Connect with us

Olahraga

Hasil Liga 2: PSMS Vs PSCS Cilacap 1-0

Published

on

PSMS Medan vs PSCS (Tribunnews.com)

Geosiar.com, Olahraga – Pertandingan pertama Pelatih anyar PSMS Medan Jafri Sastra menukangi PSMS saat menjamu PSCS Cilacap sukses memetik kemenangan. Tim Ayam Kinantan mampu meraih kemenangan atas PSCS Cilacap dengan skor tipis 1-0 dalam lanjutan Liga 2 di Stadion Teladan, Medan, Kamis (12/9/2019).

Gol semata wayang PSMS dihasilkan Bayu Tri Sanjaya melalui titik putih. Penalti tersebut diberikan wasit Abdullah usai pemain belakang PSCS handsball pada menit 41.

Bayu yang merupakan eksekutor berhasil melaksanakan tugasnya dengan membobol gawang PSCS yang dikawal oleh Muhammad Ridho.

“Kemenangan ini motivasi bagi kami, untuk kerja keras lagi. Karena masih ada pertandingan lain yang harus kami raih dengan kemenangan. Hasil hari ini patut kami syukuri,” ungkap Pelatih PSMS Jafri Sastra usai laga kedua tim.

Sedangkan Pelatih PSCS, Djoko Susilo mengaku kecewa dengan kekalahan yang diterima timnya itu. Walaupun kalah, ia tetap mengapresiasi perjuangan anak asuhnya.

“Selamat untuk PSMS bisa ambil poin penuh. Secara poin saya kecewa, secara permainan, pemain saya luar biasa. Saya bangga dengan pemain saya karena bisa mengmbangi permainan PSMS, terutama babak kedua,” kata Djoko Susilo.

Dirinya menilai memang tidak gampang untuk meraih poin penuh dari PSMS, yang mendapat dukungan penuh dari pendukung fanatiknya.

Terlepas dari hasil itu Djoko menyebutkan, kreasi kedua tim ditunjukkan pada pertandingan itu dan mampu memberikan hiburan bagi penonton.

Ini menempati posisi kelima klasemen Liga 2 wilayah barat dengan nilai 27 dari 18 laga. PSCS setingkat di bawahnya dengan nilai 26.

Olahraga

Menpora Kurangi Target Raihan Medali SEA Games 2019

Published

on

Menpora Zainudin Amali saat memberikan keterangan pers soal kesiapan kontingen Indonesia menuju SEA Games 2019, di kantor Kemenpora, Jakarta, Kamis (14/11/2019). [Foto: LARIZA OKY ADISTY/BOLASPORT.COM]

Geosiar.com, Olahraga – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali mengatakan bakal mengurangi target perolehan medali kepada kontingen Indonesia yang akan bertarung pada ajang SEA Games 2019 di Filipina. Dia mengaku sudah membicarakan hal tersebut bersama Chief de Mission kontingen Indonesia, Harry Warganegara.

“Perkiraan yang sudah dilaporkan ke kami sekitar 50-an emas, tapi kita diskon lagi setelah ada margin of error,” tutur Menpora Zainudin di kantor Kemenpora, Jakarta, Kamis (14/11/2019).

Zainudin menjelaskan, pengurangan target itu didasarkan pada lokasi penyelenggaraan SEA Games yang bukan berada di Indonesia. Pengurangan itu dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal non teknis yang tak dapat diduga bisa muncul di lapangan nantinya.

“Kita tidak tahu karena kita bukan bermain di Indonesia atau di Jakarta. Hal-hal non-teknis yang tak kita duga atau perkirakan sebelumnya itu bisa muncul di lapangan nanti,” lanjut dia.

Setelah berdialog, Zainudin dan Harry sepakat target yang dipasang pada ajang ini sekitar 45-an medali emas. “Maka setelah saya pastikan pada CdM tadi kira-kira kita sekitar 45-an lah dibanding perolehan kita (di SEA Games 2017) lalu itu 38,” ujarnya soal target medali emas.

Lebih lanjut, Menpora tidak menjanjikan Indonesia akan meraih juara umum di SEA Games kali ini. Namun, ia memastikan bahwa pemerintah akan terus mendukung seluruh atlet yang bertanding membawa nama bangsa.

“Apakah bisa jadi juara umum? Saya tak berani janjikan itu karena kita harus mengangkat dari peringkat lima ke satu itu bukan pekerjaan yang mudah. Tapi atlet-atlet kita sudah dipersiapkan sebaik-baiknya, mudah-mudahan ada harapan.” pungkas dia.

Sebagai informasi, Indonesia akan mengirimkan 873 atlet, dengan komposisi 60 persen atlet muda dan 40 persen atlet senior, untuk berlaga di 51 cabang olahraga dari 56 cabor yang dipertandingkan di Filipina.

Continue Reading

Olahraga

Fernando Santos Gerah Ladeni Pertanyaan Soal Ronaldo

Published

on

Fernando Santos dan Cristiano Ronaldo. [Foto: fourfourtwo]

Geosiar.com, Olahraga – Pelatih Timnas Portugal, Fernando Santos, merasa gerah meladeni pertanyaan seputar kontroversi antara Cristiano Ronaldo dengan pelatih Juventus, Maurizio Sarri. Pelatih 65 tahun itu mengatakan persoalan Ronaldo terlalu dibesar-besarkan hanya karena ia seorang megabintang sepak bola dunia.

“Semua orang ingin membahas soal Cristiano Ronaldo. Seandainya kasus ini [pergantian pemain] terjadi kepada pemain lain, tak ada yang akan membicarakannya. Kita hanya membicarakannya karena ini Cristiano Ronaldo,” ujar Santos saat konferensi pers jelang laga Portugal vs Lithuania di Stadion Do Algarve, Kamis (14/11/2019) malam waktu setempat.

Menurutnya, ada lebih jutaan pemain sepak bola yang mungkin mengalami kasus serupa, namun tak terlalu digubris. Seolah-olah insiden ini hanya terjadi kepada Ronaldo saja. “Ada jutaan pemain di luar sana dan seolah-olah [insiden] ini hanya terjadi kepadanya atau mungkin kepada dua atau tiga pemain,” lanjut Santos.

Akan tetapi, wartawan masih saja terus memberondongi Santos dengan pertanyaan seputar Ronaldo yang pada akhirnya membuat dia merasa kesal. Dia pun menegaskan tidak akan menjawab lagi pertanyaan terkait kasus tersebut.

“Cristiano Ronaldo lagi? Tidak, maaf, maaf. Lagi-lagi Cristiano Ronaldo. Saya tidak mau membahas Cristiano lagi. Bagi saya, masalah soal Cristiano Ronaldo berakhir di sini,” tegas Santos.

Seperti diketahui, Ronaldo dikabarkan ngambek lantaran diganti oleh Paulo Dybala pada menit ke-55 saat tanding melawan AC Milan di Stadion Allianz. Usai ditarik ke luar lapangan oleh pelatih Juventus Maurizio Sarri, pemain 34 tahun itu tak duduk dibangku cadangan dan langsung menuju ruang ganti. Sikap Ronaldo ini lantas menjadi perbincangan hangat hingga sekarang.

Continue Reading

Olahraga

Aksi ‘Ngambek’ Ronaldo yang Berbuntut Panjang

Published

on

Cristiano Ronaldo (kanan), digantikan oleh Paulo Dybala (kiri), pada laga kontra AC Milan di Allianz Stadium, Senin (11/11/2019). [Foto: AFP/Marco Bertorello]

Geosiar.com, Olahraga – Aksi ngambek Cristiano Ronaldo yang meninggalkan stadion usai ditarik keluar lapangan pada laga Juventus vs AC Milan, berbuntut panjang. Hal ini disebabkan penyerang Juventus itu belum juga meminta maaf atas perilakunya sebelum meninggalkan Turin untuk bergabung dengan skuat Timnas Portugal untuk menjalani dua pertandingan terakhir kualifikasi Piala Eropa 2020.

Dilansir dari Gazzetta dello Sport, Rabu (13/11/2019), Ronaldo akan disidang oleh Direktur olahraga Fabio Paratici dan Wakil Presiden Juventus Pavel Nedved. Keduanya disebut akan mempertanyakan mengenai sikap Ronaldo. Paratici juga meminta agen Cristiano Ronaldo, Jorge Mendes mendesak Ronaldo meminta maaf kepada para pemain Juventus sekembalinya dari jeda internasional.

Berbeda dengan Paratici dan Nedved, Maurizio Sarri selaku pelatih Juventus yang membuat CR7 kesal lantaran ditarik dari lapangan sewaktu bertanding, justru menanggapi biasa sikap Ronaldo itu. Sarri malah senang dengan sikap pemain 34 tahun itu.

“Seluruh pemain yang tengah mencoba menampilkan permainan terbaik punya hak untuk merasa kecewa selama lima menit ketika mereka diganti. Seorang pelatih justru akan lebih khawatir bila pemain tidak kecewa dengan pergantian tersebut,” ujar Sarri seperti dikutip Gazzetta dello Sport.

Seperti diketahui, kekesalan Ronaldo berawal ketika dirinya ditarik keluar kala Bianconeri melawan AC Milan pada laga lanjutan Serie A di Allianz-Stadium, Senin (11/11/2019) dini hari WIB

CR7 diganti Paulo Dybala pada menit ke-55. Dybala akhirnya menjadi pahlawan kemenangan lewat gol tunggalnya pada menit ke-77. Atas sikapnya itu, Cristiano Ronaldo bisa dihukum larangan bermain selama dua tahun.

Continue Reading
Advertisement

BERITA NASIONAL

Advertisement

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com