Connect with us

Politik

Dishub Medan Targetkan PAD Rp 60 M Tahun 2020 dari Retribusi Parkir

Published

on

Medan, Geosiar.com – Dinas Perhubungan Kota Medan melakukan terobosan baru yang cukup signifikan untuk target peningkatan perolehan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi parkir tepi jalan umum di Tahun 2020. Jika Tahun 2019 PAD hanya 24 Miliyar, di Tahun 2020 ditargetkan Rp 60 Miliyar.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan Iswar Lubis (lubis) saat rapat pembahasan R APBD Pemko Medan Tahun 2020 di ruang komisi IV DPRD Medan, Sabtu (24/8/2019). Rapat dipimpin Sekretaris Komisi Ilhamsyah didampingi Ketua Komisi Abd Rani SH bersama Parlaungan Simangunsong, Maruli Tua Tarigan, Daniel Pinem dan Paul Mei Simanjuntak. Sedangkan dari Dinas Perhubungan dihadiri Kadis Iswar Lubis didampingi Kabid Suryono dan Ami. Turut hadir Sekwan DPRD Medan Abd Aziz beserta staf Komisi Gina Meisari, Zulfikar dan Pratama.

Disampaikan Iswar, keberanian pihaknya menetapkan target PAD dari retribusi parkir sebesar Rp 60 Miliar pada Tahun 2020 karena akan merubah sistem penerimaan retribusi. “Jika sebelumnya hanya sekedar target, namun untuk Tahun 2020 akan dirubah menjadi sistem kontrak dan lelang,” sebut Iswar.

Dijabarkan Iswar, dalam sistem kontrak dan lelang nantinya, para pemenang lelang diwajibkan membayar retribusi si depan. Sedangkan untuk regulasi sistem kontrak perlu diterbitkan Perwal. Adapun alasan Dishub merubah sistem penerimaan retribusi parkir untuk meminimalisir kebocoran.

Menanggapi pemaparan Kadishub, sejumlah dewan di komisi IV DPRD Medan mengapresiasi langkah peningkatan PAD. Selama ini dewan menilai PAD itu sangat minim dan disinyalir dinikmati oknum tertentu. “Mudah mudahan ke depan target dapat tercapai,” ujar Parlaungan Simangunsong.

Sedangkan anggota dewan lainnya Daniel Pinem dan Paul A Mei Simanjuntak menyampaikan apresiasi atas peningkatan jumlah target. Guna mencapai target diharapkan Dishub bekerja maksimal.

“Kita juga membutuhkan data pemegang SPT bagi pengamat parkir yang ada di Medan. Tentu dengan mengetahui data tersebut, kami akan lebih muda melakukan pengawasan dan mengetahui potensi parkir,” ujar Daniel yang juga diamini Paul Simanjuntak.

Pada kesempatan itu, Kadis Perhubungan Kota Medan Iswar menyebut, ada sekitar 1.500 juru parkir di kota Medan. Sedangkan seluruh juru parkir tidak merupakan pegawai Dishub melainkan masyarakat biasa. (lamru)

Advertisement