Connect with us

Dunia

Gelombang Panas Tewaskan Puluhan Warga Jepang

Published

on

Potret Warga Tokyo Kepanasan Saat Cuaca Ekstrem 2019. (Foto: liputan6.com)

Geosiar.com, Jepang – Sebanyak 57 orang dilaporkan meninggal dunia akibat gelombang panas ekstrem yang melanda Jepang sejak akhir Juli lalu. Sementara itu, 18.347 orang lainnya mengalami gejala dehidrasi sehingga harus menjalani perawatan medis.

Dilansir dari CNN, Rabu (7/8/2019), para korban tewas tersebar di 24 perfektur. Kematian paling banyak terjadi di Hokkaido dengan tujuh orang tewas, disusul masing-masing lima orang di Ibaraki dan Saitama. Informasi ini dilaporkan oleh Badan Manajemen Kebakaran dan Bencana Jepang.

Menurut laporan, 54,3 persen dari pasien yang dirawat di rumah sakit akibat gelombang panas berusia lebih dari 65 tahun. Gelombang panas ini disebabkan oleh adanya tekanan tinggi di sebagian besar wilayah negara Jepang.

Dengan demikian, pemerintah setempat mengimbau agar masyarakat tetap mencukupi kebutuhan air di dalam tubuh dan berusaha untuk berada di dalam ruangan sejuk.