Pembangunan Plaza Pusat Jajanan Kuliner Di Sipiso Piso Diduga Ajang KKN

by

Merek – Geosiar – Puluhan bangunan kios plaza kuliner yang berlokasi di puncak wisata air terjun Sipiso-piso, desa Pengambaten, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo terlihat sarat penyimpangan dan dipertanyakan serta menuai sorotan dari masyarakat.

Selain pembangunan terlihat tidak sesuai dengan hasil musyawarah bersama masyarakat sekitar pembangunan, bangunan fisik tersebut juga diduga sarat penyimpangan diberbagai titik yang dibeberapa bangunan menggunakan fisik bangunan lama.

Bangunan yang seharusnya dibangun juga tidak sesuai dengan jumlah bangunan yang dirobohkan sebelumnya dan ukuran serta volume bangunan tidak sesui dengan komitemen awal dengan masyarakat, ujar Silalahi dan sejumlah warga desa Merek kepada wartawan, Rabu (9/10) di DTW air terjun Sipiso-piso.

Seperti dikatakan Girsang, salah seorang pemilik kios yang dibongkar kepada wartawa, Rabu (9/10) di lokasi. Katanya, rapat koordinasi dengan pihak Pemkab Karo dengan masyarakat sekitar dijanjikan sesuai bangunan yang dibongkar akan dibangun. Nyatanya tidak.

Bangunan saya dibongkar ukuran 8mx5m. Tapi dibangun hanya ukuran 4mx5m. Sedangkan sisanya ukuran 4mx5m diabaikan.

Lanjutnya lagi, sudah pernah saya tanyakan kepada pihak pemborong, katanya sisanya akan dibangun kalau nanti sudah serah terima bangunan kepada pemerintah, dan ini pasti pembohongan. sementara bangunan masyarakat lain, ada dibangun 6mx5m, 7mx5m dan 9mx5m.

Itu namanya KKN dan janganlah ada kepentingan yang tidak baik sehingga menimbulkan dugaan pembangunan itu menjadi ajang Korupsi, Kolusi dan Nepotisme yang sangat jelas terlihat, ungkap Girsang di lokasi bangunannya yang terbengkalai dan seharusnya turut dibangun kembali.

Kasman Sembiring, SH selaku Plt Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Karo yang dikonfirmasi bersama tim prihal bangunan tersebut, rabu (9/10) di Berastagi, mengaku belum tahu prihal dugaan bangunan dan ketidaksesuaian dengan hasil koordinasi pihak pemerintah dengan masyarakat sebelum bangunan dibongkar dan dibangun.

Besok saya sampaikan kepada PPK bangunan kios plaza kuliner, Suharta Sembiring. Beliau adalah Kabid di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Karo yang juga sebagai PPK bangunan kios kuliner yang anggarannya dari APBD Karo 2019 tersebut, jelas Kasman.

Pantauan wartawan, rabu (9/10) di lokasi, bahwa, plank tertulis : Pembangunan plaza pusat jajanan kuliner. Pelaksana CV Karya Citra Nuansa. Sumber dana DAK Penugasan. TA. 2019. Nuilai Pekerjaan Rp1.984.209.800. Waktu pelaksanaan 16 Juli 2019.

informasi dari pekerja kepada wartawan, bangunan kios berjumlah 32 kios, dan waktu pembangunan kios masih berlangsung hingga pertengahan Oktober./Edi surbakti