Connect with us

Politik

PAN Usul Pimpinan MPR Jadi 10, Gerindra: Layak Dipertimbangkan

Published

on

Ilustrasi Gedung Majelis Permusyawaratan Rakyat.

Geosiar.com, Jakarta – Partai Amanat Nasional (PAN) mengusulkan agar pimpinan MPR ditambah menjadi 10 orang dari semula 5 orang guna meredakan perebutan kursi jabatan tersebut.

Usulan ini disampaikan Wasekjen PAN Saleh Partaonan Daulay menanggapi pernyataan PDIP yang membuka peluang membuat paket pimpinan MPR bersama mantan partai koalisi Prabowo Subianto dengan syarat mendukung amendemen terbatas UUD 1945.

“Awal periode ini kan pimpinan MPR 5 orang. Setelah beberapa saat, diubah menjadi 8 orang. Tentu sangat baik jika pimpinan yang akan datang disempurnakan menjadi 10 orang dengan rincian 9 mewakili fraksi-fraksi dan 1 mewakili kelompok DPD. Soal siapa ketuanya, bisa dimusyawarahkan untuk mencapai mufakat,” tutur Saleh Partaonan Daulay kepada awak media, Minggu (11/8/2019).

Mendengar usulan itu, Ketua DPP Gerindra Ahmad Riza Patria mengatakan pihaknya pasti mendukung bila ada penambahan pimpinan MPR menjadi 10 orang. Ia menilai usulan itu merupakan suatu yang baik sebab sebagai lembaga pemusyawaratan rakyat memang selayaknya memiliki banyak perwakilan dari rakyat.

“Saya kira usulan itu bisa dipahami, bisa dimengerti usulan yang cukup baik. Karena MPR itu memang lembaga tinggi negara, lembaga permusyawaratan yang namanya permusyawaratan itu mengedepankan musyawarah. Permusyaratan itu harus ada perwakilan-perwakilan dari berbagai elemen masyarakat apalagi ditambah ini lembaga permusyawaratan perwakilan rakyat, MPR,” ujar Ahmad Riza Patria kepada awak media, Senin (12/8/2019).

Riza menyebutkan perwakilan rakyat yang tepat untuk menjadi pimpinan MPR berasal dari partai politik, elemen ormas, dan DPD RI. Sebab, ia menilai komponen tersebut bisa semakin mengakomodasi suara rakyat.

“Namanya majelis permusyawaratan itu harus sebanyak mungkin mewaklli kompenen masyarakat. Itu yang diwakili oleh parpol yang ada dan DPD RI. Saya kira usul yang bagus sehingga partai-partai yang ada diwakili pimpinannya, yang 9 itu dan ditambah DPD. Saya kira usulan bagus perlu dipertimbangkan,” tambahnya.

Menurut Riza, semakin banyak pimpinan MPR maka akan semakin mempermudah dalam menyelesaikan tugas-tugas yang membludak di MPR. Oleh karena itu, Gerindra mengatakan usulan itu layak untuk dipertimbangkan.

“Gerindra tidak keberatan dengan usulan tersebut bisa dipahami dan bisa dimengerti usulan itu, usulan baik yang bisa mengakomodir semua kepentingan masyarakat kepentingan masyarakat. Kan tugas yang banyak bisa dibagi habis dengan pimpinan yang ada,” tandasnya.