Connect with us

Sumut

Ketua GM FKPPI Acungi Jempol Pengusutan Dana Hibah KNPI Tebing Tinggi

Published

on

Ketua GM FKPPI Kota Tebing Tinggi, Fery Lukas Tarigan. (Foto: ahs/Geosiar.com)

Geosiar.com, Tebing Tinggi – Pengakuan Kepala Dinas Pemuda Olah Raga, Parawisata dan Kebudayaan (Kadisporabudpar) Tebing Tinggi, Jumpa Ukur Sembiring perihal pemeriksaan dirinya di Kantor Penyidik Polres Tebing Tinggi terkait dana hibah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Tebing Tinggi Tahun 2018, diancungi jempol oleh Ketua GM FKPPI Kota Tebing Tinggi, Fery Lukas Tarigan, Rabu (9/10/2019).

“Pengakuan Kadisporabudpar patut diacungi jempol. Begitu pula dengan kinerja Polres Tebing Tinggi. Sebab, tak satu pun yang bisa mencoba kinerja Polisi, apalagi adanya upaya untuk meredam penyidikan yang sekarang ini terus berjalan dan kasus ini harus hadir disidang pengadilan,” sebut Lukas di ruang kerjanya, Jalan Satria, Kecamatan Padang Hilir, Rabu (9/10/2019).

Seperti diketahui, Kadisporabudpar Tebing Tinggi, Jumpa Ukur Sembiring mengaku diperiksa penyidik Polres Tebing Tinggi terkait dana hibah APBD Kota Tebing Tinggi tahun 2018 kepada Komite Nasional Pemuda Indonesia senilai Rp 500 juta.

Pemanggilan Jumpa oleh pihak penyidik polisi itu sebagai saksi atas diperiksanya para pengurus KNPI Kota Tebing Tinggi yang diketuai oleh Muhammad Hatta Hasibuan.

Dalam keterangannya pada Senin (7/10), Jumpa mengaku binggung atas kasus yang menerpa pengurus KNPI Kota Tebing Tinggi perihal penggunaan dana hibah tersebut. Selain Kadisporabudpar, Ketua KNPI Kota Tebing Tinggi, Hatta juga telah mengakui bahwa dirinya sedang diperiksa oleh penyidik.

“Ini hari ketiga pemeriksaan pihak penyidik atas penggunaan dana Hibah,” kata Hatta mengaku.

Sementara itu, Ketua DPD KNPI Kota Tebing Tinggi, M Syahri Damanik melalui KNPI Noer Fajriansyah berharap agar pemeriksaan dana hibah dari Kantor Disporabudpar bisa segera terungkap.