Connect with us

Politik

Jokowi Emoh MPR Jadi Lembaga Tertinggi

Published

on

Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka. (Foto: dokumen resmi Humas Istana Merdeka)

Geosiar.com, Jakarta — Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan penolakan terhadap wacana amendemen UUD 1945 yang menjadikan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) sebagai lembaga tertinggi negara.

Sebab, mantan Gubernur DKI Jakarta itu khawatir jika amendemen UUD 1945 berujung pada kembalinya presiden dan wakil presiden dipilih oleh MPR.

“Itu saling kait mengait. Kalau GBHN dikerjakan oleh MPR, artinya presiden mandataris MPR. Kalau presiden mandataris MPR, artinya presiden dipilih oleh MPR,” tutur Jokowi dalam acara Satu Meja di Kompas TV, Rabu (21/8/2019).

Oleh karena itu, Jokowi pun mengatakan bahwa dirinya bakal menjadi orang pertama yang menolak apabila presiden dipilih kembali oleh MPR. Ia menegaskan, presiden dan wakil presiden harus tetap dipilih langsung oleh rakyat.

“Karena saya adalah produk dari pilihan langsung oleh rakyat,” lanjut dia.

Dengan demikian, ia berharap agar wacana amendemen UUD 1945 tersebut perlu dikaji lebih dalam supaya tidak menimbulkan guncangan politik yang tidak diperlukan bagi Indonesia.

“Kajian mendalam sangat diperlukan karena sekarang tekanan ekonomi global, geopolitik global tidak menguntungkan, jangan sampai menambah masalah karena kita ingin memaksakan amendemen,” pungkas mantan Wali Kota Solo ini.

Kendati demikian, Jokowi setuju bila haluan negara (GBHN) dibangkitkan kembali sebab menurutnya hal itu mungkin memang diperlukan bagi bangsa ini. Hal yang membuat Sang Presiden khawatir terkait batasan pada amendemen UUD 1945 yang dilakukan oleh para politikus di Senayan.

“Apa tidak melebar ke mana-mana? Karena saya sudah bicara dengan partai, kok beda-beda,” pungkasnya.

Politik

Dampak Corona, Ortu Sulit Bayar Uang Sekolah, Pemerintah Diminta Kasih Solusi

Published

on

Medan, Geosiar.com – Pemerintah Kota (Pemko) Medan dan Pemerintah Propinsi Sumatera Utara (Pempropsu) kiranya dapat menyahuti keluhan orang tua siswa terkait beban pembayaran uang sekolah masa wabah Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Ditengah situasi ekonomi yang sulit saat ini kiranya para orang tua mendapat keringanan pembayaran biaya uang sekolah.

Hal itu disampaikan anggota DPRD Medan Siti Suciati (foto) kepada wartawan, Senin (30/3/2020) menyikapi situasi liburan sekolah karena Virus corona namun disatu sisi diwajibkan bayar uang sekolah. “Saya banyak mendapat keluhan dari masyarakat terkait kesulitan bayar uang sekolah sekaligus 3 bulan,” ujar Suciati.

Dikatakan Suciati, masalah itu diminta menjadi perhatian pemerintah. “Khusus sekolah swata, kalau uang sekolah sigratiskan tidak mungkin karena gaji guru memang dari siswa, sementara orang tua siswa kesulitan bayar. Tentu, sangat diharapkan solusi dari pemerintah,” ujar Siti Suciati asal politisi Gerindra itu.

Memang kata Siti Suciati yang duduk di Komisi III DPRD Medan membidangi perekonomian itu. Masalah pendidikan bukanlah bidang komisinya di DPRD Medan melainkan di Komisi II. Tetapi kata Suciati keluhan itu wajar disuarakan karena keluhan oarang tua siswayang diterimanya.

Ditambahkan Suciati, kalau untuk sekolah negeri tingkat SMA sederajat sangat dimungkinkan untuk tidak bayar uang komite. Karena para guru telah mendapat gaji dari pemerintah. “Itu pun tergantung kebijakan Pempropsu namun tetap mengedepankan membantu keringanan beban orang tua siswa,” harapnya.

Sedangkan untuk ringkat SMP N sederajat dan SDN, Suciati berharap jangan sampai ada kutipan dengan dalih apapun. “Untuk biaya hidup sehari hari saja warga Medan sudah kesulitan,” terangnya. (lamru)

Continue Reading

Politik

DPRD Medan Asal Partai Gerindra Bantu Alat Penyemprotan dan APD Cegah Corona

Published

on

Medan, Geosiar.com – Anggota DPRD Medan asal Politisi Gerindra Netty Yuniaty Siregar peduli pencegahan meluasnya perebakan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di kota Medan. Sebagai bentuk kepedulian itu, Senin (30/3/2020) Netty menyerahkan sejumlah bantuan alat penyemprotan dan disenfektan di daerah pemilihan III (dapil) Kec Medan Perjuangan.

Penyerahan bantuan berupa alat penyemprotan, obat disinfektan, sarung tangan, masker dan baju Alat Pelindung Diri (APD) diawali di kantor Lurah Didorame Timur Medan Perjuangan. Disana bantuan tersebut diterima Lurah Sidorame Timur Hermanto SE.

Selanjutnya Netty Siregar bergerak menuju Mesjid Al Iklas di Kelurahan Sidorame Barat I. Sejumlah alat pembasmi wabah virus corona diterima Nazir Mesjid Syamsul Bahri.

Dilokasi mesjid, langsung dilakukan penyemprotan disinfektan yang disaksikan Netty Siregar. “Semoga bermanfaat dan warga dapat nyaman menjalankan ibadan,” ujar Netty.

Masih untuk memberikan bantuan, kemudian Netty Siregar yang saat ini duduk di Komisi III DPRD Medan bergerak menuju kantor Lurah Sei Kera Hilir II Kec Medan Perjuangan. Disana bantuan diterima Lurah Sei Kera Hilir II Musonnip Rangkuti.

Usai penyerahan bantuan dibeberapa tempat, Netty Yuniaty Siregar menyampaikan kiranya bantuan tersebut dimanfaatkan dengan baik. “Dengan rutinnya melakukan penyemprotan disinfektan diyakini sangat bermanfaat memutus mata rantai wabah virus corona,” sebut Netty.

Ditambahkan Netty, kiranya bantuan yang sama untuk membasmi virus corona datang dari pihak ketiga dan sesama anggota dewan. “Selain Pemko Medan, kita harapkan semua pihak dapat peduli pencegahan wabah virus corona,” harap Netty.

Sementara itu, Lurah Sidorame Timur Kec Medan Perjuangan, Hermanto SE menyampaikan terkait perkembangan wabah virus corona. Kelurahannya yang memiliki 15 Lingkungan, saat ini warganya 5 orang dalam status Orang Dalam Pantauan (ODP). Sedangkan untuk Kecamatan Medan Perjuangan sebanyak 35 orang dan 2 orang sebagai Pasien Dalam Pantauan (PDP). (lamru)

Continue Reading

Politik

Jalani Pemeriksaan, SBY dan Syarif Hasan Dinyatakan Negatif Virus Corona

Published

on

Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)

Geosiar.com, Jakarta – Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY sudah menjalani tes virus Corona. Hasil tes pemeriksaan menyatakan SBY negatif Corona.

“Alhamdulillhah, hasil Swab test Corona Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Presiden ke-6 RI negatif. Semoga Pak SBY selalu diberi kesehatan, juga buat kita semua terutama yang hadir di Kongres V Partai Demokrat 15 Maret 2020. Para Netizen kami doakan sehat selalu,” tulis kader Partai Demokrat, Andi Arief melalui akun Twitternya, @AndiArief_ pada Minggu (29/3/2020).

Andi juga mengumumkan hasil tes Syarifuddin Hasan, Wakil Ketua MPR yang juga memimpin sidang Kongres Partai Demokrat V. Hasil pemeriksaan juga sedana dengan SBY, yakni Syarif Hasan dinyatakan negatif Covid-19.

“Untuk diketahui Pak Syarif Hasan berada bersama Ibu Cellica pimpinan sidang. Mudah-mudahan Ibu Cellica juga segera diberi kesembuhan,” tuturnya.

Sebelumnya beredar kabar pemeriksaan tes Corona SBY dan sejumlah pengurus Partai Demokrat muncul usai salah satu kadernya, Cellica Nurrachdiana dinyatakan positif terinfeksi virus corona.

Cellica yang merupakan Bupati Karawang sempat menghadiri dan mengikuti rapat saat Kongres V Partai Demokrat, 15 Maret 2020 lalu.

Continue Reading
Advertisement

BERITA NASIONAL

Advertisement

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com