Ommbak Sumut Protes Gubernur Edy Soal Pengangkatan Kadis

by

Geosiar.com, Medan – Organisasi Mahasiswa dan Masyarakat Bersatu Anti Korupsi Sumatera Utara (Ommbak Sumut) turun ke jalan untuk menyatakan protes kepada Gubernur Sumatra Utara, Edy Rahmayadi perihal pengangkatan kepala dinas (kadis) atau setingkat Eselon II yang dinilai tidak becus.

Aksi ini digelar di depan DPRD Sumatera Utara, Jalan Imam Bonjol No.5, Kota Medan, Senin (7/10/2019). Massa menuntut agar Gubernur Edy lebih mempertimbangkan faktor kepatutan dan kompetensi calon kadis, dan tidak mengangkat pejabat yang sekadar berlandaskan pertemanan.

Massa mencontohkan pengangkatan Ria Telaumbanua sebagai Kadis Kesehatan yang dinilai berbau KKN lantaran teman sekolah Edy semasa di SMAN 1 Medan.

“Pak Edy itu bukan ketua kelas, dia jangan mengangkat pejabat Sumut hanya karena kawan-kawannya. Contoh lain, karena yang terpilih jadi kepala RS Jiwa bukan kawannya proses pemilihan diulang,” ujar koordinator aksi Ommbak, Rozy Albanjari di lokasi, Senin (7/10/2019).

Massa Organisasi Mahasiswa dan Masyarakat Bersatu Anti Korupsi Sumatra Utara membentang poster berisi pernyataan kegagalan Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi, dalam demontrasi di gedung DPRD, Senin (7/10/2019). (Foto: Parlindungan Sibuea)

Massa menilai bahwa kebijakan Edy dalam menggonta-ganti kepala dinas dan pejabat lainnya semakin membuat visi Sumut Bermartabat tidak akan terwujud. Oleh sebab itu, massa mendesak agar Edy mundur dari jabatannya.

Selain itu, massa juga menuntut agar DPRD Sumut turut mengevaluasi Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) dan Panitia Seleksi (Pansel) akibat adanya indikasi KKN dalam pengangkatan pejabat Eselon II.

“DPRD Sumut harus mensikapi kebijakan gubernur yang sarat KKN agar Sumatera Utara bermartabat,” seru koordinator lapangan Ommbak, Aulia Ahmad Siregar.

Menanggapi tuntutan massa, Anggota DPRD Sumut Fraksi PAN, M Faisal pun menyetujui aspirasi yang menolak KKN. Dia pun berjanji akan membahas tuntutan massa setelah komisi dewan sudah lengkap.