Connect with us

Politik

Hasyim SE Selangkah lagi Menjabat Ketua DPRD Medan, AP Luat Siahaan: “Hasyim itu Loyal dan Peduli”

Published

on

Medan, Geosiar.com – Pasca KPU Medan telah menetapkan P DIP sebagai partai pemenang suara terbanyak pada Pileg April 2019 lalu pada rapat pleno, Rabu (14/8/2019). Maka dipastikan anggota DPRD asal partai PDI P mendapat jatah kursi jabatan Ketua DPRD Medan masa jabatan 2019-2024.

Dengan perolehan suara terbanyak yakni 217.200 suara, partai berlambang Banteng moncong putih itu berhasil memperoleh 10 kursi dari 50 kursi di DPRD Medan. Tentu, ke 10 anggota dewan tersebut berpeluang merebut kursi Ketua DPRD Medan.

Namun, dari hasil penetapan KPU, dari ke 10 anggota dewan itu, Hasyim SE (foto) meperoleh suara pribadi cukup signifikan yakni 16.376 suara di daerah pemilihan IV Kota Medan. Hasyim berhasil mengungguli teman temannya disusul Drs Daniel Pinem yakni 11.710 suara sebagai urutan ke dua.

Ketika Hasyim SE ditanya wartawan, usai penetapan KPU, Rabu (14/8/2019), terkait peluang Dirinya menjabat Ketua DPRD Medan, Hasyim mengaku tetap menunggu keputusan dari pimpinan DPP PDI P di Jakarta. “Sebagai kader PDI P, Saya harus siap mengemban amanah dan tetap loyal keputusan apa pun dari Partai,” ujar Hasyim.

Memang harus diakui kemampuan Hasyim SE, selama menjabat Ketua DPC PDI P Kota Medan dua periode sejak Tahun 2015, PDIP tetap sebagai partai pemenang. Begitu juga soal pengalaman di partai yakni kader PDI P sejak Tahun 2000. Bahkan, dua kali Pileg terbukti sebagai Caleg memperoleh suara terbanyak.

Tentu, dari beberapa kriteria atau syarat tertera diatas posisi Hasyim yang saat ini menjabat Ketua DPC PDI Perjuangan dinilai cukup pantas menduduki Ketua DPRD Medan periode 2019-2024. Hasyim mengaku tetap berkeyakinan kepada pengurus DPP PDI P, semua keputusan adalah demi kejayaan PDI P dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Medan.

Diakuinya, pekan lalu jajaran pengurus DPC Kota Medan sudah menggodok dan mengusulkan 3 orang nama calon Ketua DPRD Medan ke DPD PDI Sumut dan diteruskan ke DPP PDI P Jakarta. Adapun nama tersebut yakni Hasyim SE, Drs Danel Pinem (Sekretaris Fraksi) dan Roby Barus (Sekretaris DPC PDI P) dan saat ini sudah ditangan pengurus pusat.

“Kita menunggu hasil keputusan DPP, mungkin begitu pelantikan anggota DPRD Medan, keputusan sudah turun, karena terkait percepatan kinerja di DPRD Medan,” papar Hasyim.

Hasyim Dinilai Paling Tepat

Sementara itu, penilaian terhadap keunggulan Hasyim untuk menjabat Ketua DPRD Medan mendapat respon dari Wakil Ketua PAC PDI P Medan Kota AP Luat Siahaan, menurutnya sosok Hasyim merupakan kader terbaik di PDIP, taat dan loyal kepada Partai bahkan selalu memiliki visioner memajukan Partai.

Hasyim juga dinilai sudah terbukti peduli terhadap penderitaan warga miskin sekaligus mengayomi dan mengatasi keluhan rakyat. “Peduli terhadap peningkatan kesejahteraan pedagang serta memiliki rasa nasionalisme yang tinggi. (lamru)

Advertisement

Politik

PAN Buka Penjaringan Balon Walikota Medan Periode 2020-2024

Published

on

Medan, Geosiar.com – DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Medan secara resmi membuka penjaringan bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Medan untuk Pemilihan Walikota (Pilwalkot) Medan periode 2020-2024.

“Penjaringan dibuka secara resmi mulai, Senin (16/12/2019) hingga sepekan kedepan,” sebut Ketua DPD PAN Kota Medan, HT Bahrumsyah, SH MH, didampingi Sekretaris, Agam S Ginting, SE ketika menyerahkan Surat Keputusan (SK) Tim Penjaringan Balon Walikota dan Wakil Walikota di Rumah DPD PAN Kota Medan, Jalan Bilal Ujung No. 161 Medan, Jumat (13/12/2019).

Dalam proses penjaringan nantinya, sebut Bahrumsyah, tidak ada mahar politik bagi para kandidat yang ingin mendaftarkan diri ke PAN. “Silahkan mendaftar, PAN terbuka bagi siapa saja yang ingin maju dan bertarung dalam Pilkada Kota Medan,” katanya.

Bahrumsyah berharap, Tim Penjaringan dapat melaksanakan proses penjaringan berdasarkan peraturan organisasi.

Sementara Ketua Tim Penjaringan, Misnan Manurung, SH MH, didampingi Sekretaris Andriko Lubis, SE MSi mengatakan, selama sepekan pihaknya membuka seluas-luasnya bagi siapa saja yang memiliki kapabelitas dan kapasitas untuk menjadi orang nomor 1 di Kota Medan. “Baik kader maupun non kader terbuka untk mendaftarkan diri ke PAN. Yang jelas, yang mendaftar yang akan kita usung,” ujarnya.

Usai proses pendaftaran, sebut Misnan, selanjutnya pihaknya akan melakukan pemaparan visi dan misi para kandidat, untuk kemudian digodok hingga nantinya muncul kandidat yang ditetapkan dan diusung partai dalam Pilkada 2020.

Disisi lain, Bahrumsyah, menambahkan tidak tertutup kemungkinan PAN akan mengusung kader sendiri dalam Pilkada Medan 2020 mendatang. “Di kita, kader itu ada 3 bagian, yakni kader, anggota dan simpatisan,” katanya.

Disinggung kader sendiri yang berpotensi diusung, Bahrumsyah, menyebutkan kemungkinan ada 3 calon. “Saya (Bahrumsyah, red), itupun kalau direstui partai, kemudian M. Faisal dan Sari Sondah Batubara. M. Faisal itu kalangan milenial, sementara Sari Sondah Batubara merupakan Ketua Wanita Amanat Nasional,” paparnya.

Bahrumsyah tidak menampik pihaknya berkomitmen ingin mengusung kader sendiri dalam Pilkada Medan 2020.

“Kita harus menggandeng partai lain agar bisa mengusung. Kita punya 6 kursi di DPRD dan tinggal mencari 4 lagi agar bisa mengusung sendiri,” ujarnya.

Melihat situasi saat ini, tambah Bahrumsyah, memungkinkan munculnya calon alternatif untuk diusung dalam Pilkada Medan 2020 mendatang.

“Kita sudah diskusi dengan PKS. Kita juga nanti akan diskusi dengan Golkar, NasDem dan Demokrat. Yang jelas, kita tetap membangun komunikasi dengan partai lain untuk memunculkan calon. Jika banyak calon, tentunya akan banyak pilihan dalam Pilkada nantinya dari berbagai latar belakang. Pastinya, PAN akan memberikan kejutan dalam Pilkada kali ini,” ungkapnya. (lamru)

Continue Reading

Politik

SBY Restui Soekarwo Jadi Wantimpres

Published

on

Ketua DPD Partai Demokrat Soekarwo dan Ketua Umum Susilo Bambang Yudhoyono dalam pembukaan Rakerda DPD Jatim di Tulungagung, 25 Februari 2018. (Foto: Antara)

Geosiar.com, Jakarta – Ketua Umum Parta Demokrat disebut merestui Soekarwo (Pakde Karwo) untuk melepas jabatan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Jawa Timur dengan melanjutkan karir sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) periode 2019-2024.

“Pakde Karwo kader utama Partai Demokrat. Mendapat tugas panggilan oleh negara. Karena aturan tidak boleh merangkap antara partai dan wantimpres, maka ketum memperbolehkan kader terbaik itu melepas posisi sebagai salah satu pimpinan demokrat di daerah,” tutur Wakil Sekjen Partai Demokrat Andi Arief kepada wartawan, Sabtu (14/12/2019).

Andi mengaku bahwa Soekarwo sudah menyampaikan surat pengunduran dirinya dari jabatan Ketua DPD Demokrat Jawa Timur. Namun, ia enggan menjawab apakah Soekarwo masih berstatus sebagai kader Demokrat.

“(Pakde Karwo) mengundurkan diri dari Ketua DPD (PD) Jatim. Status kader itu tergantung keinginan pribadi, melekat tapi juga nggak bisa dipaksakan. Yang jelas Pakde bukan lagi Ketua DPD Jatim dan bukan Majelis Tinggi Partai,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Andi mengucapkan selamat kepada Soekarwo atas terpilihnya menjadi Wantimpres dan berharap bisa menjalankan tugas dengan baik dalam memberi pertimbangan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Kami berharap Pak De Karwo bisa berkerja dengan baik dalam memberi pertimbangan pada Pak Jokowi (Joko Widodo).” pungkasnya.

Seperti diketahui, Presiden Jokowi resmi melantik sembilan anggota Wantimpres periode 2019-2024. Kesembilan orang itu adalah Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto, Politikus senior Partai Golkar Agung Laksono, Mantan Gubernur Jawa Timur sekaligus mantan Ketua DPD Demokrat Jawa Timur Soekarwo.

Kemudian, Politikus senior PDIP Sidarto Danusubroto, Pemilik Grup Mayapada Dato Sri Tahir, Komisaris Utama PT Mustika Ratu Tbk, Putri Kus Wisnu Wardani, Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Maulana Al-Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya alias Habib Luthfi, Poltikus senior PPP Mardiono, dan pendiri Medco Group Arifin Panigoro.

Continue Reading

Politik

Gibran Tiru Gaya Jokowi untuk Menangkan Pilwalkot Solo

Published

on

Gibran Rakabuming Raka saat blusukan usai mendaftar resmi di Kantor DPD PDI-P Jawa Tengah. [Foto: Kumparan/Agung Santoso]

Geosiar.com, Solo – Gibran Rakabuming Raka mengaku mengikuti gaya bapaknya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar bisa memenangkan Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Solo 2020. Gibran yang maju via DPD PDIP mengaku akan melakukan strategi blusukan.

“Strateginya cuma satu, blusukan. Cuma satu itu tok, jenengan kalau ada layatan, kalau ada saudaranya yang mau nikah nyari saksi nikah, enggak apa-apa ngundang saya,” ujar suami Selvi Ananda ini, seperti dikutip dari Kumparan, Sabtu (14/12/2019).

Kendati demikian, Gibran meminta agar relawan tidak perlu memasang spanduk, baliho atau segala macam media promosi luar ruang dengan memajang foto dan namanya. Sebab. tanpa semua itu, dia yakin sudah memiliki popularitas yang cukup baik.

“Popularitas saya sudah 90 persen kok, yang perlu itu turun ke masyarakat, blusukan,” imbuhnya.

Seperti diketahui, Gibran Rakabuming Raka telah resmi mendaftar sebagai calon wali Kota Solo pada ajang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 melalui kantor DPD PDI-P Jawa Tengah pada Kamis (12/12/2019) siang.

Continue Reading
Advertisement

BERITA NASIONAL

Advertisement

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com