Connect with us

Dunia

Pakistan Seret Sengketa Kashmir ke Mahkamah Internasional

Published

on

Konflik di Kashmir membuat pelajar turun ke jalan untuk berunjuk rasa. (Foto: greaterkashmir.com)

Geosiar.com, Pakistan – Pemerintah Pakistan memastikan bakal menyeret sengketa perebutan wilayah Kashmir ke Mahkamah Internasional. Keputusan ini disampaikan karena perseteruan semakin memanas usai India bersikeras untuk mencabut status otonomi di wilayah itu.

“Kami telah memutuskan untuk membawa masalah Kashmir ke Mahkamah Internasional. Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan seluruh aspek hukum,” ujar Menteri Luar Negeri Pakistan, Shah Mehmood Qureshi, seperti dilansir dari Reuters, Rabu (21/8/2019).

Selain itu, Qureshi mengatakan bahwa Pakistan juga akan mengadukan dugaan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) yang telah dilakukan oleh India terhadap warga Muslim Kashmir. Kendati demikian, biasanya keputusan Mahkamah Internasional hanya bersifat imbauan dan tak ada sanksi tegas.

Seperti diketahui, kedua negara bertetangga ini sering mengalami konflik di Kashmir, sebab wilayah ini terbagi menjadi dua kepemilikan yakni India dan Pakistan yang tentunya punya gaya pemerintahan berbeda.

Menurut sejarah, dua negara ini tercatat pernah berperang sebanyak dua kali demi untuk memperebutkan wilayah Kashmir seutuhnya. Mereka berperang pada tahun 1947 dan 1999.

Namun, perseteruan ini semakin memanas kala sekitar 4.000 pemimpin politik, aktivis dan perwakilan masyarakat sipil di Kashmir telah ditangkap dan dijadikan tahanan rumah.

Selain itu, India juga telah memutus hubungan perdagangan dan transportasi dengan Pakistan. Sementara itu, Pakistan dilaporkan telah mengusir duta besar India dari negaranya.