Connect with us

Sumut

Rapat Perdana Paripurna Soal Tatib DPRD Tebing Tinggi ‘Hujan’ Interupsi

Published

on

Rapat Perdana Paripurna Soal Tatib DPRD Tebing Tinggi

Geosiar.com, Tebing Tinggi –  Rapat Perdana Paripurna pembahasan tata tertib (Tatib) DPRD Tebing Tinggi periode 2019-2024 yang dipimpin ketua sementara, Basyaruddin Nasution dan wakil ketua Sementara M Azwar diwarnai banyak interupsi, pada Kamis (19/9) pukul 10.40 WIB.

Hujan interupsi itu datang dari Anggota DPRD terkait tatib yakni Fahmi Tanjung, Ogamota Hulu SH MH, Kaharuddin Nasution, Drs. Jonner Sitinjak, Waris  dan Ibrahim Nasution SE.

Awalnya, Fahmi Tanjung menyampaikan penyusunan tatib harus mengacu kepada tatib yang sudah disahkan dan tidak perlu direvisi kembali disidang selanjutnya.

Kemudian Ogamota mengatakan, pembahasan tatib sebaiknya mengacu kepada surat Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) dan bila telah mengacu barulah dilanjutkan dengan memperhatikan poin-poin dari tatib yang sudah disahkan pada sidang Mei yang lalu di periode 2014- 2019.

Sementara, Kaharuddin mengucapkan pandangannya mengenai kesiapan pelaksanaan paripurna pembahasan tatib. Seperti diketahui bahan yang diberikan sudah diundangkan bukan lagi rancangan dan Sekwan jangan “membag ” pikiran Dewan, dan ini peringatan.

Lebih lanjut Drs. Jonner Sitinjak menyatakan bahwa tatib yang telah ditetapkan oleh Dewan Periode 2014-2019 untuk dilanjutkan. Jika dikoreksi seakan-akan tidak menghargai kerja dewan tersebut.

“Untuk itu kami berharap untuk menggunakan tatib yang sudah disahkan karena sudah sesuai dengan PP 12 tahun 2018,” kata mantan pendidik itu.

Sedangkan, Ibrahim Nasution mengatakan pembahasan tatib tidak bisa diselesaikan satu hari. “Perlu beberapa hari untuk dicermati kembali dan kita harus terlebih dahulu membahas pokok-pokok resmi sesuai jadwal yang ditentukan,” katanya.

Sebelum mengakhiri usulnya, Ibrahim  meminta kiranya Sekretaris Dewan (Sekwan) dapat memfasilitasi para dewan untuk berkumpul guna menjalin kekompakan hal ini disambut para sebagian dewan lainnya.

M. Azwar selaku Wakil Pimpinan Sementara berharap agar mereka yang berjumlah 12 Orang yang baru terpilih bisa berkumpul untuk mengusulkan rapat selanjutnya. Azwar mengusulkan agar saat bersidang tidak ada lagi asap rokok dalam ruang persidangan. Namun usul ini kurang ditanggapi peserta rapat.

Ketua Sementara Basyaruddin Nasution  SH mengatakan salah satu tugasnya yakni melakukan rapat sesuai jadwal yang telah ditentukan dan  anggota dewan sepakat untuk dilakukan diskors dan sidang digelar pekan depan  dan palu diketok.