Connect with us

Nasional

MA Rilis Aplikasi Persidangan Online ‘e-Litigasi’

Published

on

Ketua Mahkamah Agung (MA) Muhammad Hatta Ali resmi meluncurkan aplikasi e-Litigasi di Balairung Mahkamah Agung, Senin (19/08/2019). (Foto: dok. Mahkamah Agung)

Geosiar.com, Jakarta – Mahkamah Agung (MA) meluncurkan aplikasi e-Litigasi dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) MA ke-74 yang jatuh pada hari ini, Senin (19/8/2019).

Secara simbolik, aplikasi ini diresmikan secara langsung oleh Ketua Mahkamah Agung (MA) Muhammad Hatta Ali di di Balairung Mahkamah Agung, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat. Ia mengatakan, e-Litigasi dirancang untuk implementasi sistem peradilan secara elektronik.

“Pimpinan Mahkamah Agung telah menyetujui rancangan Peraturan MA yang telah diundangkan sebagai Peraturan Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2019 tentang Administrasi Perkara dan Persidangan secara Elektronik yang mulai pada hari ini tanggal 19 Agustus 2019,” ujar Muhammad Hatta Ali, Senin (19/8/2019).

Adapun peluncuran e-litigasi ini, kata Hatta Ali, merupakan sebagai kelanjutan dari aplikasi “e-court” yang sebelumnya sudah diluncurkan untuk memfasilitasi pelayanan perkara perdata, perdata agama, tata usaha militer, dan tata usaha negara.

Perbedaan antara kedua aplikasi ini sangat nyata, di mana e-court hanya sebatas melayani administrasi perkara, sementara e-litigasi dirancang untuk pelayanan administrasi perkara hingga persidangan.

“e-litigasi dapat digunakan oleh berbagai elemen yang beperkara, mulai dari advokat hingga jaksa,” tambah Hatta Ali.

Dengan diluncurkannya e-Litigasi ini, Hatta Ali berharap bisa menekan waktu dan biaya pelaksanaan proses administrasi hingga persidangan di pengadilan, sehingga menjadi lebih efektif dan efisien.

“Kepraktisan dalam e-litigasi menjadikan peradilan lebih sederhana. Pihak yang beperkara juga tidak perlu berlama-lama antre menunggu persidangan yang selama ini dikeluhkan sehingga proses persidangan juga menjadi lebih cepat,” pungkas Hatta Ali.

Dalam penggunaannya, aplikasi e-Litigasi akan melayani mulai dari pendaftaran perkara, pembayaran biaya perkara dan biaya pemanggilan, hingga mekanisme pertukaran dokumen, seperti jawab-jinawab, pembuktian dan penyemaian putusan secara elektronik.