Connect with us

Politik

Boydo Panjaitan Maju Pilwalkot: Pasangan Pelangi, Perangi Diskriminasi

Published

on

Medan, Geosiar.com – Bendahara DPC PDIP Kota Medan Boydo HK Panjaitan SH mengaku serius maju bakal calon (balon) menjadi Wakil Walikota Medan periode 2020-2025. Ia pun berharap DPP PDI P memberikan restu sehingga pasangan “Pelangi” untuk pemimpin kota Medan dapat tercipta.

“Saya serius maju dan termotivasi agar kemajemukan pluralisme di Medan diatas segala galanya. Dimana selama ini, kemajemukan itu selalu diobok obok dan diskriminasi kerap terjadi dimanamana,” ujar Boydo HK Panjaitan (foto) kepada wartawan di Medan, Sabtu malam (14/9/2019).

Atas dasar itu pula, kata Boydo HK Panjaitan SH (anggota DPRD Medan periode 2014-2019), Ia terpanggil menjadi salah satu pemimpin di kota Medan untuk menjadikan kota Medan lebih kondusif bebas dari diskriminasi. “Harapan kita memang bukan di Medan saja, tetapi di Indonesia kemajemukan pluralisme kiranya tidak terjadi diskriminasi. Kita lihat saja di Papua dan daerah lain diskriminasi itu masih saja terjadi,” ujar Boydo.

Untuk itu kata politisi muda itu, Boydo akan “perang” melawan diskriminasi terhadap suku, etnis maupun agama. “Kita harus berani perangi diskriminasi. Kota Medan dengan masyarakat yang pluralisme perlu pemimpin yang pelangi,” papar Boydo.

Masih kata Boydo, niat maju untuk Wakil Walikota Medan atas dukungan dari para pedagang dan pelaku ekonomi kreatif. Diyakini jika kelak menjadi eksekutif akan lebih mudah menyelesaikan langsung persoalan pedagang di Medan. Begitu juga dengan program ekonomi kreatif dapat segera terealisasi karena dapat akan dapat mensuport Walikota.

“Saya ketika di Komisi C DPRD Medan banyak mendapat pengalaman terkait persoalan pedagang dan pelaku usaha
Memang saya lagi muda dan harus banyak belajar, tetapi berdasarkan pengalaman saya berharap PDIP mempercayakan saya maju sebagai Wakil Walikota Medan,” sebut Boydo.

Seperti diketahui, Boydo telah resmi mendaftarkan diri ke DPC PDI P Kota Medan untuk maju sebagai balon Wakil Walikota Medan, Sabtu (14/9/2019). Dan berharap PDI P dapat mengusungnya maju Pilwalkot Medan. Pasangan “pelangi” (Walikota dan Wakil Walikota berbeda suku dan agama) dapat lebih mempermudah menyelesaikan persoalan di masyarakat. (lamru)

Advertisement

Politik

Prabowo Berulang Kali Tawari Sandiaga Kembali Jadi Wakil Gubernur DKI

Published

on

Sandiaga Uno

Geosiar.com, Jakarta – Sandiaga Uno menyatakan bahwa dirinya beberapa kali ditawari oleh Ketua Umum (Ketum) Partai Gerindra Prabowo Subianto untuk kembali menjabat sebagai wakil gubernur DKI Jakarta. Sandiaga mengaku, tawaran itu terus diterima dari Prabowo sejak pemilihan presiden 2019 selesai, tepatnya usai putusan Mahkamah Konstitusi tentang sengketa hasil pilpres.

“Sudah ditawarkan dari awal pilpres selesai, Pak Prabowo beberapa kali bicara,” ujar Sandiaga di kediamannya, Jalan Pulombangkeng Nomor 5, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (17/10/2019).

Sandiaga mengatakan, sejak awal dia menolak tawaran itu. Sandiaga mengatakan bahwa dia tak main-main saat melepas jabatan wakil gubernur DKI Jakarta. Dia mengaku sejak awal ingin all out membantu Prabowo di pilpres 2019.

Prabowo, sambung Sandiaga, masih menanyakan soal itu hingga kemarin ketika acara rapat kerja nasional Partai Gerindra di Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Mantan Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus itu ingin tahu apakah Sandiaga belum berubah pikiran.

“Sampai kemarin juga ditanya lagi sama saya, ditanya lagi dan saya sampaikan sudah saya putuskan,” tutur Sandiaga. “Saya enggak berubah pikiran,” jawabnya.

Seperti diketahui, Sandiaga melepas jabatan wakil gubernur pada Agustus 2018 ketika dipinang Prabowo menjadi calon wakil presiden di Pemilu 2019. Saat itu terhitung baru sepuluh bulan Sandiaga menjadi DKI-2.

Tak hanya mundur dari posisi wakil gubernur, Sandiaga juga sempat keluar dari partai Gerindra dan melepas jabatan Wakil Ketua Dewan Pembina.

Continue Reading

Politik

Bamsoet: SBY akan Hadiri Pelantikan Jokowi-Ma’ruf

Published

on

Ketua MPR Bambang Soesatyo bersama Presiden keenam RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), di Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Rabu (16/10/2019) malam

Geosiar.com, Jakarta – Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY mengaku bakal hadir di pelantikan Presiden Joko Widodo-Ma’ruf Amin sebagai presiden-wakil presiden pada 20 Oktober 2019.

Presiden keenam ini tadi malam, (16/10/2019) menerima kunjungan pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat yang mengantarkan undangan pelantikan itu.

“Pak SBY menyatakan kesediaannya untuk hadir pada acara pelantikan presiden dan wakil presiden RI hasil Pemilu 2019.” tutur ketua MPR Bambang Soesatyo atau Bamsoet yang menyampaikan dalam keterangan tertulis, Kamis (11/10/2019).

Bamsoet menyebutkan, kehadiran SBY di acara pelantikan sekaligus menunjukkan bahwa politik Indonesia kondusif dan para pemimpinnya pun kompak.

Tak hanya SBY, presiden kelima Megawati Soekarnoputri juga bakal hadir dalam pelantikan.

Bamsoet mengantarkan undangan kepada SBY didampingi dengan sejumlah wakil ketua MPR, yaitu Ahmad Basarah, Jazilul Fawaid, Hidayat Nur Wahid, Arsul Sani, dan Fadel Muhammad.

Para pimpinan MPR periode 2019-2024 ini sebelumnya sudah mengantarkan undangan kepada Megawati, pasangan calon presiden-wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, serta presiden-wakil presiden terpilih Jokowi-Ma’ruf.

Pelantikan presiden dan wakil presiden 2019-2024 bakal digelar pada Ahad, 20 Oktober pada pukul 14.30 WIB di Kompleks DPR/MPR/DPD, Senayan, Jakarta.

Continue Reading

Politik

30 Ribu Personel TNI-Polri Siap Amankan Pelantikan Presiden

Published

on

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian

Geosiar.com, Jakarta – Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin akan dilaksanakan pada 20 Oktober 2019 mendatang.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan, selain istana Presiden dan Wakil Presiden, pengamanan ketat juga akan diberlakukan ke pusat perkekonomian.

“Ada beberapa titik kritis yang harus kita perkuat termasuk Istana Presiden, wilayah-wilayah lain yang menjadi konsen adalah tempat-tempat ekonomi contohnya Glodok, Jembatan tiga, termasuk yang harus kita pertebal adalah Bandara Soekarno Hatta dan Halim Perdanakusuma, dan objek vital lainnya,” ujar Hadi di Monas, Kamis (17/10/2019).

Hadi menyatakan, pihaknya menyiagakan 30 ribu personel gabungan dari TNI-Polri ketika hari pelantikan presiden dan wakil presiden. Dalam pelaksanaanya, seluruh personel akan disebar di sejumlah titik.

Sementara khusus pengamanan ke Presiden, Wakil presiden berserta keluarga dan tamu dari luar negeri penjagaan dilakukan mulai dari kedatangan hingga ke DPR/MPR.

“Beberapa tempat yang menjadi konsentrasi diantaranya adalah Gedung DPR/MPR itu sendiri dengan perimeter yang sudah kita tentukan,” tutur dia.

Hadi mengatakan bahwa Panglima TNI, Kapolri, KSAD, KSAL, KSAU siap untuk menjalankan tugas pengamanan itu.

Continue Reading
Advertisement

BERITA NASIONAL

Advertisement

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com