Connect with us

Nasional

Jelang Idul Adha, Jokowi Pesan Dua Sapi Jumbo dari Boyolali

Published

on

Ilustrasi Sapi Kurban

Geosiar.com, Jakarta – Presiden Joko Widodo atau Jokowi sudah memesan dua ekor sapi berukuran jumbo untuk dikurbankan pada Hari Idul Adha 1440 Hijriah. Jokowi memesan dua sapi besar itu dari seorang peternak di Dukuh Pilangsari, Desa Potronayan, Kecamatan Nogosari, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

Andi Saputro (30), peternak penggemukan sapi ‘lembu suro’ mengaku ia didatangi utusan Jokowi dari Jakarta ke peternaknya di Desa Potronayan untuk mencari sapi untuk hewan kurban.

“Setelah melihat kondisi kesehatan hewan sapi, mereka kemudian memilih dua ekor sapi berukuran jumbo untuk hewan kurban di masjid Solo,” kata Andi.

“Dua ekor sapi pesanan Pak Jokowi, yakni jenis simental dengan ukuran berat jumbo 1,3 ton per ekornya dengan harga Rp100 juta, sedangkan satu lainnya 1,1 ton di bawah Rp100 juta per ekor,” jelas Andi, Selasa (6/8/2019).

Andi menjelaskan, utusan Jokowi yang datang juga membawa tim dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Surakarta unutk memeriksa kondisi kesehatan sapi dan dinyatakan sah untuk dijadikan hewan kurban.

Menurutnya, sapi ukuran berat jumbo sekitar 1,3 ton tersebut berusia sekitar 4,5 tahun, sementara satunya berat 1,1 ton usianya sekitar 3,5 tahun.

Ia mengatakan, pengiriman sapi kurban milik Jokowi ke dua masjid itu direncanakan Sabtu, 10 Agustus 2019 mendatang.

“Dua ekor sapi kurban pesanan dari Pak Jokowi itu, akan dikirim satu ekor di Masjid Agung Solo, dan satu ekor lainnya untuk dikurbankan di Masjid Al Wustho barat Pura Mangkunegaran Solo,” ujar Andi.

Nasional

Jokowi Minta Syahrul Yasin Limpo Urus Pertanian

Published

on

Syahrul Yasin Limpo

Geosiar.com, Jakarta – Mantan Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo kelihatan terseyum bahagia setelah bertemu dengan Presiden Joko Widodo atau Jokowi di Istana Negara, Jakarta pada Selasa (22/10/2019).

Ketika ditanya posisi apa yang akan didapatnya di kabinet kerja jilid II, Syahrul mengaku tidak disampaikan secara spesifik menteri apa yang akan dijabatnya.

“Tapi yang banyak beliau tanyakan kepada saya, bagaimana menjamin 267 juta jiwa ini terpenuhi kebutuhan dasarnya. Lebih khusus di bidang pertanian, perkebunan, dan kehutanan,” tutur Syahrul di Istana Negara, Jakarta pada Selasa (22/10/2019).

Syahrul mengaku bahwa dirinya siap sedia menerima penugasan dari Jokowi tersebut.

“Saya lama ngurusin kelurahan,” kata kader NasDem ini.

Dia menceritakan sudah berpengalaman mengurusi daerah mulai dari saat menjabat lurah, camat, hingga menjadi kepala daerah selama 25 tahun.

“Saya dua kali bupati, satu kali wakil gubernur, dua periode jadi gubernur,” tutup Syahrul Yasin.

Continue Reading

Nasional

Jokowi Minta Sri Mulyani Tetap di Posisi Menteri Keuangan

Published

on

Sri Mulyani Indrawati setelah bertemu Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa (22/10/2019)

Geosiar.com, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Sri Mulyani untuk tetap menjadi Menteri Keuangan di Kabinet Kerja Jilid II. Hal tersebut diungkapkan usai bertemu dengan Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (22/10/2019).

“Beliau menugaskan saya tetap menjadi Menkeu dan menggunakan seluruh kebijakan fiskal dalam membantu kementerian terkait,” tutur Sri Mulyani.

Dalam pertemuan Sri dengan Jokowi, ia bercerita jika keduanya membahas mengenai bagaimana menciptakan lapangan kerja seluas-luasnya, mengembangkan UMKM, mengatasi defisit neraca perdagangan, dan mendorong perekonomian Indonesia tumbuh lebih baik.

Dengan posisinya ini, lanjut Sri, Jokowi ingin ia mengeluarkan kebijakan fiskal untuk membantu dan bekerja sama dengan Menko Perekonomian, Menteri Perindustrian, Menteri Perdagangan, Menteri UMKM, dan lainnya.

“Dalam membangun ekonomi lebih baik bagaimana kita bisa mendorong instrumen kebijakan baik di bidang fiskal dan tukar pikiran di sektor keuangan, perbankan dan capital market,” ungkap dia.

Pada pemerintahan Jokowi periode 2014-2019, Sri Mulyani ditunjuk menjadi Menteri Keuangan mulai 27 Juli 2016 menggantikan Bambang Brodjonegoro.

Continue Reading

Nasional

Isu Prabowo Jadi Menteri, Gerindra: Jangan Dahului Presiden Jokowi

Published

on

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto

Geosiar.com, Jakarta – Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria mengatakan bahwa dirinya belum tahu apakah Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan memanggil Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto ke Istana hari ini.

Riza mengatakan bahwa dirinya tidak ingin mendahului keputusan Jokowi.

“Saya tidak tahu sampai hari ini. Saya tidak ingin mendahului. Semuanya kami serahkan kepada Pak Jokowi,” ujar Riza di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (21/10/2019).

Jokowi sejak pagi memanggil sejumlah orang yang dikabarkan bakal mengisi kabinetnya di jilid II. Sejumlah orang yang sudah datang ke Istana antara lain Mahfud MD, Nadiem Makarim, Wishnutama, Tetty Paruntu, Airlangga Hartarto, Tito Karnavian, dan Erick Thohir.

Riza enggan berkomentar lebih rinci soal kemungkinan Prabowo akan bertemu Jokowi hari ini.

“Nanti kita lihat saja siapa yang dipanggil dan ada urusan apa bertemu dengan Pak Jokowi,” tuturnya.

Riza mengatakan bahwa posisi partainya yang menyerahkan semuanya kepada Presiden. Menurutnya, Gerindra siap membantu di dalam pemerintahan jika diperlukan.

Lebih lanjut dia mengatakan partai tidak dalam posisi menyodor-nyodorkan atau menawar-nawar posisi di kabinet. Menurutnya, sebagai warga negara yang baik, Prabowo dan Gerindra siap membantu pemerintahan jika diperlukan.

“Pak Prabowo orang yang berjiwa besar, orang yang cerdas, bijaksana dan prajurit sejati yang selalu siap di mana pun ditugaskan,” ungkap Riza.

Continue Reading
Advertisement

BERITA NASIONAL

Advertisement

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com