Connect with us

Daerah

Bukan 3, Tapi 4 Polisi Terbakar Saat Kawal Demo Mahasiswa

Published

on

Polisi terbakar hidup-hidup saat kawal demonstrasi mahasiswa di Cianjur, Jawa Barat, Kamis (15/8/2019). (Foto: YouTube/po han)

Geosiar.com, Cianjur – Sejumlah anggota polisi terbakar ketika mengamankan aksi unjuk rasa mahasiswa di depan Pendopo Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Kamis (15/8/2019).

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Komisaris Besar Trunoyudo Wisnu Andiko, mengklarifikasi jumlah anggota Polres Cianjur yang terbakar jadi empat orang dari sebelumnya dilaporkan sebanyak tiga orang.

“Setelah dicek ada empat anggota yang terluka. Semua karena luka bakar,” kata Trunoyudo Wisnu Andiko lewat pesan singkat, Jumat (16/8/2019).

Adapun keempat anggota polisi tersebut yakni Aiptu Erwin Yudha, Bripda Yudi Muslim, Bripda FA Simbolon, dan Bripda Anif.

Trunoyudo menyebut, keempat polisi itu sempat dirawat di RSUD Cianjur. Namun Aiptu Erwin menderita luka bakar cukup parah, sehingga dirujuk ke Rumah Sakit Kramat Jati Polri.

“Untuk Bripda Yudi Muslim dan Bripda FA Simbolon ke RS Hasan Sadikin Bandung dan Bripda Anif ke RS Polri Sartika Asih. Sementara itu, kondisi Aiptu Erwin Yudha hingga kini masih kritis.” jelas mantan Kapolres Purwakarta itu.

Insiden ini berawal saat seorang peserta aksi membawa ban bekas yang hendak dibakar di tengah aksi, tapi rencana itu berhasil digagalkan anggota kepolisian yang melakukan pengawalan.

Kemudian, para demonstran kembali meluapkan aksinya dengan membakar kardus bekas air mineral. Beberapa personel kepolisian berusaha untuk memadamkan api, namun tiba-tiba dari arah kerumunan massa ada yang melempar sebuah botol air minum yang diduga berisi bensin. Akibatnya, api langsung menyambar petugas.

Trunoyudo mengatakan, bahan bakar itu mengenai tubuh Aiptu Erwin. Dua anggota kepolisian yang mencoba memadamkan api tersebut juga sempat terbakar, Bripda Yudi Muslim dan Bripda F.A. Simbolon.

“Keduanya menjadi korban luka bakar karena ketika ingin menyelamatkan rekannya tersebut, keduanya turut serta jadi korban luka bakar,” pungkas Trunoyudo.