Connect with us

Nasional

Dilantik Jadi Kardinal, Ignatius Suharyo: Bukan Cita-Cita Saya

Published

on

Mgr. Ignatius Suharyo.

Geosiar.com, Jakarta – Uskup Agung Jakarta Mgr. Ignatius Suharyo ditunjuk sebagai kardinal baru oleh Paus Fransiskus usai memimpin doa Angelus di Plaza Santo Peter di Vatikan, Italia. Ignatius bersama 12 kardinal dari negara lain akan menjalani pelantikan dalam Sidang Kardinal (Consistorium) yang dilaksanakan hari ini, Sabtu (5/9/2019) waktu setempat.

Sebelumnya, pria berusia 69 tahun ini mengaku sangat terkejut atas penunjukan dirinya sebagai kardinal baru pada awal September lalu. Bahkan, ia sempat mengalami kenaikan tekanan darah karena memikirkan kabar tersebut.

“Saya pusing. Pertama-tama saya berpikir rasanya tidak mungkin saya terpilih karena di Indonesia masih ada kardinal lain, senior saya dulu yang saya gantikan di sini (Kardinal Julius Riyadi Darmaatmadja),” ujar Mgr. Ignatius Suharyo, seperti dilansir dari Tempo, Selasa (24/9/2019).

Ignatius juga mengaku bahwa dirinya sempat ragu, tapi penunjukan langsung oleh Paus tidak dapat ditolak lantaran diumumkan secara publik, sehingga siap tidak siap dan mau tidak mau, Ignatius tak dapat menolak. Alasan Uskup Agung Semarang pada 1997 silam ini selalu enggan setiap kali mendapatkan penunjukan adalah karena menduduki jabatan tinggi seperti kardinal bukanlah cita-citanya.

“Cita-cita saya kan jadi pastor paroki. Artinya melayani umat secara langsung,” lanjutnya. Suharyo.

Kemudian, ia mengatakan bahwa kedudukan tinggi seperti itu tentunya memiliki tanggung jawab yang juga besar. Hal seperti itulah yang membuatnya sempat tidak siap mengemban posisi sebagai kardinal.

“Ini kedudukan yang tidak main-main. Saya memikirkan tanggung jawab moralnya.” pungkasnya.