Connect with us

Nasional

Sah! Jokowi Telah Tanda Tangan Aturan Mobil Listrik

Published

on

Presiden Joko Widodo melihat-lihat mobil listrik Ezzy II karya ITS (otomotifnet.gridoto.com)

Geosiar.com, Jakarta – Presiden Joko Widodo atau Jokowi akhirnya resmi menandatangani peraturan presiden soal mobil listrik. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Jokowi setelah meresmikan Gedung Sekretariat ASEAN, di Jakarta, Kamis (8/8/2019).

“Sudah, sudah saya tanda tangan senin pagi,” katanya.

Jokowi ingin aturan yang telah dirancang dapat mendorong industri otomotif bergerak ke arah yang lebih ramah lingkungan. Mobil listrik menjadi salah satu dorongan yang diharapkan bisa mewujudkan visi.

Akan tetapi dirinya mengatakan hal tersebut memerlukan waktu karena perkara membangun sebuah industri yang baru bukanlah sesuatu yang dapat diraih dengan jangka waktu cepat.

“Membangun sebuah industri seperti ini tidak mungkin satu atau dua tahun, pasti juga akan melihat pasar. Melihat pembeli. Apakah membuatnya bisa, yang beli ada? Karena 40% harganya lebih mahal dari mobil biasa,” tandasnya.

Salah satu komponen industri mobil listrik yang ingin dibangun di Indonesia adalah produksi baterai. Diproduksinya baterai untuk mobil listrik di dalam negeri diharapkan mampu menekan biaya pembuatan mobil ramah lingkungan ini.

“Kita tahu 60% mobil listrik itu kuncinya ada di baterainya. Dan bahan untuk buat baterai dan lain-lain ada di negara kita. Sehingga strategi bisnis negara ini bisa kita rancang agar kita bisa mendahului membangun mobil listrik yang murah, kompetitif karena bahan-bahan ada di sini,” tutup Jokowi.