Connect with us

Sumut

Ekspansi Jaringan Baru 4G Plus Indosat Ooredoo Meluas di Tanjung Tiram Batu Bara

Published

on

Ekspansi Jaringan Baru 4G Plus Indosat Ooredoo Meluas di Tanjung Tiram Batu Bara

Geosiar.com, Tebing Tinggi – Indosat Ooredoo terus membuktikan komitmennya guna meningkatkan kualitas jaringan dan pelayanan dalam mendukung kegiatan digital di wilayah Area Kisaran Tebing Tinggi dengan menambah dan memodernisasi semua jaringan ke jaringan 4G Plus.

Perluasan jaringan 4G Plus di wilayah Sales Area Kisaran Tebing Tinggi  ini menjadi kelanjutan dari ekspansi yang dilakukan oleh Indosat Ooredoo untuk pemerataan jaringan 4G Plus di Sumatera.

Jaringan baru Indosat Ooredoo terdiri dari sites untuk jaringan 4G Plus baru dan sites untuk jaringan 3G yang dimodernisasi menjadi jaringan 4G Plus. Penambahan dan perluasan jaringan baru 4G Plus di wilayah Sales Area Kisaran Tebing Tinggi  memiliki keunggulan dikecepatan dan stabilitas jaringan, sehingga pelanggan dapat menikmati internetan lebih cepat, lebih stabil, dan jaringan yang terbaik.

Sales Area Manager Indosat Ooredoo Kisaran Tebing Tinggi, Nazwir Episka Lubis mengatakan, “Kami mengerti masyarakat Kisaran Tebing Tinggi saat ini senang mengobrol lewat video call dan menonton video online dari smartphone mereka, namun tidak suka jika jaringan lambat dan harus menunggu buffering video. Oleh karena itu kami mempercepat pengembangan dan perluasan jaringan baru 4G Plus ini di Kisaran Tebing Tinggi meliputi beberapa kabupaten/kotamadya, sehingga kecepatan internet dari jaringan 4G Plus Indosat Ooredoo dapat dirasakan oleh seluruh pelanggan.”

Masyarakat wilayah Tanjung Tiram, Batu Bara saat ini sudah dapat menikmati dan merasakan langsung hasil dari perluasan jaringan 4G Plus ketika beraktivitas di sosial media, main game online, video call maupun grup video call, streaming film, hingga nonton YouTube tanpa buffering. Serta lebih mudah saat melakukan download atau upload photo serta video sehari-hari.

Meningkatnya pengguna internet di Kisaran Tebing Tinggi membuat aktivitas digital dan popularitas tren konten berbasis video meningkat. Tren berbasis video ini dapat banyak membantu pengguna dalam kehidupan sehari-hari. Seperti contohnya dengan video call, masyarakat kini mempunyai cara baru untuk menghabiskan waktu bersama meskipun mereka tidak benar-benar bersama.

YouTube kemudian juga dapat membantu masyarakat mempelajari banyak hal baru dengan menonton video tutorial, cara memasak, tips fashion & kecantikan, otomotif, hingga melihat video klip musik. Semua aktivitas digital ini dapat mudah terwujud dengan didukung oleh jaringan terbaru 4G Plus dan Paket Internet dari IM3 Ooredoo yang memberikan pengalaman internetan terbaik serta cara baru untuk mendukung aktivitas digital bagi masyarakat di wilayah Kisaran Tebing Tinggi.

Informasi untuk pelanggan dapat berlangganan Paket Unlimited melalui *123# dari smartphone mereka.

Untuk informasi lebih lanjut tentang IM3 Ooredoo, pelanggan dapat mengakses informasi melalui website www.im3ooredoo.com, tekan *123# atau download aplikasi MyIM3 dari smartphone.

Sumut

Polsek Medan Baru Ungkap Kasus Pembunuhan Wanita di Kos Jalan Punak

Published

on

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto mengungkap keberhasilan Polsek Medan Baru soal kasus pembunuhan di Jalan Punak Medan, Senin (9/12/2019)

Geosiar.com, Medan – Tim Pegasus Polsek Medan Baru sukses mengungkap kasus pembunuhan Rubiah alias Bian (17) yang ditemukan tewas bersimbah darah di kamar kos nya di Jalan Punak, Kelurahan Sei Putih Timur I, Medan Petisah pada Rabu (4/12/2019) lalu.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto mengatakan bahwa pelaku tidak berkutik saat dibekuk dan diberikan tindakan tegas oleh petugas Polsek Medan Baru.

“Menyesal pelaku,” ucap Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto, kepada awak media di Mapolsek Medan Baru Senin (9/12/2019).

Tersangka juga mengakui antara korban dan tersangka ini memiliki hubungan asmara. Tersangka telah mempunyai istri dan dua orang anak. Sedangkan korban merupakan seorang janda dengan satu anak.

Selain tersangka, petugas menyita barang bukti satu buah pisau cutter, pecahan kaca nako, baju korban dan 1 unit HP.

Kombes Dadang menjelaskan bahwa tersangka membunuh korban lantaran cemburu dengan kekasihnya tersebut. “Jadi motifnya tersangka cemburu yang diduga korban memiliki pria lain.”

Atas penangkapan tersangka, Kombes Dadang mengaku salut lantaran timnya berhasil mengungkap kasus pembunuhan sadis tersebut, ia menyebut sudah pantas diberikan penghargaan. Apalagi Polsek Medan Baru mampu menjaga suasana tetap kondusif di masyarakat.

Begitu pula mampu melakukannya penyelidikan dan memeriksa sejumlah saksi dan berhasil memburu tersangka yang bersembunyi di Kota Gunung Tua, Kabupaten Padang Lawas (Palas).

Sementara keluarga Korban yang melihat pelaku diamankan di Polsek Medan Baru juga mengaku bangga melihat polisi berhasil menangkap pelaku yang melakukan pembunuhan kepada adiknya.

“Kalau bisa pelaku yang sudah menghilangkan nyawa adik saya diberikan hukuman seberat-beratnya,” ungkap Kemala Dewi (29) warga Jalan Pinang Baris, Kecamatan Medan Sunggal.

Atas perbuatan yang dilakukan pelaku itu melanggar Pasal 338, 365 dan 351 KUHPidana dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara atau serendah rendahnya 9 tahun penjara.

Continue Reading

Sumut

Babi Mati Kembali Mewabah di Tebing Tinggi, Masyarakat Minta DPRD Panggil Dinas Pertanian

Published

on

Babi Mati Kembali Mewabah di Tebing Tinggi

Geosiar.com, Tebing Tinggi –  Virus hog cholera atau kolera babi masih mewabah di Kota Tebing Tinggi hingga Selasa (10/12/2019). Bahkan, setiap saat selalu ada bangkai babi yang ditemukan mati, sehingga warga kalut bagaimana mencari lokasi penanaman bangkai babi tersebut.

Lando Rajagukguk, warga Jalan Purnawirawan Gang Musyawarah Kelurahan Damar Sari, Kecamatan Padang Hilir Kota Tebing Tinggi, didampingi sejumlah peternak diantaranya Candra Sipahutar, Donal Gultom, S Simalango, Sigiro, D Tanjung, Pinta br Sinaga dan Rina Br Sirait dan R Rajagukguk mengaku sangat heran atas kurang seriusnya Pemerintah Kota atas wabah ini.

Bahkan, mereka heran sejak datangnya tim dari Dinas Pertanian ternak babi milik mereka bertambah mati. Baik setelah di semprot dan diberi penyuntikan.

“Kami minta agar pihak DPRD Kota Tebing Tinggi memanggil Dinas Pertanian untuk dimintai tanggung jawab. Sebab, meski ternak mereka sehat juga tidak pernah dikunjungi pihak Dinas Pertanian, apalagi sedang adanya wabah penyakit ini,” katanya.

Menurut Candra dan Br Sinaga ternak babi mereka puluhan mati pada hari ini, dan warga kewalahan untuk melakukan lokasi penanaman bangkai akibat ketiadaan lahan. “Jangan ada perbedaan dikota ini kepada peternak dan janji manis,” ucapnya.

“Kami hanya berharap ada usaha pemerintah secepatnya untuk memberikan solusi, agar ternak warga tidak mati berkelanjutan. Baik melalui obat dan biaya pengganti sebab ini adalah hal sebuah bencana,” kata Lando, diamini beberapa orang tetangganya yang juga memiliki ternak babi.

Dalam catatan, kemarin pihak Dinas Pertanian Kota Tebing Tinggi melalui Kabid Ida  mengaku vaksin belum sampai di kota tersebut dari pihak Provinsi Sumut. Diharapkan juga warga jangan membuang bangkai babi sembarangan karena ada pidananya.

Continue Reading

Sumut

Korwil PMPHI Sumut Ingatkan Politisi Jangan Buat Gaduh

Published

on

Korwil PMPHI Sumut Drs Gandi Parapat

Geosiar.com, Medan – Korwil PMPHI Sumut Drs Gandi Parapat menegaskan kepada para Politisi, tokoh daerah dan nasional agar tidak membuat gaduh atau contoh buruk dengan rakyat. Hal tersebut terkait diadukannya Roky Gerung ke Bareskrim.

“Hentikan angkat telor. Saya himbau kepada seluruh tokoh atau politisi daerah maupun nasional, jangan buat gaduh atau contoh buruk kepada segenap rakyat. Ingat Presiden Jokowi itu seluruh rakyat Indonesia bukan hanya milik satu Partai. Kalau mau cari perhatian Jokowi biar dipuji dan dikasih jabatan menteri/wakil, komisaris BUMN. Lebih bagus dukung Anak, Menantu menjadi Walikota Medan dan Solo dari pada mengadukan Rokky Gerung orang pintar itu ke Bareskrim yg akhirnya ditolak,” tegas Gandi kepada Geosiar.com di Medan, Selasa (10/12/2019).

Lebih lanjut kata Gandi, “Jangan libatkan masyarakat luas untuk memusuhi orang pintar Rokky Gerung dan jangan pengaruhi aparat, peliharalah budaya malu. Kenapa politisi yang duduk di DPR tidak berpikir untuk kepentingan masyarakat luas yang menghadapi kenaikan BPJS, Listrik dan kesulitan kehidupan lainnya.”

Menurutnya, saat ini memang banyak yang cari perhatian ke Jokowi seperti menginginkan jabatan Presiden 3 periode, membuat UU yang diprotes masyarakat luas yang menjadi korban mahasiswa.

“Kami menilai pendapat seseorang dalam debat atau dialog kalau ada seseorang yang tersinggung atau merasa dipojokkan, itu masalah biasa bagi orang pintar dan bukan harus diselesaikan masyarakat suatu daerah atau hukum negara. Aparat tidak bodoh. Lebih bagus para politisi mencari perhatian Jokowi memenangkan Anak dan Menantunnya menjadi Walikota Medan dan Solo dan mengajak para petugas untuk memenangkannya dari pada bernafsu memenjarakan orang,” tegas Gandi lagi

Dijelaskan, aparat akan bertindak sesuai dengan hukum jika ada warga yang melanggar undang undang.

“Kami yakini, aparat pasti bertindak apabila ada yang melanggar Undang Undang, makanya tak perlu repot repot cari perhatian apalagi melibatkan masyarakat luas untuk memusuhi seseorang yang menyampaikan pendapatnya didalam diskusi atau debat,” tutup Gandi. (X1)

Continue Reading
Advertisement

BERITA NASIONAL

Advertisement

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com