Connect with us

Ekonomi

Pasca Demo, Dolar AS Menguat ke Rp 14.125

Published

on

Ilustrasi

Geosiar.com, Jakarta – Pagi ini, Rabu (25/9/2019) nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah terpantau menguat.

Dilansir dari Reuters, Rabu (25/9/2019), dolar AS berada di level Rp 14.125. Mata uang Paman Sam cenderung menguat daripada posisi kemarin di Rp 14.090.

Apabila dilihat sejak pekan lalu, The Greenback tidak beranjak meninggalkan posisi awal, yakni Rp 14.000. Memulai awal pekan, kemarin pada hari Senin dolar AS berada di level Rp 14.075.

Pelemahan rupiah disebut karena faktor global. Ada andil kegagalan pertemuan delegasi AS dan China.

“Iya faktor global, minggu lalu rupiah juga melemah setelah Fed menurunkan bunga, BI juga turunkan bunga, tetapi Fed tidak meyakinkan tidak menaikkan bunga lagi jadi pasarnya agak melemah,” ujar Direktur Investa Saran Mandiri, Hans Kwee, Senin (23/9/2019).

Hans mengatakan, ada pertemuan antara delegasi China dengan AS pada pekan ini. Banyak pelaku pasar yang berekspektasi bahwa pertemuan tersebut akan memberikan solusi terhadap kondisi perang dagang.

Akan tetapi, delegasi China dikabarkan lebih cepat meninggalkan negeri Adidaya. Oleh karenanya hal itu berubah menjadi sentimen negatif bagi bursa saham tanah air.