Connect with us

Politik

Fraksi PAN DPRD Medan Turun Lapangan Sahuti Keluhan Warga Medan Area

Published

on

Medan, Geosiar.com – Anggota DPRD Medan dari Fraksi PAN tinjau pembangunan tembok yang dikeluhkan warga. Peninjauan itu guna menindaklanjuti laporan masyarakat Lingkungan V Kelurahan Tegal Sari III Kecamatan Medan Area.

, yang keberatan atas pembangunan gudang tinggi/gudang pagar tinggi di kawasan Arief Rahman Hakim Gang Buntu Keluruhan Tegal Sari III Kecamatan Medan Area kota Medan, Fraksi PAN DPRD Medan, Selasa (8/10/2019) turun langsung meninjau lokasi dimaksud.

Peninjauan dilakukan Ketua Fraksi PAN DPRD Medan, Edwin Sugesti Nasution, Sekretaris Abdul Rahman dan Wakil Ketua Edy Saputra dengan didampingi staf fraksi Adrizal. Bersama warha peninjauan dilakukan terkait keberatan warga atas pembangunan gudang pagar tinggi di kawasan Arief Rahman Hakim Gang Buntu Keluruhan Tegal Sari III Kecamatan Medan Area kota Medan, Selasa (8/10/2019).

Salah satu warga Edy Saputra kepada wartawan menyampaikan, keberatan yang disampaikan masyarakat terhadap pendirian bangunan tersebut benar adanya, bahkan tidak tidak sesuai dengan IMB yang dikeluarkan Dinas PMPTSP Medan dengan nomor 0484/0483/0270/2.5/0904/2019 tertanggal 08 Mei 2019. Dimana disebutkan fungsi bangunan Hunian Selain Rumah Tinggal Sederhana, penggunaan bangunan Rumah Tempat Tinggal dengan tinggi bangunan dari permukaan tanah 7,19M.

“Kita melihat tinggi bangunan itu tidak sesuai dengan izin yang ada, sementara pagar dan tiang bangunan hampir memakan badan jalan”ujar Edy Sahputra yang berasal dari Dapil IV itu seraya mengatakan nantinya jika sudah ada komisi-Komisi di DPRD Medan akan mengusulkan pemanggilan pihak-pihak yang terkait.

Namun yang jelas, kata Edy yang berasal dari Dapil IV itu, masyarakat sudah keberatan sebagaimana yangdisampaikan mereka ke fraksi. Sementara pihak pemilik merasa apa yang dilakukannya sesuai dengan izin yang diperolehnya.

Sehari sebelumnya, masyarakat Lingkungan V Kelurahan Tegal Sari III Kecamatan Medan Area mendatangi Fraksi PAN DPRD Medan, mereka menyampaikan keberatan atas rencana pembangunan gudang tinggi/gudang pagar tinggi di kawasan padat penduduk di Jalan Arief Rahman Hakim Gang Buntu Keluran Tegal Sari III Kecamatan Medan Area kota Medan.

Ir Muhammad Rizal, MSc dan Zainal Nasution, SH atas nama menyebutkan, dimana portal tinggi struktur menyahi aturan yang telah ditetapkan. Akibatnya, terjadinya penurunan kenyamanan dan mempersempit akses jalan, sirkulasi udara.Demikian juga pipa sanitasi pemilig gudang yang menjorok keluar, sehingga menganggu keindahan dan estetika pemukiman yang pada gilirannya mempengaruhi property value dan poor enviroment. (lamru)

Advertisement

Politik

Jokowi Ajukan Komjen Idham Azis Jadi Kapolri

Published

on

Komjen Idham Azis

Geosiar.com, Jakarta – Presiden Joko Widodo langsung mengajukan nama pengganti eks Kapolri Tito Karnavian yang baru saja diangkat menjadi Mendagri. Nama Kabareskrim Komjen Idham Azis diajukan ke DPR.

“Kami ajukan hari ini Pak Idham Aziz Kabareskrim,” tutur Jokowi di Istana Negara, Rabu (23/10/2019).

Jokowi mengungkapkan hal itu untuk menjawab pertanyaan awka media mengenai siapa sosok Kapolri pengganti Tito Karnavian.

“Untuk diketahui, Idham Aziz baru akan pensiun 22 Januari 2021. Dia masih memiliki waktu 1,5 tahun masa tugas aktif sebagai perwira polisi,” jelasnya.

Saat ini tugas Kapolri dijalankan oleh Wakapolri Komjen Ari Dono. Jenderal bintang tiga ini akan pensiun pada 23 Desember 2019.

Continue Reading

Politik

PSI: Gak Minta Jatah, Dukung Jokowi Tanpa Pamrih

Published

on

Pengurus DPP PSI ketika bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan dalam masa kampanye Pilpres 2019.

Geosiar.com, Jakarta – Getol mendukung Joko Widodo dalam Pilpres 2019, tidak menjamin suatu partai politik (parpol) bisa menduduki kursi menteri. Misalnya saja Partai Solidaritas Indonesia atau PSI.

Partai yang dipimpin oleh Grace Natalie itu tidak mendapat jatah kursi menteri dalam Kabinet Indonesia Maju Jokowi-Ma’ruf Amin. Hal tersebut ternyata mengundang pertanyaan dari netizen.

Melalui media sosial Twitter, seorang warganet menanyakan mengapa PSI tidak mendapat jatah kursi menteri. “Kok tak ada dari PSSI?” tulis akun @imrann, Rabu (23/10/2019).

Tweet-an itu pun lantas mendapat balasan dari akun Twitter resmi PSI. Partai itu memberikan jawaban yang terbilang cukup lugas tapi menohok, seakan menyindir partai lain.

“Gapapa, dong. Kan memang gak pernah minta jatah. Dukung Pakde tanpa pamrih, kok,” demikian jawab akun resmi PSI @psi_id.

Seperti diketahui, Presiden Jokowi didampingi Wapres Ma’ruf Amin telah mengumumkan nama-nama menteri barunya di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Rabu (23/10/2019) pagi. Dari 38 menteri terpilih, ada 16 nama yang berasal dari partai politik. Partai-partai tersebut yakni PDIP, Gerindra, Golkar, PKB, NasDem, dan PPP.

Namun, PSI bukanlah satu-satunya partai pendukung yang tak mendapat jatah menteri. Selain PSI, ada PKPI, Hanura, dan Perindo yang merupakan partai koalisi Jokowi-Ma’ruf namun hanya sebatas penonton pelantikan menteri hari ini.

Continue Reading

Politik

Kembali Jadi Menko, Luhut Disambut Heboh Karyawan

Published

on

Luhut Binsar Pandjaitan

Geosiar.com, Jakarta – Luhut Binsar Pandjaitan tetap berada pada kedudukannya sebagai Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman. Hanya saja kali ini jabatannya bertambah menjadi Menko Maritim dan Investasi.

Setelah dilantik oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi, Luhut langsung menuju ke kantornya. Dirinya tiba di kantornya, di kawasan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (23/10/2019) sekitar pukul 12.08 WIB.

Menurut pantauan, Luhut tiba dengan kembali menunggangi kendaraan dinasnya dengan merek Lexus berplat nomor RI 19. Luhut juga masih berbusana jas hitam dan peci, seperti ketika dilantik.

Ternyata Luhut sudah ditunggu jajaran karyawannya di kantor untuk memberi selamat. Dia disambut heboh oleh jajaran Kemaritiman. Ia pun menyalami jajaran pegawai dengan senyuman lebar.

Diketahui, Jokowi sebelumnya mengatakan, seiring dengan perubahan nama kementerian yang dipimpin Luhut, maka dia mendapat tambahan tugas dari Jokowi yakni memastikan realisasi investasi.

Tanggung jawabnya cukup besar yaitu memastikan hambatan-hambatan investasi yang ada selama ini bisa dihilangkan.

“Saya kira terobosan-terobosan dalam rangka Indonesia sebagai poros maritim dunia, menangani hambatan investasi dan merealisasikan komitmen investasi besar di tangan beliau,” ungkap Jokowi saat mengumumkan nama-nama Menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Kepresidenan pagi ini.

Continue Reading
Advertisement

BERITA NASIONAL

Advertisement

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com