Connect with us

Selebritis

Gelar Konser Reuni, Westlife Telah Tiba di Indonesia

Published

on

Westlife

Geosiar.com, Seleb– Grup Westlife malam ini dijadwalkan bakal tampil dalam format reuni di hadapan para penggemarnya di Indonesia, Selasa (6/8/2019).

Konser tertema ‘The Twenty Tour’ itu akan digelar selama dua hari, yakni 6 dan 7 Agustus 2019 di ICE BSD, Tangerang Selatan.

Jelang konsernya nanti malam, ternyata grup asal Irlandia ini sudah mendarat di Indonesia. Seorang penggemar mengungkapkannya lewat akun Twitter miliknya.

“Temanku yang baru saja mendarat dari Eropa bertemu Westlife di bandara, sungguh beruntung. Selamat datang di Jakarta,” tulisnya di Twitter.

Selain manggung di ICE BSD, Westlife juga dijadwalkan mengunjungi kota lainnya di Indonesia untuk melaksanakan tour tersebut.

Seperti diketahui, nama Westlife memang begitu besar, salah satunya di Indonesia, pada dekade 1990-an hingga awal 2000-an. Jadi wajar saja bila reuni mereka menjadi salah satu yang dinantikan masyarakat Indonesia.

Selebritis

BI Terlibat dalam Album Terbaru iKON? Ini Kata YG

Published

on

Mantan Leader iKON, B.I (Foto: dok. YG Entertainment)

Geosiar.com, Selebritis – Grup idol asal Korea Selatan, iKON dijadwalkan merilis album pertama dengan formasi enam anggota pada 6 Februari 2020. Album comeback bertajuk ‘i DECIDE’ ini merupakan album pertama tanpa kehadiran B.I sebagai leader iKON.

Keluarnya BI dari grup secara tiba-tiba pada pertengahan tahun lalu sempat membuat penjadwalan rilis album ini diundur. Agensi iKON, YG Entertainment pun memberikan penjelasan soal keterlibatan BI dalam album comeback iKON ‘i DECIDE’.

Dalam rilis terbarunya, Rabu (29/1/2020), YG menjelaskan isu yang dihadapi iKON dan agensi saat akan merilis album ‘i DECIDE’. Berikut pernyataan YG seperti dilansir Soompi.

“Halo, ini YG Entertainment.

Ini adalah penjelasan mengenai mini album baru iKON di 2020, ‘i DECIDE.’

Mini album iKON yang baru akan dirilis pada 6 Februari, dengan lima lagu baru. Album ini direkam pada awal 2019, dengan target perilisan pertengahan 2019.

Namun, karena B.I yang merupakan produser musik dan leader grup keluar secara tiba-tiba di pertengahan tahun lalu, perilisan musik baru dari iKON ditunda tanpa batas waktu.

Agensi melakukan diskusi internal, tentang bagaimana menggunakan produk yang selesai di awal 2019.

Ada dua masalah utama. Yang pertama adalah pilihan untuk tidak menggunakan semua lagu di mana B.I berpartisipasi dalam pembuatan lirik dan komposisi, dan memulai lagi semua persiapan.

Namun, hal tersebut tidak mungkin (dilakukan), karena mempertimbangkan waktu comeback iKON, bersamaan dengan kekhawatiran dan adanya kelemahan terkait periode grup tidak aktif menjadi terlalu lama.

Pilihan kedua adalah untuk tidak menggunakan semua bagian rap di mana B.I berpartisipasi, dan membuat melodi baru dengan anggota lain melakukan rekaman ulang.

Ini juga akan makin membuat rumit urutan dan keseimbangan bagian dari setiap anggota dalam lagu yang sudah ada. Mereka juga membutuhkan proses baru, untuk memutuskan tiap bagian dari keenam anggota, dan melakukan rekaman ulang.

Setelah diskusi yang cukup lama, anggota dan agensi memutuskan untuk menggunakan keduanya. Karena ada track yang tidak ditulis B.I seorang diri, dan merupakan produk bersama dengan produser internal YG. Lagu-lagu itu juga adalah usaha dan kasih sayang dari anggota iKON saat melakukan persiapan.

Kami memutuskan untuk menggunakannya dengan penyesuaian. Kami juga mendorong anggota lain untuk berpartisipasi dalam pembuatan komposisi musik. Lewat album ini, kami menambahkan lagu baru dari anggota lain, yang juga berpartisipasi sebagai komposer untuk pertama kalinya.

Rasa bersalah ini tidak hanya untuk B.I tapi juga enam anggota iKON lain yang kehilangan (seorang) leader, pasti tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata.

Kami juga ingin menyampaikan permintaan maaf agensi yang tidak bisa digambarkan kepada fans, karena tidak bisa menjaga mereka dengan baik. Meskipun ini penyesalan yang terlambat, YG tidak akan menahan diri dan menginvestasikan segala yang mungkin, untuk melindungi enam anggota iKON yang tersisa.

Kami akan bekerja untuk membalas dengan rasa terima kasih. Dan mempertimbangkan perasaan penggemar, yang selalu menunjukkan dukungan dan cinta.

Tolong beri banyak dukungan untuk enam anggota iKON, yang baru memulai langkah pertamanya. Terima kasih.”

Seperti diketahui, iKON debut pada 2015 dengan tujuh anggota yaitu BI, Jinhwan, Yunhyeong, Bobby, Donghyuk, June, dan Chanwoo. Namun pada 2019, sang leader BI terseret kasus dugaan penggunaan narkoba. Ia kemudian memilih mundur dari grup dan agensinya YG Entertainment.

Continue Reading

Selebritis

Mantan Suami Sindir Tata Janeeta, Ada apa?

Published

on

Mantan pasangan suami istri, Mehdi Zati dan Tata Janeeta. [Foto: Adrian Putra/bintang.com]

Geosiar.com, Selebritis – Mehdi Zati tampak kesal dengan mantan istrinya, Tata Janeeta. Kekesalan itu diungkapnya melalui instagram story-nya di mana ia terlihat menyindir Tata lantaran dianggap terlalu mengusik kehidupan pribadinya meski sudah bercerai.

“Saya telah diam sejak ketika saya bercerai dengan anda karena saya memilih untuk menghormati dan lembut kepada anda, tetapi tidak berarti saya tidak memiliki alasan untuk mengatakan apa itu terjadi antara saya dan anda!,” tulis Mehdi Zati di instagram story miliknya, Selasa (28/1/2020).

Dalam instastory itu, Mehdi sebenarnya tidak menyebutkan secara gamblang siapa orang yang sedang disindirnya. Ia hanya mengungkap perasaannya yang merasa diusik setelah bercerai dan nantinya akan disebar ke publik. Tapi, hal ini ternyata tidak membuat Mehdi Zati terkejut. Sebab, ia mengaku sudah tahu betul sifat dari mantan istrinya itu.

“Saya hanya tahu anda mencari tentang kehidupan pribadi saya untuk menujukkan siapa saya, itu tidak mebuat saya terkejut karena saya tahu persis anda!,” lanjut Mehdi.

“Tapi saya hanya ingin tahu saya pikir ini bukan urusan anda lagi tentang apa yang saya lakukan atau hidup saya setelah kami berpisah! Apakah saya pernah mencari tentang kehidupan anda setelah berpisah,” pungkasnya.

Sindiran Mehdi Zati pun langsung direspons Tata. Berselang satu jam dari unggahan Mehdi, Tata kemudian mengunggah sebuah puisi di akun instagramnya. Namun, masih belum jelas apakah itu menanggapi curhatan dari Mehdi.

“Ada yang bilang : setiap hari kita bisa bertemu dengan orang baru lalu jatuh cinta, yang sulit adalah mempertahankan nya. Tapi, menurut saya, setiap hari kita bisa bertemu orang baru tp tidak mudah membuat kita jatuh cinta.. cinta yang baik dan sejati adalah dua orang yang saling jatuh cinta dan jatuh cinta lagi dengan orang yang sama,” tulis Tata di instagramnya.

“Karna jatuh cinta itu sulit, apalagi mempertahankan nya..karna jika salah satunya bisa jatuh cinta semudah itu artinya ada yang salah dengan dirimu atau cintamu. Sekian.. wassalam,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Tata Janeeta dan Mehdi Zati resmi bercerai pada akhir bulan Juni 2019 silam. Bahtera rumah tangga meraka pun hanya bisa bertahan selama satu tahun.

Continue Reading

Selebritis

Putrinya Disebut Rasis, Iis Dahlia: Kami Keluarga Demokrasi

Published

on

Iis Dahlia (Foto: Tribunnews.com/Wahyu Firmansyah)

Geosiar.com, Selebritis – Pedangdut senior Iis Dahlia angkat bicara soal kasus putrinya, Salshadilla Juwita yang dianggap rasis kepada keturunan India. Pasalnya, gadis 21 tahun tersebut ketahuan melakukan bodyshaming dengan membandingkan artis India dengan Korea.

Persoalan itu berawal dari unggahan Iis dalam akun Instagram Stories (instastory)-nya kemarin. Di instastory itu, Iis tengah bersantai di rumah sambil menonton film Bollywood berjudul “Taalash”.

Pelantun lagu Payung Hitam itupun meminta putrinya untuk ikutan menonton. Namun, Salsha menolak tawaran tersebut malah kemudian mengkritik kulit orang India yang dianggapnya jorok.

“Nggak suka, mending nonton Korea,” tutur Salshadilla. “(Korea) Lebih enak dilihat, kulitnya lebih bersih. India itu jorok,” lanjutnya.

Kritikan yang dilontarkan Salsha lantas mendapat hujatan dari netizen. Lalu bagaimana tanggapan Iis melihat hujatan netizen yang ditujukan kepada putrinya?

Tak disangka, Iis justru menyebut perkataan sang anak sebagai bentuk demokrasi dalam memilih suatu hal yang disukai atau tidak. Ia menyebut keluarganya menanamkan sikap demokrasi dengan cara membebaskan putra putrinya memilih kesukaan mereka.

“Komentar apa? Eh tunggu-tunggu, di keluarga aku tuh orangnya demokrasi banget, lo mau suka apa, nggak suka apa, jadi nggak ada masalah. Kayak anak-anak nggak mau nonton India, tapi tetep temenin nonton (India), begitupun sebaliknya,” ungkap Iis Dahlia saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan.

Iis justru menilai hujatan netizen yang tidak perlu ditanggapi. “Jadi, biasa aja. Kalau netizen mah jangan diladenin, netizen mah biarin aja,” pungkasnya.

Continue Reading
Advertisement

BERITA NASIONAL

Advertisement

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com