketua MPR Bambang Soesatyo atau Bamsoet juga meminta mahasiswa agar mengurungkan niat mereka. Ia mengajak semua pihak untuk sama-sama menjaga nama baik bangsa. Demonstrasi bisa jadi dikhawatirkan membuat terlihat tidak elok di mata dunia.

Demonstrasi mengenai penerbitan Perppu UU KPK pada hari pelantikan presiden juga dinilainya tidak tepat. Karena persoalan UU KPK saat ini ada di ranah Mahkamah Konstitusi untuk dilakukan judicial review.

Ia juga mengaku siap pasang badan apabila ada upaya dari pihak yang ingin menggagalkan pelantikan presiden. Bamsoet menegaskan tidak ingin ada upaya pelengseran pemerintahan.