Connect with us

Sumut

Puluhan Awak Mobil Tangki Ikuti Sosialisasi PT CAT

Published

on

Sosialisasi PT Cat (beritajatim.com)

Geosiar.com, Malang – Puluhan sopir atau Awak Mobil Tangki atau AMT turut serta mengikuti kegiatan yang bertemakan Pelatihan dan Gathering untuk meningkatkan pelayanan, keselamatan kerja, serta wawasan kebangsaan.

Kegiatan yang diikuti dengan kegembiraan itu digelar di tempat wisata Wendit, Desa Mangliawan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Minggu (25/8/2019).

Turut hadir dalam kegiatan yang diprakarsai oleh PT Cahaya Andhika Tamara (PT.CAT) ini jajaran Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Malang yang diwakili oleh Kepala Unit (Kanit) Dikyasa, Aiptu Mashuri, Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0818/Kabupaten Malang-Batu, Mayor Inf. Teguh Prastowo, BPJS, serta Said Supervisor Pertamina Patra Niaga Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Malang, Angga Rahmadi Wijaya.

Komisaris PT. CAT, Maria Reinelda menyampaikan, kegiatan pelatihan dan gathering ini bertujuan untuk memberikan pemahaman betapa pentingnya kebersamaan dan keselamatan, serta kedisiplin para driver dan kernet tangki BBM.

“Kegiatan ini diikuti kurang lebih 40 orang AMT. Mereka diberi pelatihan tentang tata cara berlalulintas yang baik, memahami akan bahaya yang ditimbulkan oleh BBM jika terjadi sesuatu, dan wawasan kebangsaan, serta hak AMT dalam mendapatkan jaminan kesehatan dan keselamatan dalam bekerja,” kata Maria, Minggu (25/8/2019).

Sementara Kepala Unit (Kanit) Dikyasa, Aiptu Mashuri menyebut, pihaknya mengingatkan bawak mobil tangki agar selalu berhati-hati dan selalu mentaati peraturan lalulintas dalam berkendara.

Kasdim 0818/Kabupaten Malang-Batu Mayor Inf. Teguh Prastowo menegaskan, agar para AMT selalu meningkatkan kedisiplinan dalam bekerja, karena dengan meningkatkan kedisiplinan merupakan salah satu bentuk implementasi dari wawasan kebangsaan yang mengutamakan persatuan dan kesatuan negara tercinta.

“Wawasan kebangsaan dapat meningkatkan persatuan dan kesatuan antar para sopir atau AMT tanpa harus melupakan jati diri bangsa,” tandas Mayor Teguh.

Sumut

Pemko Medan Terima Penghargaan WTN Kategori Lalulintas

Published

on

Jakarta, Geosiar.com – Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH didampingi Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan Iswar Lubis menerima penghargaan Piala Wahana Tata Nugraha (WTN) Tahun 2019 Kategori Lalu Lintas dari Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Republik Indonesia, Luhut Binsar Panjaitan diwakili Staff Ahli Menhub Bidang Ekonomi Kawasan dan Kemitraan Perhubungan Gede Pasek Suardika di Jakarta Convention Center Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat,  Minggu (15/9/2019).

Penghargaan Wahana Tata Nugraha adalah penghargaan yang diberikan Pemerintah Republik Indonesia kepada kota-kota dan provinsi yang mampu menata transportasi publik dengan baik.

Penghargaan WTN diberikan berdasarkan hasil penilaian terhadap kinerja penyelenggaraan sistem transportasi perkotaan dengan objek penilaian melalui 5 bidang yakni, bidang lalu lintas (20 persen), bidang angkutan umum (15 persen), bidang sarana transportasi darat (25 persen), bidang prasarana transportasi darat (15 persen), dan bidang umum (25 persen).

Usai menerima WTN, Wali Kota mengaku sangat bangga bisa kembali menerima penghargaan tersebut. Penghargaan itu selanjutnya didedikasikan kepada seluruh warga Kota Medan. Pasalnya, Wali Kota mengatakan keberhasilan ini merupakan atas dukungan dari seluruh masyarakat Kota Medan dan Forum Koordinasi Pemerintah Daerah (FKPD).

“Saya merasa bangga karena Kota Medan kembali meraih penghargaan WTN. Hal ini tidak terlepas atas bantuan Polrestabes Kota Medan melalui Satlantas yang telah bersinergi dengan Dinas Perhubungan dalam menata perlalu lintasan di Kota Medan, sehingga memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat pengguna jalan. Kita harapkankan kerjasama  yang sudah dibangun akan semakin dengan baik dan terus dipertahankan dan ditingkatkan lagi,“ kata Wali Kota.

Wali Kota selanjutnya mengingatkan kepada seluruh jajaran Dishub Kota Medan agar tidak merasa puas dengan penghargaan yang diterima ini. Justru dia berharap penghargaan ini semakin memotivasi untuk bekerja lebih baik lagi guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Ingat tujuan kita bekerja ini bukan untuk meraih penghargaan, tetapi  memberikan pelayanan sebaik-baiknya di bidang perlalulintasan sehingga memuaskan masyarakat!” pesannya.

Dijelaskan Wali Kota, penghargaan WTN ini diraih karena Kota Medan dinilai berkomitmen dalam merencanakan program tertib lalu lintas baik dari sisi lalu lintas (program ITS) sisi angkutan (buy the service) maupun sisi sarana dan prasaranya yang semakin membaik.

“Kita berharap program lalu lintas kita akan semakin baik dari sisi sarana, prasarana maupun yang lainnya. Sehingga Kota Medan bisa seperti kota yang di luar negeri yang memiliki sistem pertransportasian yang canggih,” harapnya. (lamru)

Continue Reading

Ekonomi

Pembangunan Pasar Rakyat Tiganderket, Warga Minta Aparat Penegak Hukum Turut Awasi

Published

on

Karo – Geosiar – Terkait Pembangunan Distribusi Pasar /Revitalisai Pasar Tiganderket kecamatan Tiganderket Kabupaten Karo yang dilaksanakan melalui Dinas Pasar dan Perdagangan Kabupaten Karo dan dinilai warga tidak lagi sesuai dengan harapan warga dan pedagang di Pasar Rakyat Tiganderket.

Setelah Pemda Karo melakukan kajian dan analisis serta menetapkan peruntukkan pengalokasikan dana dengan judul Pembangunan Sarana Distribusi Perdagangan/Revitalisasi Pasar Rakyat Tiganderket yang terketahui melaui papan informasi dengan isi tertulis didalam Pelang proyek berlogo Pemkab Karo.

Pelang berisi Nomor kontrak : 027.2/684/ppk/2019, tertnggal 28 juni 2019, dengan nilai kontrak Rp.1.517.700.628.00 (satu miliar limaratus tujuhbelas juta tujuhratus ribu enamratus duapuluh delapan rupiah) dan sebagai pelaksana kegiatan CV Gung Pantar dengan masa pekerjaan selama 150 hari kalender, dengan alamat kantor di jln veteran gang sempakata kabanjahe, Sumber Dana Alokasi Khusus (Dak) APBN Tahun Anggaran 2019.

Warga bermarga Bangun yang sedang berada dilokasi pembangunan pasar tersebut saat ditemui awak media menjelaskan ” kami sebenarnya senang losd ini dibangun, dengan harapan disetiap ada acara adat ataupun berdagang di pasar ini kami tidak lagi terkena air hujan dan kebanjiran, tapi itu mungkin hanya sebatas mimpi kami saja, sebab dahulunya juga kami minta agar dibangun baru dengan lantai keramik dengan alasan yang nantinya juga dapat kami pergunakan sebagai tempat pertemuan pertemuan adat dan terkait pertemuan yang diadakan oleh pemerintahan desa, ujarnya.

Lanjutnya lagi, sangat sayang bila kita lihat pekerjaan yang menghabiskan uang miliaran rupiah ini hanya terlihat melakukan pengecatan dan penggantian atap (seng) Losd serta menambal lantai lantai penyanggah tiang losd yang sudah lama berdiri, kami berharap agar Pemda Karo dapat mengumumkan terkait pekerjaan apa saja yang dikerjakan seharusnya dan kami sangat berharap juga agar pihak kepolisian dan pihak kejaksaan dapat turut mengawasi pembangunan Losd pasar rakyat tiganderket ini.

Niat pemborong itu kami lihat sudahlah miliki kepentingan tertentu dengan tidak mencantumkan dipapan informasi terkait kapan pembangunan pasar rakyat ini dimulai dan hingga kapan harus selesai dikerjakan, maka kami sangat yakin bila diawasi secara langsung oleh Aparat Penegak Hukum maka kami akan menerima hasil pekerjaan pembangunan pasar rakyat ini sesuai dengan yang sudah direncanakan dan kami percaya pemkab karo telah merencanakan pembangunan ini dengan sangat baik, ujarnya menutup pembicaraan.

Secara kebetulan awak media bertemu dan mempertanyakan langsung kepada kepala desa Tiganderket, Kemi Sembiring, namun sayang kades tersebut enggan berkomentar dan hanya mengatakan ” benar yang dikatakan warga saya tersebut dan untuk keterangan lainya silahkan pertanyakan kepada dinas terkait ujar kades singkat.

Menanggapi hal yang dikatan warga Tiga Nderket tersebut dilokasi yang sama, Soni husni Ginting mengatakan ” Tidak di temukannya pihak pengawas dari instansi terkait atau apapun sebutannya bisa menjadi permasalahan yang mendasar atas pekerjaan fisik losd desa Tiganderket ini dengan alasan bagaimana mungkin tukang yang bekerja bisa bekerja sesuai dengan isi kontrak kerja antara instansi terkait dengan pihak rekanan.

Amatan saya dilokasi pengerjaan losd ini melihat isi papan informasi proyek dengan judul kegiatan Pembangunan distribusi pasar /Revitalisai pasar rakyat sementara melihat secara fisik para pekerja melakukan pengerjaan bersifat rehab, mengapa saya katakan pengerjaan bersifat rehab, pertama tidak ada bangunan baru yang terlihat dibangun sesuai dengan judul kegiatan pembangunan distribusi pasar, kedua pekerjaan yang di lakukakan hanya penggantian seng pada bagian atap seng serta pondasi tetap menggunakan pondasi lama berbahan kayu.

Serta hanya dilakukan plaster bagian bagian dudukan tiang pondasi yang rusak karena faktor usia, dan satu hal yang paling penting bahwa instansi terkait maupun rekanan seharusnya mensosialisakan atau memberikan gambaran kepada masyarakat prihal apa aja yang akan di kerjakan di losd tersebut, ujar soni mengakhiri.

Selanjutnya awak media akan mencoba segera mempertanyakan secara langsung kepada dinas terkait./edy surbakti

Continue Reading

Sumut

Diselimuti Asap, PAC PP Marbau Bagi-bagi Masker pada Siswa

Published

on

Anggota PP Marbau membagikan masker kepada siswa yang baru pulang sekolah di salah satu sekolah, Jumat (13/9/2019) (antaranews)

Geosiar.com, Aekkanopan- PAC Pemuda Pancasila atau PP Marbau Labuhanbatu Utara bagi-bagi masker kepada para siswa di kecamatan itu, Jumat. Hal itu mengingat semakin pekatnya asap yang menyelimuti wilayah Labura.

Ketua PAC PP Marbau, Indra Sakti Dasopang kepada sejumlah awak media di lokasi menyebutkan, aksi itu dilakukan dalam rangka mengingatkan masyarakat, terutama generasi muda supaya waspada dan menjaga kesehatan.

“Kita menyadari kesehatan itu sangat penting. Jadi di saat asap menyelimuti daerah kita, kita mencoba berbuat sedikit bagi masyarakat, khususnya pelajar,” ungkap pria yang terpilih sebagai anggota DPRD Labura 2019-2024 itu.

Tambahnya, dirinya juga telah mengingatkan keluarganya supaya mulai mengenakan masker di saat cuaca seperti sekarang.

“Saya juga sudah mengingatkan istri agar memakai masker, bahkan walau dalam rumah,” ungkapnya.

Seperti diketahui, beberapa hari belakangan kabupaten dengan motto Basimpul Kuat Babontuk Elok tersebut terpapar asap dari provinsi tetangga. Bahkan kabupaten Asahan yang bersebelahan dengan Labura juga terpapar asap.

Continue Reading
Advertisement

BERITA NASIONAL

Advertisement

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com