Connect with us

Politik

Dukung Airlangga, Dedi Mulyadi Ucap Sumpah di Masjid

Published

on

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengucap sumpah untuk mendukung Airlangga Hartarto. (foto: istimewa)

Geosiar.com, Bandung – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengucap sumpah di bawah Alquran untuk kembali mendukung Airlangga Hartarto menjabat sebagai Ketua Umum DPP Partai Golkar periode 2019-2024.

Pengambilan sumpah ini diketahui dari sebuah rekaman video berdurasi 1 menit 25 detik yang beredar di media sosial. Dalam video itu, Dedi tampak sedang mengucapkan sumpah di dalam sebuah masjid di Purwakarta pada Sabtu 31 Agustus 2019.

Selain Dedi, pengucapan sumpah itu juga dihadir sejumlah pengurus Partai Golkar. Bahkan, Airlangga Hartarto dan orang dekatnya, Melchias Markus Mekeng juga menyaksikan pengambilan sumpah itu.

“Demi Allah saya bersumpah, saya akan mencalonkan, mendukung dan memilih Bapak Ir Airlangga Hartarto MBA, MMT sebagai ketua umum DPP Partai Golkar 2019-2024,” ucap Dedi dihadapan sejumlah pengurus Golkar lainnya, Senin (2/9/2019).

Selanjutnya, Dedi menekankan, semua kader di Jabar wajib mendukung Airlangga untuk kembali memimpin Partai Golkar. Apabila tidak, mereka siap menerima segala konsekuensi yang ada.

“Saya bersedia mendapat konsekuensinya apabila saya mengingkari dan mengkhianati sumpah ini dan saya bersedia menerima laknat atas pengkhianatan saya,” lanjut Dedi.

Usai mengucapkan sumpah, para kader DPD II Golkar Jabar meneken sumpah itu, yang diawali oleh Ketua DPD II Golkar Pangandaran Taufik Martin.

Di waktu berbeda, Wakil Ketua DPD Partai Golkar Jabar, MQ Iswara membenarkan adanya pengambilan sumpah itu. Dia mengatakan, kegiatan itu merupakan hal yang wajar dalam proses politik. Baginya, pengambilan sumpah itu sebagai wujud soliditas para pengurus Partai Golkar di Jabar dalam mendukung Airlangga.

Politik

Jokowi Ajukan Komjen Idham Azis Jadi Kapolri

Published

on

Komjen Idham Azis

Geosiar.com, Jakarta – Presiden Joko Widodo langsung mengajukan nama pengganti eks Kapolri Tito Karnavian yang baru saja diangkat menjadi Mendagri. Nama Kabareskrim Komjen Idham Azis diajukan ke DPR.

“Kami ajukan hari ini Pak Idham Aziz Kabareskrim,” tutur Jokowi di Istana Negara, Rabu (23/10/2019).

Jokowi mengungkapkan hal itu untuk menjawab pertanyaan awka media mengenai siapa sosok Kapolri pengganti Tito Karnavian.

“Untuk diketahui, Idham Aziz baru akan pensiun 22 Januari 2021. Dia masih memiliki waktu 1,5 tahun masa tugas aktif sebagai perwira polisi,” jelasnya.

Saat ini tugas Kapolri dijalankan oleh Wakapolri Komjen Ari Dono. Jenderal bintang tiga ini akan pensiun pada 23 Desember 2019.

Continue Reading

Politik

PSI: Gak Minta Jatah, Dukung Jokowi Tanpa Pamrih

Published

on

Pengurus DPP PSI ketika bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan dalam masa kampanye Pilpres 2019.

Geosiar.com, Jakarta – Getol mendukung Joko Widodo dalam Pilpres 2019, tidak menjamin suatu partai politik (parpol) bisa menduduki kursi menteri. Misalnya saja Partai Solidaritas Indonesia atau PSI.

Partai yang dipimpin oleh Grace Natalie itu tidak mendapat jatah kursi menteri dalam Kabinet Indonesia Maju Jokowi-Ma’ruf Amin. Hal tersebut ternyata mengundang pertanyaan dari netizen.

Melalui media sosial Twitter, seorang warganet menanyakan mengapa PSI tidak mendapat jatah kursi menteri. “Kok tak ada dari PSSI?” tulis akun @imrann, Rabu (23/10/2019).

Tweet-an itu pun lantas mendapat balasan dari akun Twitter resmi PSI. Partai itu memberikan jawaban yang terbilang cukup lugas tapi menohok, seakan menyindir partai lain.

“Gapapa, dong. Kan memang gak pernah minta jatah. Dukung Pakde tanpa pamrih, kok,” demikian jawab akun resmi PSI @psi_id.

Seperti diketahui, Presiden Jokowi didampingi Wapres Ma’ruf Amin telah mengumumkan nama-nama menteri barunya di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Rabu (23/10/2019) pagi. Dari 38 menteri terpilih, ada 16 nama yang berasal dari partai politik. Partai-partai tersebut yakni PDIP, Gerindra, Golkar, PKB, NasDem, dan PPP.

Namun, PSI bukanlah satu-satunya partai pendukung yang tak mendapat jatah menteri. Selain PSI, ada PKPI, Hanura, dan Perindo yang merupakan partai koalisi Jokowi-Ma’ruf namun hanya sebatas penonton pelantikan menteri hari ini.

Continue Reading

Politik

Kembali Jadi Menko, Luhut Disambut Heboh Karyawan

Published

on

Luhut Binsar Pandjaitan

Geosiar.com, Jakarta – Luhut Binsar Pandjaitan tetap berada pada kedudukannya sebagai Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman. Hanya saja kali ini jabatannya bertambah menjadi Menko Maritim dan Investasi.

Setelah dilantik oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi, Luhut langsung menuju ke kantornya. Dirinya tiba di kantornya, di kawasan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (23/10/2019) sekitar pukul 12.08 WIB.

Menurut pantauan, Luhut tiba dengan kembali menunggangi kendaraan dinasnya dengan merek Lexus berplat nomor RI 19. Luhut juga masih berbusana jas hitam dan peci, seperti ketika dilantik.

Ternyata Luhut sudah ditunggu jajaran karyawannya di kantor untuk memberi selamat. Dia disambut heboh oleh jajaran Kemaritiman. Ia pun menyalami jajaran pegawai dengan senyuman lebar.

Diketahui, Jokowi sebelumnya mengatakan, seiring dengan perubahan nama kementerian yang dipimpin Luhut, maka dia mendapat tambahan tugas dari Jokowi yakni memastikan realisasi investasi.

Tanggung jawabnya cukup besar yaitu memastikan hambatan-hambatan investasi yang ada selama ini bisa dihilangkan.

“Saya kira terobosan-terobosan dalam rangka Indonesia sebagai poros maritim dunia, menangani hambatan investasi dan merealisasikan komitmen investasi besar di tangan beliau,” ungkap Jokowi saat mengumumkan nama-nama Menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Kepresidenan pagi ini.

Continue Reading
Advertisement

BERITA NASIONAL

Advertisement

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com