Connect with us

Politik

Dianggap Rahasia, Pansel Tak Beri Hasil Tes Kesehatan Capim KPK ke DPR

Published

on

Ketua Pansel Capim KPK, Yenti Garnasih

Geosiar.com, Jakarta – Panitia seleksi calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Pansel capim KPK) mengaku tidak akan memberi hasil tes kesehatan dan profile assessment 10 capim KPK ke rapat dengar pendapat umum (RDPU) Komisi III DPR hari ini. Menurut mereka, Pansel menganggapnya rahasia.

Ketua Pansel Capim KPK, Yenti Garnasih mengatakan pihaknya bakal menjelaskan kepada Komisi III DPR tentang proses yang sudah dilalui selama ini, sehingga menghasilkan 10 capim KPK.

“Tapi kalau misalnya hasil tes kesehatan tentu tidak bisa, karena itu kan rahasia untuk kami. Untuk hasil tes kesehatan itu sama sekali tidak bisa diberitahukan, karena itu kan ada masalah yamg privacynya,” kata Yenti Garnasih di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (9/9/2019).

Yenti menyatakan, sejumlah negara pun menganggap hasil tes itu rahasia dan diatur dalam Undang-undang Perlindungan Privasi Warga Negara.

Selanjutnya, tambahya, Pansel menyerahkan 10 nama capim KPK itu ke Presiden Jokowi. “Presiden setuju, kemudian presiden serahkan (ke DPR-red). Kan kita hanya membantu itu. Tapi kalau assesment mendalam tidak kita berikan. Namun pokoknya bagi kita inilah kelayakannya. Nanti terserah DPR kan untuk mengambil 5 dari 10.”

Berikut 10 nama capim KPK:

  1. Alexander Marwata – Komisioner KPK
  2. Firli Bahuri – Anggota Polri
  3. I Nyoman Wara – Auditor BPK
  4. Johanis Tanak – Jaksa
  5. Lili Pintauli Siregar – Advokat
  6. Luthfi Jayadi Kurniawan – Dosen
  7. Nawawi Pomolango – Hakim
  8. Nurul Ghufron – Dosen
  9. Roby Arya – PNS Seskab
  10. Sigit Danang Joyo – PNS Kemenkeu