Connect with us

Nasional

Luhut Usul Menteri Wajib Pakai Kendaraan Listrik

Published

on

Menko Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengikuti konvoi kendaraan bermotor listrik melintasi kawasan MH Thamrin, Jakarta, Sabtu (31/8/2019). (Foto: merdeka.com/Imam Buhori)

Geosiar.com, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan, menyatakan kemungkinan besar para menteri mulai menggunakan kendaraan listrik pada tahun 2021 atau 2022 mendatang, dengan catatan seluruh persiapan sudah tercapai.

“Kalau ini sudah matang, mungkin 2021-2022 itu semua pengadaan barang yang untuk sepeda motor dan mobil. Kalau daerahnya sudah siap, kita wajibkan menggunakan motor dan mobil listrik,” kata Luhut di Indonesia Electric Motor Show (IEMS) 2019, Rabu (4/9/2019).

Hal itu disampaikannya setelah Menristek Muhammad Nasir mengungkapkan usulan pemakaian kendaraan listrik bagi menteri kepada Luhut. Tapi, Luhut mengatakan sudah mengusulkan hal itu kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) enam bulan yang lalu.

“Pak Menristek bilang sama saya, Pak Luhut kalau sudah bisa, kita nanti menteri-menteri pada waktunya pakai motor listrik atau mobil listrik. Saya bilang, saya sudah sampaikan kepada pak Presiden 6 bulan lalu,” ujarnya.

Selain itu, Luhut mengaku seluruh unsur pemerintah sudah sepakat akan mendorong penggunaan kendaraan listrik ini.

“Kemarin sudah rapat, dari kepolisian sudah hadir, semua kementerian hadir, kita sepakat bahwa kita akan dorong ini,” pungkasnya.

Seperti diketahui, percepatan pengembangan kendaraan listrik atau mobil listrik sudah tertulis dalam Peraturan Presiden (Perpres). Perpres ini pun telah ditandatangani langsung oleh Presiden Jokowi.