Connect with us

Daerah

Gara-gara Selfie, Mahasiswa USU Tewas Terseret Ombak Tapaktuan

Published

on

Tim gabungan saat mengevakuasi korban, Antoni Marbun, ke Rumah Sakit Yulidin Awai Tapaktuan, Minggu (25/8/2019). (Foto: medaninside.com)

Geosiar.com, Aceh – Penemuan jasad oleh seorang nelayan menghebohkan warga di sekitar objek wisata Tapak Tuan Tapa, Aceh Selatan. Jasad tersebut diketahui merupakan mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) atas nama Antoni Marbun (23) yang sebelumnya dilaporkan hilang terseret arus pada Jumat, 23 Agustus 2019.

“Korban telah ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa lagi, penemuan oleh Respi, salah seorang nelayan,” ujar Kepala Kantor SAR Banda Aceh Budiono, Senin (26/8/2019).

Budiono mengatakan, jasad korban ditemukan oleh seorang nelayan yang lagi mencari ikan, Respi pada Minggu, (25/8/2019) sekitar pukul 14.14 WIB sejauh 6 mil dari lokasi awal tenggelam.

“Mendengar laporan warga, tim SAR langsung bergerak ke lokasi menggunakan rubber boat untuk mengevakuasi jenazah korban. Lalu, jenazah dibawa ke rumah sakit menggunakan ambulans yang siaga di posko,” lanjut dia.

Selain Antoni Marbun, ada satu korban lain bernama Bonano Yogi Napitupulu (22) asal Jayapura, Papua yang dilaporkan hilang terbawa arus. Namun, Bonano sebelumnya ditemukan dalam kondisi kritis, kemudian meninggal dunia dalam proses evakuasi ke rumah sakit.

Tim gabungan saat mengevakuasi korban, Bonano Yogi Napitupulu, ke Rumah Sakit Yulidin Awai Tapaktuan, Minggu (25/8/2019). (Foto: waspadaaceh.com)