Connect with us

Nasional

Terkait Kasus Korupsi E-KTP, KPK Panggil 2 Anggota DPR

Published

on

Juru bicara KPK, Febri Diansyah

Geosiar.com, Jakarta – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil dua anggota DPR sebagai saksi kasus dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP.

Kedua anggtoa DPR tersebut yakni anggota DPR F-Demokrat, Khatibul Umam Wiranu dan anggota DPR F-PAN, Teguh Juwarno. Keduanya akan diperiksa untuk tersangka Direktur Utama PT Sandipala Arthaputra, Paulus Tannos.

“Kita periksa sebagai saksi untuk tersangka Paulus Tannos,” ungkap juru bicara KPK, Febri Diansyah, saat dihubungi, Rabu (21/8/2019).

KPK juga turut memanggil tiga saksi lainnya dalam pemeriksaan ini, yaitu eks anggota Banggar DPR Wa Ode Nurhayati, Komisaris utama PT BPR Kencana Junaidi dan notaris Amelia Kasih.

Mengenai perkara ini, Paulus Tannos ditetapkan sebagai tersangka usai KPK mengembangkan perkara e-KTP. Paulus menjadi tersangka bersama dengan eks anggota DPR, Miryam S Haryani, Ketua Tim Teknis e-KTP, Husni Fahmi, dan eks Dirut Perum PNRI, Isnu Edhi Wijaya.

Keempat tokoh tersebut diduga terlibat dalam proyek yang merugikan negara sebesar Rp2,6 triliun itu.

Perbuatan keempat orang tersebut diduga melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 UU Pemberantasan Tipikor jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 jo Pasal 64 ayat (1) KUHP.