Connect with us

Politik

Anggota Baru DPRD DKI Gadaikan SK Jabatan ke Bank

Published

on

Ilustrasi Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta.

Geosiar.com, Jakarta – Corporate Secretary Bank DKI, Herry Djufra mengakui sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta sudah menggadaikan Surat Keputusan (SK) pengangkatan menjadi anggota dewan kepada Bank DKI.

Herry mengatakan, lebih dari sepuluh anggota dewan yang telah mengajukan bahkan telah menerima fasilitas kredit dengan menggadaikan SK jabatan yang baru dimiliki pada awal September ini.

“Sudah ada beberapa anggota dewan mengajukan dan telah menerima fasilitas kredit multiguna di Bank DKI,” ujar Herry lewat pesan singkat, Rabu (18/9/2019).

Kendati demikian, Herry enggan untuk mengatakan bahwa SK tersebut ‘digadaikan’ sebab, menurutnya Bank DKI bukanlah badan penggadaian. Sehingga, ia menyebut istilah gadai menjadi fasilitas kredit, di mana akan diberikan kepada anggota dewan yang bersangkutan dengan sistem kredit multiguna.

“Karena gajinya juga dibayarkan melakui Bank DKI, pemberian kredit multiguna juga dicover oleh asuransi, sebagaimana kredit umum yang diberikan kepada nasabah,” jelas Herry.

Menurut Herry, sekitar 10 hingga 20 anggota dewan sudah menerima fasilitas kredit ini. Masing-masing anggota dewan alias calon debitur menerima besaran berbeda-beda, tergantung pada pengajuan permohonan dari calon debitur.

“Untuk jumlah fasilitas yang diterima tentu berbeda-beda. Sebagaimana pengajuan kredit umum. Pengajuan permohonan dari calon debitur,” terangnya.

Kendati demikian, Herry tak merinci besaran rata-rata kredit yang diterima oleh anggota DPRD ini, sebab kata dia, hal itu merupakan rahasia nasabah yang harus dijaga oleh pihaknya.

“Untuk yang ini adalah bagian yang harus kami lindungi berkaitan dengan kerahasiaan nasabah,” pungkasnya.

Seperti diketahui, sebanyak 106 Anggota DPRD DKI Jakarta hasil Pemilu 2019 sah dilantik pada Senin (26/8/2019). Mereka akan bekerja untuk periode 2019-2024. Belum genap sebulan dilantik, sejumlah anggota dewan ketahuan telah menggadaikan SK jabatannya. Penggadaian SK seperti ini sudah menjadi tren usai pesta demokrasi Tanah Air digelar.