Connect with us

Politik

Tjahjo Minta Perencanaan Anggaran Pilkada 2020 Segera Tuntas

Published

on

Menteri Dalam Negeri atau Mendagri Tjahjo Kumolo

Geosiar.com, Jakarta – Menteri Dalam Negeri atau Mendagri Tjahjo Kumolo meminta seluruh daerah agar segera menyelesaikan perencanaan anggaran Pilkada 2020. Ia menyebut, dari 270 daerah masih ada yang belum menyerahkan perencanaan anggaran.

“Pertama permintaan KPU dan KPUD mengenai anggaran sudah kita koordinasikan di 270 daerah intinya cukup tercukupi walaupun masih ada yang belum teken naskah perjanjian hibah daerah (NPHD),” kata Tjahjo di acara Konsidasi Nasional KPU, di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Senin (23/9/2019).

Tjahjo menambahkan, KPU hanya tinggal berkoordinasi dengan daerah-daerah terkait. Besar anggaran berbeda-berbeda setiap daerah tergantung dengan jumlah penduduknya.

Oleh karena itu, Tjahjo meminta kepada KPU agar terus menyinkronkan anggaran dengan pemda. Sehingga tahapan-tahapan persiapan pilkada dapat berjalan lancar.

“Mohon terus didekati, disinkronkan semoga ada kebutuhan-kebutuhan yang sudah bisa dicapai, dimulai dengan tahapan-tahapan sedikit perubahan untuk tahun anggaran di akhir 2019 ini,” tandasnya.

Selain itu Tjahjo juga meminta pemda supaya mengidentifikasi permasalahan pilkada serentak baik dari segi keamanan maupun logistik. Hal itu untuk mengantisipasi permasalahan yang mungkin akan muncul dalam pilkada 2020 mendatang.

“Identifikasi permasalahan pelaksanaan Pemilu serentak memang masalah logistik pemilu, dukungan pemerintah lewat kemenkeu dan ada tadi juga mulai penghematan dari KPU, netralitas ASN jmasih ada, kemudian perkara perselisihan hasil Pemilu,” tutupnya.