Hendrik H Sitompul: Melalui Musda Matangkan Persiapan Pesparani Tahun 2021

by

Medan, Geosiar.com – Ketua Umum Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Daerah (LP3KD) Pesparani Katolik Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Drs Hendrik H Sitompul mengajak semua pihak berkenan aktif memberikan kontribusi persiapan Pesparani kontingen Sumut Tahun 2021 mendatang. Kepada peserta supaya serius dan berlatih lebih maksimal mendapatkan juara umum.

“Kita harapkan tahun depan Pesparani kontingen Sumut dapat juara umum, setidaknya menggaet medali emas,” ujar Hendrik H Sitompul Musyawarah Daerah (Musda) LP3KD Pesparani Katolik Provinsi Sumatera Utara di Gedung Catholic Center Medan, pada Sabtu (5/10/2019).

Untuk itu kata Hendrik yang juga Ketua DPD Ikatan Sarjana Katolik Indonesia Sumatera utara (ISKA Sumut) itu, Ianya sangat berharap dukungan semua pihak ikut terlibat secara aktif dalam persiapan keberangkatan kontingen Sumut.

“Keberhasilan kita tentunya membawa nama harum warga semua. Mari saling bergandengan tangan dan saling melengkapi dalam memberi kontribusi agar apa yang kita harapkan untuk membawa nama harum Provinsi Sumatera Utara di tingkat Nasional tercapai,” harap Hendrik.

Pada kesempatan itu, Ketua Umum LP3KD Sumatera Utara, Drs Hendrik H Sitompul dan didampingi Sekretaris Dra Yulia Sinurat menyebutkan, digelarnya Musda bertujuan persiapan Pesparani Tahun 2021 di Kupang, Nusa Tenggara Timur. Selanjutnya persiapan Pesparani yang akan dilangsungkan oleh LP3KD tingkat Kabupaten/Kota.

Selain itu, perlu dilakukan peningkatan koordinasi antar organisasi LP3KD. Maka perlu Pesparani Kabupaten/Kota diajak terus melakukan pembinaan di daerah masing-masing. Tidak hanya fokus ke depan, tapi juga berkoordinasi dengan pimpinan gereja Katolik dan pimpinan daerah. 

“Beberapa poin diatas merupakan tujuan strategis untuk mencapai hasil yang maksimal dan menumbuhkan semangat baru menemukan solusi,” ujarnya.

Ditambahkan Hendrik yang merupakan alumni Lemhannas itu, bahwa Musda tidak berhubungan dengan pemilihan kepengurusan baru dalam organisasi, seperti yang sering disalahartikan orang banyak, melainkan sebuah konsolidasi dalam tubuh LP3KD se-Sumut. 

Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi yang diwakili Kadis Kesatuan Bangsa dan Politik Sumatera Utara Anthony Siahaan saat membuka Musda LP3KD menyampaikan, kegiatan Musda memiliki manfaat besar. Selain sebagai evaluasi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan selama ini, juga sebagai upaya dalam meningkatkan komunikasi antara sesama pengurus dalam merespon organisasi yang terus berkembang.

Gubsu berharap, agar seluruh peserta Musda lebih arif dan bijaksana dalam mengambil keputusan melalui musyawarah mufakat, terlebih dilandasi dengan iman dan kasih Tuhan.
“Saya harap agar dalam mengambil keputusan dengan arif dan bijaksana dengan iman dan kasih Tuhan. Sehingga rasa kebersamaan, persatuan dan kesatuan tetap terpelihara dengan baik,” tuturnya.

Sementara untuk pengurus Pesparani, lanjutnya, ia berharap agar bisa bersama-sama dengan instansi dan lembaga terkait dapat berupaya melakukan pembinaan. Agar seni pesta paduan suara Gerejani dapat lebih berkembang di masa yang akan datang.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya atas dedikasi yang telah diberikan dan semoga pengabdian saudara mendapat imbalan dari Tuhan Yang Maha Kuasa,” tuturnya.

Acara Musda berlangsung dengan perayaan Ekaristi yang dipandu oleh Uskup Agung Medan, Mrg. Kornelius Sipayung, OFM Cap dan diiringi paduan suara Magnificat. (lamru)