Connect with us

Sumut

Polda Sumut Gelar Operasi Patuh Toba 29 Agustus-11 September 2019

Published

on

Petugas memeriksa surat kendaraan bermotor yang terjaring Operasi Patuh Toba 2018 di Jalan Amir Hamzah, Rabu (25/4/2018).

Geosiar.com, Medan – Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Wakapolda Sumut) Brigjen Pol Mardiaz Kusin meresmikan Operasi Patuh Toba 2019 selama 14 hari. Operasi itu akan berlangsung pada 29 Agustus-11 September 2019.

Mardiaz Kusin mengatakan, pelaksanaan operasi itu bertujuan untuk mengatasi persoalan lalu lintas di Sumut khususnya Kota Medan. Mardiaz menyebut, operasi itu sebagai bentuk konsekuensi dari meningkatnya jumlah kendaraan bermotor dan populasi penduduk, yang tak sebanding dengan perkembangan jumlah dan pembangunan infrastruktur jalan.

“Perkembangan transportasi juga telah menginjak era digital, dimana operasional order angkutan publik sudah berada dalam genggaman melalui handphone. Modernisasi ini perlu diikuti dengan inovasi dan kinerja Polri Khususnya Polantas. Sehingga mampu mengantisipasi segala dampak yang akan timbul dari modernisasi transportasi tersebut,” ujar Mardiaz Kusin dalam Apel Operasi Patuh Toba 2019 di Lapangan KS Tubun Mapolda Sumut, Kamis (29/8/2019).

Adapun pelaksanaan Operasi Patuh Toba 2019 ini bakal memberatkan 8 pelanggaran sebagai berikut:

  1. Menggunakan handphone saat mengendarai
  2. Mengemudi dalam keadaan mabuk atau mengkonsumsi narkoba
  3. Menggunakan lampu rotator atau strobo
  4. Mengendarai diluar batas kecepatan
  5. Melawan arus saat mengemudi
  6. Mengemudi dibawah umur
  7. Tidak menggunakan sabuk pengamanan atau safety belt saat mengemudi
  8. Tidak menggunakan helm SNI

Di akhir upacara, Mardiaz mengimbau kepada seluruh personel agar selalu memanjatkan doa kepada Tuhan Yang maha esa sebelum melaksanakan tugas. Selain itu, ia mengingatkan personel untuk mempedomani standar operasional prosedur dan menghindari tindakan pungli, serta melaksanakan operasi dengan simpatik dan humanis 3 S (Sabar, Sopan Dan Senyum).