Connect with us

Nasional

FAMI Laporkan Direksi PLN ke Ombudsman

Published

on

ILUSTRASI

Geosiar.com, Jakarta – Forum Advokat Muda Indonesia (FAMI) melaporkan Direksi PLN ke Ombudsman RI terkait pemadaman massal listrik di sebagian besar daerah Jawa yang terjadi pada Minggu (4/8/2019).

Dalam laporannya, FAMI menduga Direksi PLN melakukan pelanggaran maladministrasi lantaran tak memberi peringatan terlebih dulu kepada masyarakat atas pemadaman listrik pada hari itu.

“Perkumpulan para advokat itu total ada 500 advokat melaporkan ketidakprofesionalan PLN dimana matinya lampu PLN tidak diumumkan terlebih dahulu. Itu menurut kami pelanggaran,” tutur Ketua FAMI, Zenuri Makhrodji, di kantor Ombudsman, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (6/8/2019).

Oleh karena itu, FAMI meminta pihak-pihak yang bertanggungjawab atas pemadaman listrik tersebut segera mengundurkan diri atau diganti.

“Kami minta seluruh Direksi PLN diganti dan menteri yang bersangkutan sebaiknya mengundurkan diri,” tegasnya.

Forum Advokat Muda Indonesia (FAMI) melaporkan direksi PLN ke Ombudsman (Foto: detik.com/Yulida)

Adapun dugaan pelanggaran administrasi itu tertuang dalam UU Ketenagalistrikan Pasal 6 dan Pasal 27.

“Karena dalam UU itu disebutkan bahwa PLN sebelum melakukan pemutusan itu diharapkan memberi tahukan terlebih dahulu. Tapi ini secara tiba-tiba. Dan ini mati matinya cukup lama bahkan hari ini masih detik ini masih ada sebagian. Itu maladministrasinya disana,” tutur Sekjen FAMI, Saiful Anam.

Selain kepada Ombudsman, Saiful mengatakan pihaknya juga akan melaporkan Direksi PLN ke Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BKPN).

“Kami akan melaporkan pada Badan Perlindungan Konsumen Nasional. Bahwa banyak konsumen yang berkeluh kesah dan kecewa dengan pelayanan yang diberikan oleh PT PLN ini. Sehingga kami mendesak kepada PLN tidak hanya berbenah, tapi ini juga kenapa? Apa karena Dirutnya sebelumnya di tahan KPK atau seperti apa?” pungkasnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendatangi kantor PLN untuk meminta penjelasan terkait pemadaman listrik massal. Bahkan, Jokowi memberi peringatan kepada Direksi PLN untuk bertindak cepat mengatasi masalah yang terjadi.