Connect with us

Korupsi

Terjaring OTT, Bupati Bengkayang Terancam Dipecat Demokrat

Published

on

Ilustrasi Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Geosiar.com, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggencarkan operasi tangkap tangan (OTT) di Kalimantan Barat. Kali ini, KPK mengamankan Bupati Bengkayang, Suryadman Gidot, beserta uang ratusan juta Rupiah.

“Iya benar. Ada uang ratusan juta juga yang kami amankan sebagai barang bukti,” ujar Juru Bicara KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Rabu (4/9/2019).

Selain Bupati, KPK juga mengamankan 5 orang pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab). Penangkapan ini dilakukan karena adanya dugaan transaksi gelap terkait proyek di Pemkab Bengkayang.

“Diduga ada transaksi terkait proyek di Pemkab Bengkayang,” lanjut Febri.

Suryadman Gidot merupakan Ketua DPD Partai Demokrat (PD) Kalimantan Barat. Atas penangkapan ini, Kadiv Hukum dan Advokasi DPP PD, Ferdinand Hutahaean, memastikan pihaknya akan memecat Suryadman Gidot apabila resmi berstatus sebagai tersangka.

“Kami memang sudah mendapatkan informasi terkait dengan OTT yang membawa Ketua DPD kami, DPD Kalbar atas OTT KPK ya. PD jelas sikapnya, apabila ada kader yang menjadi tersangka pidana korupsi, tentu pakta integritas yang telah ditandatangani oleh kader akan bermanfaat dan berfungsi, yaitu diberhentikan dengan tidak hormat,” tegas Ferdinand Hutahaean kepada wartawan, Rabu (4/9/2019).

Sebelum Suryadman Gidot, KPK sudah menangkap Bupati Muara Enim, Ahmad Yani, yang juga merupakan Ketua DPC PD setempat. Mengetahui hal itu, Demokrat pun sangat menyayangkan kadernya bisa terjerumus kasus korupsi.

“Kami sangat menyayangkan sebetulnya kader kami dua hari ini di-OTT KPK, tetapi inilah komitmen PD untuk pemberantasan korupsi bahwa kami PD akan memberhentikan kader-kader yang melakukan korupsi secara tidak hormat dan PD tidak akan memberikan bantuan hukum kepada kader kami tersebut karena ini sesuai dengan pakta integritas yang telah kami tandatangani oleh seluru kader PD itu berkomitmen untuk tidak korupsi dengan menandatangani pakta integritas,” tandas Ferdinand.

Bupati Bengkayang, Suryadman Gidot cs yang diamankan dalam OTT ini masih berstatus sebagai terperiksa. Sementara, Bupati Muara Enim, Ahmad Yani yang diamankan dalam OTT sehari sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.