Connect with us

Dunia

Polisi Meksiko Temukan 44 Mayat yang Dimutilasi dalam Kantong Hitam

Published

on

Kepolisian Meksiko menemukan sebuah kuburan massal 44 orang yang diduga dimutilasi dalam 119 kantong plastik hitam (mirror.co.uk)

Geosiar.com, Jalisco – Polisi di bagian Jalisco, Meksiko menemukan sebanyak 44 mayat di sebuah kuburan massal, yang dimasukkan ke dalam 119 kantong berwarna hitam.

Kecurigaan tersebut berawal saat penduduk setempat mulai mengeluh adanya bau menyengat dari sumur di wilayah itu. Selang beberapa hari, banyak lalat yang berkumpul di sekitar bibir sumur dan baunya menjadi tak tertahankan usai hujan turun. Kemudian warga memutuskan untuk memanggil polisi guna menyelidikinya.

“Banyak dari mereka yang kami temukan di kuburan massal ini memiliki catatan kriminal,” ungkap Juru bicara pemerintah Jalisco.

Jalisco merupakan salah satu daerah yang terkenal sarang tempat berkumpulnya para pengedar narkoba di Meksiko.

Sedangkan peristiwa penemuan 44 mayat di daerah itu merupakan hal yang kedua kalinya.

Dilansir dari BBC, sebagian besar mayat dimutilasi sehingga pihak berwenang harus mengumpulkan bagian tubuh mayat agar dapat mengidentifikasi.

Sebuah organisasi lokal pencarian orang hilang meminta pemerintah untuk mengirim lebih banyak spesialis untuk membantu identifikasi. Pihaknya mengatakan departemen forensik lokal kewalahan dan tidak memiliki keterampilan yang cukup untuk menyelesaikan hal ini.

Pada Agustus 2019 lalu, kartel obat bius Generasi Baru Jalisco (CJNG), salah satu jaringan paling kuat di Meksiko, mengunggah rekaman yang mengejutkan soal gangster saingan yang tengah diintrogasi dan kemudian dibantai.

Tampak dalam rekaman video itu, sepuluh anggota geng yang diduga memakai perlengkapan perang gaya militer dan bersenjatakan senapan mengelilingi seorang pria yang ditangkap dari kelompok narkoba pesaing.

Berdasarkan laporan media menyebutkan, laki-laki itu diduga Aldolfo Mendoza Valencia atau El Michoacano, yang adalah salah satu pemimpin kelompok saingan kartel Santa Rosa de Lima di Valle de Santiago, Meksiko.