Connect with us

Sumut

Terkait Makelar Jabatan, Gandi Parapat: Gubsu Harus Berani Jadikan Sumut Bermartabat

Published

on

Korwil PMPHI Drs Gandi Parapat

Geosiar.com, Medan – Korwil PMPHI Drs Gandi Parapat menilai, tidak tepat jika semua menyalahkan Gubsu dan Wagubsu dalam penempatan pejabat untuk eselon, 2,3 dan 4 di lingkungan Pemprovsu. Yang saat ini dinilai terkesan lambat dan salah penempatan itu.

“Memang kami melihat ketelitian dan kehati-hatian membuat terkesan bersalahan berita dimedia,” kata Gandi menjawab Geosiar.com Rabu (7/8/2019) malam ketika disinggung terkait adanya dugaan makelar jabatan di Pempropsu.

“Kami melihat hal itu sebuah kekesalan yang benar-benar untuk membangun tapi terhalang oleh Sekda. Desakan-desakan masyarakat agar beberapa pejabat segera diganti karena kesalahan seperti kadis diknas Arsyad, walaupun Arsyad dekat dengan orang-orangnya Pak Gubsu dan Wagubsu namun kami yakin tidak itu penyebab tidak digantinya Arsyad,” tambah Gandi.

Ketika disinggung, kematian 30 orang karyawan Mancis di Langkat, menurut Gandi, itu karena kesalahan anak buah Gubsu di Dinas Tenaga Kerja yang ditempatkan tidak pada posisinya. Seperti Kabid Pengawasan yang saat ini plt yang tidak menguasai atau memahami ilmu Pengawasan.

“Kabid pengawasan harus mengetahui norma-norma ketenaga kerjaan, masalah K3 dalam memberikan Perlindungan kepada tenaga kerja untuk menekan terjadinya kecelakaan kerja, hal itu tidak dimiliki kabid pengawasan dan UPT wilayah I,” jelasnya

Untuk itu kata Gandi, jangan nanti Gubsu tidak diterima para buruh atau tenaga kerja, sehingga berbuntut unjuk rasa.

“Untuk itu sangat perlu penempatan para pejabat sesuai kemampuannya. Gubsu dan Wagubsu jangan terpengaruh atas kekuasaan Sekda. Harus berani membawa Sumut menjadi juara 1 Se-propinsi Indonesia dan menjadi Sumut bermartabat,” tegas Gandi. (X1)