Gerindra Bantah Isu Minta Posisi Menhan dan Menko Polhukam Kepada Presiden

by

Geosiar.com, Jakarta – Partai Gerindra akhirnya memberi penjelasan terkait pemberitaan bahwa Ketua Umum (Ketum) Partai Gerindra, Prabowo Subianto meminta posisi Menteri Pertahanan (Menhan) serta Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Menanggapi hal itu, Wakil Ketum (Waketum) DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menegaskan bahwa Prabowo ataupun elite Gerindra lainnya tidak pernah meminta posisi itu, sebagaimana yang dikatakan Waketum Gerindra, Arief Poyuono.

“Justru saya belum dengar sama sekali kalau kemudian ada soal kementerian pertahanan dan lain-lain, karena pembahasan konsep-konsep itu sedang berjalan lalu kemudian ada berita katanya kok presiden menawarkan menteri pertahanan, saya agak heran aja bahwa kemudian ya berita itu kemudian beredar, sumbernya dari mana saya nggak tahu,” ujar Dasco di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (8/10/2019).

Dasco mengatakan bahwa memang da komunikasi antara pihak Gerindra dan pemerintah pascapemilu, akan tetapi tidak ada permintaan spesifik soal posisi itu. Hal itu telah dikonfirmasi langsung kepada Prabowo pada Senin (7/10/2019) kemarin bahwa memang tidak pernah ada permintaan itu.

“Nggak ada, jadi kalau ada berita-berita seperti itu saya klarifikasi bahwa tidak ada pembicaraan mengenai Menteri Pertahanan atau Menko Polhukam. Baik ditawarkan ataupun meminta,” tegasnya.

Kendati demikian, Dasco menyebut, Partai Gerindra menawarkan berbagai konsep kepada pemerintah sebagaimana yang ditawarkan Prabowo-Sandi saat kampanye Pemilu Presiden (Pilpres) 2019 kemarin. Salah satunya tentang ketahanan pangan, ketahanan energi dan ketahanan keamanan.