Connect with us

Politik

Golkar Pertimbangkan Usung Bobby Nasution di Pilwalkot Medan

Published

on

Bobby Nasution (kedua kanan) saat berkunjung ke kantor Partai Golkar Sumatera Utara, Senin (16/9/2019). (Foto: Dok. Istimewa)

Geosiar.com, Medan – Berniat maju di Pilkada Kota Medan 2020, menantu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Bobby Afif Nasution telah menjalin komunikasi dengan Partai Golkar untuk berbagi visi dan misi. Partai Golkar sendiri mengatakan bakal mempertimbangkan untuk mengusung Bobby dalam Pemilihan Wali Kota Medan tersebut.

“Bobby menyampaikan niatnya untuk maju sebagai bakal calon wali kota. Dan partai politik yang pertama didatangi adalah Partai Golkar,” ujar Pelaksana Tugas Ketua DPD Partai Golkar Sumatera Utara, Ahmad Doli Kurnia, Selasa (17/9/2019).

Doli mengaku sudah dua kali bertemu dengan Bobby untuk membahas peluangnya maju pada Pilkada Kota Medan 2020. Ia mengatakan, pertemuan pertama terjadi di Jakarta pada Agustus, sedangkan pertemuan kedua di Kantor DPD Partai Golkar Sumut pada Senin kemarin.

“Kemarin di Kantor Golkar adalah pertemuan kedua kami, setelah sekitar sebulan lalu bertemu secara informal di Jakarta,” ujar dia.

Menurut Doli, dari dua kali pertemuan itu, dirinya dan Bobby lebih membahas persoalan pembangunan Kota Medan yang perlu dibenahi. Dalam kesempatan itu, Bobby juga menyampaikan visinya terkait pembangunan Kota Medan ke depannya. Doli mengaku, Golkar dan Bobby sudah memiliki chemistry cukup kuat.

“Kami menilai bahwa Bobby memiliki chemistry yang kuat dengan Partai Golkar. Selain Partai Golkar adalah partai politik pertama pendukung Pak Jokowi. Sebenarnya di Sumatera Utara keluarga besarnya Bobby adalah keluarga besar Partai Golkar juga. Jadi tinggal memperberat lagi,” ujarnya.

Meskipun begitu, Doli mengatakan pihaknya tetap akan mempertimbangkan sejumlah nama-nama lain selain Bobby untuk diusung di Pilkada Kota Medan 2020.

Politik

Jokowi Ajukan Komjen Idham Azis Jadi Kapolri

Published

on

Komjen Idham Azis

Geosiar.com, Jakarta – Presiden Joko Widodo langsung mengajukan nama pengganti eks Kapolri Tito Karnavian yang baru saja diangkat menjadi Mendagri. Nama Kabareskrim Komjen Idham Azis diajukan ke DPR.

“Kami ajukan hari ini Pak Idham Aziz Kabareskrim,” tutur Jokowi di Istana Negara, Rabu (23/10/2019).

Jokowi mengungkapkan hal itu untuk menjawab pertanyaan awka media mengenai siapa sosok Kapolri pengganti Tito Karnavian.

“Untuk diketahui, Idham Aziz baru akan pensiun 22 Januari 2021. Dia masih memiliki waktu 1,5 tahun masa tugas aktif sebagai perwira polisi,” jelasnya.

Saat ini tugas Kapolri dijalankan oleh Wakapolri Komjen Ari Dono. Jenderal bintang tiga ini akan pensiun pada 23 Desember 2019.

Continue Reading

Politik

PSI: Gak Minta Jatah, Dukung Jokowi Tanpa Pamrih

Published

on

Pengurus DPP PSI ketika bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan dalam masa kampanye Pilpres 2019.

Geosiar.com, Jakarta – Getol mendukung Joko Widodo dalam Pilpres 2019, tidak menjamin suatu partai politik (parpol) bisa menduduki kursi menteri. Misalnya saja Partai Solidaritas Indonesia atau PSI.

Partai yang dipimpin oleh Grace Natalie itu tidak mendapat jatah kursi menteri dalam Kabinet Indonesia Maju Jokowi-Ma’ruf Amin. Hal tersebut ternyata mengundang pertanyaan dari netizen.

Melalui media sosial Twitter, seorang warganet menanyakan mengapa PSI tidak mendapat jatah kursi menteri. “Kok tak ada dari PSSI?” tulis akun @imrann, Rabu (23/10/2019).

Tweet-an itu pun lantas mendapat balasan dari akun Twitter resmi PSI. Partai itu memberikan jawaban yang terbilang cukup lugas tapi menohok, seakan menyindir partai lain.

“Gapapa, dong. Kan memang gak pernah minta jatah. Dukung Pakde tanpa pamrih, kok,” demikian jawab akun resmi PSI @psi_id.

Seperti diketahui, Presiden Jokowi didampingi Wapres Ma’ruf Amin telah mengumumkan nama-nama menteri barunya di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Rabu (23/10/2019) pagi. Dari 38 menteri terpilih, ada 16 nama yang berasal dari partai politik. Partai-partai tersebut yakni PDIP, Gerindra, Golkar, PKB, NasDem, dan PPP.

Namun, PSI bukanlah satu-satunya partai pendukung yang tak mendapat jatah menteri. Selain PSI, ada PKPI, Hanura, dan Perindo yang merupakan partai koalisi Jokowi-Ma’ruf namun hanya sebatas penonton pelantikan menteri hari ini.

Continue Reading

Politik

Kembali Jadi Menko, Luhut Disambut Heboh Karyawan

Published

on

Luhut Binsar Pandjaitan

Geosiar.com, Jakarta – Luhut Binsar Pandjaitan tetap berada pada kedudukannya sebagai Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman. Hanya saja kali ini jabatannya bertambah menjadi Menko Maritim dan Investasi.

Setelah dilantik oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi, Luhut langsung menuju ke kantornya. Dirinya tiba di kantornya, di kawasan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (23/10/2019) sekitar pukul 12.08 WIB.

Menurut pantauan, Luhut tiba dengan kembali menunggangi kendaraan dinasnya dengan merek Lexus berplat nomor RI 19. Luhut juga masih berbusana jas hitam dan peci, seperti ketika dilantik.

Ternyata Luhut sudah ditunggu jajaran karyawannya di kantor untuk memberi selamat. Dia disambut heboh oleh jajaran Kemaritiman. Ia pun menyalami jajaran pegawai dengan senyuman lebar.

Diketahui, Jokowi sebelumnya mengatakan, seiring dengan perubahan nama kementerian yang dipimpin Luhut, maka dia mendapat tambahan tugas dari Jokowi yakni memastikan realisasi investasi.

Tanggung jawabnya cukup besar yaitu memastikan hambatan-hambatan investasi yang ada selama ini bisa dihilangkan.

“Saya kira terobosan-terobosan dalam rangka Indonesia sebagai poros maritim dunia, menangani hambatan investasi dan merealisasikan komitmen investasi besar di tangan beliau,” ungkap Jokowi saat mengumumkan nama-nama Menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Kepresidenan pagi ini.

Continue Reading
Advertisement

BERITA NASIONAL

Advertisement

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com