Connect with us

Daerah

Duda dan Janda Ditemukan Tewas di Bojonegoro

Published

on

Geosiar.com, Bojonegoro – Mayat pria dan wanita ditemukan di dalam satu rumah Desa Sidomulyo, Kabupaten Bojonegoro, pada Selasa (17/9/2019). Keduanya bukan pasangan suami istri, namun sama-sama berstatus pernah menikah.

Berdasarkan informasi yang didapat, korban atas nama Waidi (53) dan Sriatun (41). Mereka ditemukan tewas di Desa Sidomulyo, Kecamatan Kedungadem.

Hingga saat ini belum diketahui penyebab kematiannya secara pasti, namun diduga akibat menenggak minuman keras (miras).

Di lokasi penemuan mayat, polisi menemukan bekas miras, minuman soda di botol plastik serta dua butir obat sakit kepala. Waidi yang berstatus sebagai duda dan Sriatun merupakan janda, diduga sedang sama-sama mengonsumsi miras oplosan sebelum menjalin asmara.

Kedua jenazah telah dimakamkan pada Selasa sore. Akan tetapi untuk memastikan penyebab kematiannya polisi melakukan membongkar kuburan mereka, dan melakukan autopsi di lokasi pemakaman pada Rabu (18/9/2019) dini hari.

Sementara hasil autopsi dikirim ke Labfor Polda Jatim.

Daerah

Sebaran Positif Corona di Medan Berdasarkan Kecamatan Terkini 5 April 2020

Menurut data terupdate dari Pemko Medan, Minggu 5 April 2010, sudah ada 24 orang yang positi terjangkit virus corona yang tersebar di 11 Kecamatan.

Published

on

By

Sebaran Positif Corona di Medan
sumber:twitter.com/pemko_medan

Geosiar.com, Medan – Di Provinsi Sumatera Utara jumlah orang yang positif terkena Covid-19 atau yang lebih dikenal dengan virus corona ini berada di Kota Medan. Menurut data terupdate dari Pemko Medan, Minggu 5 April 2010, sudah ada 24 orang yang positif terjangkit virus corona yang tersebar di 11 Kecamatan.

Dari 21 Kecamatan yang ada di Kota Medan, baru 11 kecamatan yang dilaporkan memiliki penduduk yang postiti virus corona dan Kecamatan Tuntungan merupakan yang terbanyak yakni 5 orang, disusul Medan Timur dan Medan selayang masing-masing 4 orang.

Berikut peta sebaran postif Corona Kota Medan berdasarkn Kecamatan yang dirilis Pemko Medan:

No KECAMATAN ODP PDP COVID(+) MENINGGAL SEMBUH
COVID(+) PDP
1 MEDAN AMPLAS 30 4 0 0 1 0
2 MEDAN AREA 27 4 1 0 0 0
3 MEDAN BARAT 35 5 0 0 0 0
4 MEDAN BARU 16 3 0 0 0 0
5 MEDAN BELAWAN 44 0 0 0 0 0
6 MEDAN DELI 24 3 0 0 0 0
7 MEDAN DENAI 67 12 1 0 2 0
8 MEDAN HELVETIA 13 5 0 0 0 0
9 MEDAN JOHOR 29 11 1 0 1 0
10 MEDAN KOTA 24 3 1 1 0 0
11 MEDAN LABUHAN 53 3 0 0 0 0
12 MEDAN MAIMUN 12 2 0 0 0 0
13 MEDAN MARELAN 21 0 0 0 0 0
14 MEDAN PERJUANGAN 34 4 1 0 0 0
15 MEDAN PETISAH 21 5 3 0 0 0
16 MEDAN POLONIA 26 0 0 0 0 0
17 MEDAN SELAYANG 21 18 4 0 0 0
18 MEDAN SUNGGAL 27 8 2 0 0 0
19 MEDAN TEMBUNG 35 5 1 1 1 0
20 MEDAN TIMUR 16 5 4 1 0 0
21 MEDAN TUNTUNGAN 139 16 5 1 1 0
JUMLAH 714 116 24 4 6 0
sumber:covid19.pemkomedan.go.id

Continue Reading

Daerah

April 2020 Revitalisasi Terminal Amplas Dimulai, Terminal P Baris Ditunda

Published

on

Medan, Geosiar.com – Revitalisasi terminal bus Amplas Medan yang sebelumnya direncanakan dimulai Januari Tahun 2020 sedikit molor. Bahkan, biaya revitalisasi sebesar Rp 40 Miliar hanya dapat digunakan secara bertahap yakni Rp 20 Miliar untuk Tahun 2020 dan sisanya Rp 20 Miliar lagi pada Tahun 2021.

Menurut Kepala Seksi Sarana dan Prasana Kementerian Perhuhungan Melalui UPT Ditjen Perhubungan Darat Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah II Sumut, Santri Aang ST (foto) kepada wartawan, Senin (2/3/2020) menyampaikan anggaran revitalisasi seluruhnya bersumber dari APBN tanpa dana pendamping dari APBD Pemko Medan maupun APBD Pempropsu.

“Saat ini sedang persiapan tahapan lelang dan penghapusan asset. Dimana setelah asset lepas dari Pemko sekitar 2,1 Ha beberapa bulan lalu selanjutnya proses pembuatan alas hak menjadi asset Ditjen Perhubungan Darat,” ujar Aang.

Menurut Aang, sambil menunggu proses tersebut selesai dan dimungkinkan mulai pengerjaan pada April 2020 mendatang. Sedangkan Detail Engineering Design (DED) nya, saat ini tahap proses finalisasi.

Dikatakannya, untuk proses pengerjaan dengan kecukupan anggaran sebesar Rp 20 M di Tahun 2020 tentu bangunan fisik hanya kondisi 50 persen. Sedangkan penyelesaian finishing bangunan dikerjakan pada Tahun 2021. Artinya, masa pengerjaan selama 2 tahun maka dimungkinkan operasional terminal dapat berjalan di Tahun 2022.

Masih menurut Aang, adapun konsep rencana pembangunan terminal Amplas Medan selaku tipe A akan menyamai dengan terminal bus modern yang ada di Jakarta dan beberapa kota lainnya. Namun, anggaran Rp 40 M hanya untuk bangunan fisik gedung dan ruang tunggu serta parkir.

Sedangkan untuk rencana pembangunan fasilitas lainnya sebagai kawasan pengembangan seperti bangunan supermarket/Mall, Hotel dan perkantoran dimungkinkan kerjasama dengan pihak ke tiga. “Dana yang 40 M itu diperuntukkan hanya bangunan gedung termimal,” terang Aang.

Ditambahkan Aang, keinginan Kementerian Perhubungan melakukan revitalisasi terminal bus Type A murni untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Konsepnya sangat bagus menjadikan termibal aman dan nyaman.

“Upaya memberikan layanan gratis retribusi kepada penumpang dan menjadikan kondisi terminal yang cukup representatif,” jelasnya seraya menyebut untuk layanan pembelian tiket bus juga akan ditingkatkan dengan sistem online.

Sementara itu, menyinggung revitalisasi terminal tipe A Pinang Baris yang sebelumnya direncanakan bersamaan pengerjaan dengan terminal Amplas pada tahun 2020 ini ternyata batal.

Ketika ditanya alasan kenapa tidak bersamaan dimulai pada tahun 2020 ini, Aang kurang bersedia menjelaskan secara detail. Namun, Aang menyebut revitalisasi akan dilaksanakan pada tahun 2021 dan saat ini proses tahapan pembuatan DED.

“Sengat dimungkinkan terkait keterbatasan anggaran. Karena revitalisasi terminal Tipe A saat ini dilakukan secara bersamaan di beberapa kota di Indonesia,” sebut Aang. (lamru)

Continue Reading

Daerah

Polisi Selidiki Temuan Tengkorak Kepala dalam Kantong Plastik di Bengkulu

Published

on

Petugas gabungan Polres Rejang Lebong, Bengkulu menemukan tengkorak kepala terbungkus kantong plastik saat mencari jasad siswi SMA yang hilang diduga dibunuh. (Foto: Antara)

Geosiar.com, Bengkulu – Polres Rejang Lebong tengah menyelidiki penemuan tengkorak kepala manusia yang terbungkus kantong plastik warna hitam di Sungai Air Merah, Bengkulu, Rabu (22/1/2020). Tengkorak tersebut diduga milik korban pembunuhan berinisial AA, yang kasusnya sedang ditangani polisi.

“Alhamdulillah, tadi petugas kami dibantu stakeholder anggota TNI, Brimob dan warga berhasil menemukan tengkorak kepala korban pembunuhan atas nama Astrid, sekitar pukul 11.30 WIB,” ujar Kapolres Rejang Lebong AKBP Jeki Rahmat Mustikam dikutip dari Antara, Rabu (22/1/2020).

Dugaan itu diperkuat dengan lokasi ditemukannya tengkorak, Sungai Air Merah yang jaraknya berdekatan dengan lokasi jasad AA dibuang. Tengkorak itu akan diperiksa oleh Tim Forensik Polri untuk memastikan apakah memang milik korban atau bukan.

“Jika benar korban AA, maka tengkorak itu akan diserahkan ke pihak keluarga,” lanjut Kapolres.

Sebagai informasi, polisi telah menetapkan Y sebagai tersangka. Y diduga membuang jasad AA di belakang TPU wilayah RT 04, Kelurahan Airbang, Rejang Lebong. Polisi menduga Y  membunuh AA yang merupakan siswi kelas X SMA Negeri 2 Rejang Lebong, yang dilaporkan hilang sejak 8 November lalu.

Continue Reading
Advertisement

BERITA NASIONAL

Advertisement

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com