Connect with us

Politik

P3TSU Temui Ketua DPRD Medan, Bahas Nasib Pedagang, Termasuk Eks Aksara

Published

on

Medan, Geosiar.com – Ketua DPRD Medan Hasyim SE minta Pemko Medan segera merealisasikan pembangunan tempat penampungan yang representatif bagi pedagang eks Aksara. Pemko Medan diharapkan tidak menunda nunda pembangunan yang akhirnya menyengsarakan nasib pedagang.

Hal tersebut disampaikan Hasyim SE usai menerima audensi sejumlah pengurus Persatuan Pedagang Pasar Tradisional Sumatera Utara (P3TSU) di ruang kerjanya, Selasa (8/10/2019). Hasyim menerima audensi dan aslirasi pengurus P3TSU terkait keberadaan pedagang di kota Medan.

“Kita berharap keluhan pedagang eks Aksara supaya segera diakomodir. Sehingga persoalan segera diselesaikan, jangan ditunda tunda lagi. Seluruh pedagang di kota Medan supaya ditata dengan baik,” ujar Hasyim.

Disampaikan Hasyim, pihaknya banyak menerima masukan dari P3TSU terkait upaya penataan pedagang. “Masukan itu nanti akan kita singkronisasi dengan konsep dan program Pemko Medan. Harapan kita untuk mencari yang terbaik bagi kepentingan umum,” tambah Hasyim.

Sebelumnya, Ketua Harian P3TSU Yusuf Ginting Kota Medan usai selesai audensi kepada wartawan menyampaikan, adapun tujuan audensi dengan Ketua DPRD Medan Hasyim SE untuk menyampaikan terkait program kerja P3TSU. Salah satunya rencana pelantikan pengurus P3TSU pada 14 Oktober mendatang.

Selain itu tambah Yusuf Ginting, pihaknya juga mengharapkan peran legislatif untuk memperjatikan nasib pedagang tradisional di Medan. Apalagi saat ini nasib pedagang tradisional mengalami mendapat persaingan dengan munculnya usaha supermarket di berbagai sudut kota Medan.

“Kita berharap, P3TSU, Legislatif dengan PD Pasar dapat duduk bersama membicaraka upaya kelangsungan pedagang tradisiobal,” cetus Yusuf. (lamru)

Advertisement

Politik

Jokowi Ajukan Komjen Idham Azis Jadi Kapolri

Published

on

Komjen Idham Azis

Geosiar.com, Jakarta – Presiden Joko Widodo langsung mengajukan nama pengganti eks Kapolri Tito Karnavian yang baru saja diangkat menjadi Mendagri. Nama Kabareskrim Komjen Idham Azis diajukan ke DPR.

“Kami ajukan hari ini Pak Idham Aziz Kabareskrim,” tutur Jokowi di Istana Negara, Rabu (23/10/2019).

Jokowi mengungkapkan hal itu untuk menjawab pertanyaan awka media mengenai siapa sosok Kapolri pengganti Tito Karnavian.

“Untuk diketahui, Idham Aziz baru akan pensiun 22 Januari 2021. Dia masih memiliki waktu 1,5 tahun masa tugas aktif sebagai perwira polisi,” jelasnya.

Saat ini tugas Kapolri dijalankan oleh Wakapolri Komjen Ari Dono. Jenderal bintang tiga ini akan pensiun pada 23 Desember 2019.

Continue Reading

Politik

PSI: Gak Minta Jatah, Dukung Jokowi Tanpa Pamrih

Published

on

Pengurus DPP PSI ketika bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan dalam masa kampanye Pilpres 2019.

Geosiar.com, Jakarta – Getol mendukung Joko Widodo dalam Pilpres 2019, tidak menjamin suatu partai politik (parpol) bisa menduduki kursi menteri. Misalnya saja Partai Solidaritas Indonesia atau PSI.

Partai yang dipimpin oleh Grace Natalie itu tidak mendapat jatah kursi menteri dalam Kabinet Indonesia Maju Jokowi-Ma’ruf Amin. Hal tersebut ternyata mengundang pertanyaan dari netizen.

Melalui media sosial Twitter, seorang warganet menanyakan mengapa PSI tidak mendapat jatah kursi menteri. “Kok tak ada dari PSSI?” tulis akun @imrann, Rabu (23/10/2019).

Tweet-an itu pun lantas mendapat balasan dari akun Twitter resmi PSI. Partai itu memberikan jawaban yang terbilang cukup lugas tapi menohok, seakan menyindir partai lain.

“Gapapa, dong. Kan memang gak pernah minta jatah. Dukung Pakde tanpa pamrih, kok,” demikian jawab akun resmi PSI @psi_id.

Seperti diketahui, Presiden Jokowi didampingi Wapres Ma’ruf Amin telah mengumumkan nama-nama menteri barunya di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Rabu (23/10/2019) pagi. Dari 38 menteri terpilih, ada 16 nama yang berasal dari partai politik. Partai-partai tersebut yakni PDIP, Gerindra, Golkar, PKB, NasDem, dan PPP.

Namun, PSI bukanlah satu-satunya partai pendukung yang tak mendapat jatah menteri. Selain PSI, ada PKPI, Hanura, dan Perindo yang merupakan partai koalisi Jokowi-Ma’ruf namun hanya sebatas penonton pelantikan menteri hari ini.

Continue Reading

Politik

Kembali Jadi Menko, Luhut Disambut Heboh Karyawan

Published

on

Luhut Binsar Pandjaitan

Geosiar.com, Jakarta – Luhut Binsar Pandjaitan tetap berada pada kedudukannya sebagai Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman. Hanya saja kali ini jabatannya bertambah menjadi Menko Maritim dan Investasi.

Setelah dilantik oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi, Luhut langsung menuju ke kantornya. Dirinya tiba di kantornya, di kawasan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (23/10/2019) sekitar pukul 12.08 WIB.

Menurut pantauan, Luhut tiba dengan kembali menunggangi kendaraan dinasnya dengan merek Lexus berplat nomor RI 19. Luhut juga masih berbusana jas hitam dan peci, seperti ketika dilantik.

Ternyata Luhut sudah ditunggu jajaran karyawannya di kantor untuk memberi selamat. Dia disambut heboh oleh jajaran Kemaritiman. Ia pun menyalami jajaran pegawai dengan senyuman lebar.

Diketahui, Jokowi sebelumnya mengatakan, seiring dengan perubahan nama kementerian yang dipimpin Luhut, maka dia mendapat tambahan tugas dari Jokowi yakni memastikan realisasi investasi.

Tanggung jawabnya cukup besar yaitu memastikan hambatan-hambatan investasi yang ada selama ini bisa dihilangkan.

“Saya kira terobosan-terobosan dalam rangka Indonesia sebagai poros maritim dunia, menangani hambatan investasi dan merealisasikan komitmen investasi besar di tangan beliau,” ungkap Jokowi saat mengumumkan nama-nama Menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Kepresidenan pagi ini.

Continue Reading
Advertisement

BERITA NASIONAL

Advertisement

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com