Connect with us

Daerah

Pangdam I/BB Lantik Letkol Inf Agustatius Sitepu Sebagai Danbrigif 7/Rimba Raya

Published

on

Salam komando saat serahterima jabatan Danbrigif 7/Rimba raya

Geosiar – GALANG (Deli Serdang) – Serah Terima Jabatan Komandan Brigade Infantri (Danbrigif) 7/Rimba Raya dari Kolonel Inf Freddino Janen Silalahi kepada Letkol Inf Agustatius Sitepu, yang dipimpin langsung oleh Pangdam l/Bukit Barisan Mayjen TNI. M.S Fadhilah bertempat di Lapangan Upacara Brigif 7/Rimba Raya yang dihadiri oleh pejabat-pejabat dari jajaran Kodam l/BB, salah satunya Dandim 0207/Simalungun Letkol Inf Frans Kishin Panjaitan, S.A.P., M.P.M, Sabtu (03/08/2019).

Turut hadir pada acara sertijab tersebut, Pangdam I/BB Mayjen TNI M.S Fadhilah, Kasdam I /BB (Brigjen TNI Hassanuddin, S.I.P., M.M), Irdam I/BB ( Kolonel Inf R. Sidharta Wisnu Graha, S.E), Danrem 022/PT Kolonel Inf. R. Wahyu Sugiarto S.I.P, M.Han, Para Asisten Kasdam I/BB, Para Kabalak Dam I/BB, LO AL Letkol Mar Arif Prasetio P,S.E.,M.M., LO AU Kolonel Lek Eka Putra.

Bupati Kab. Deli Serdang H.Ashari Tambunan. Dandim 0204/DS Letkol Kav Samsul Arifin SE. M.Tr (Han). Dandim Dairi Letkol Arh Hadi Purwanto. Para Danyon jajaran Brigif 7/RR. Kapolres Deli Serdang diwakili Kabag OPS Kompol Delami. Kapolres Serdang Bedagai AKBP Juliarman Eka Putra Pasaribu, S.I.K. Kapolres Tebing Tinggi AKBP Sunadi, S.I.K. Muspika Kec.Galang Kab.Deli Serdang. Unsur FKPD Kab.Deli Serdang dan Tokoh Masyarakat serta Agama.

Dalam amanatnya Pangdam l/BB Mayjen TNI. M.S Fadhilah, menyampaikan ucapkan terima kasih dan penghargaan yang tulus kepada Kolonel Inf Freddino Janen Silalahi beserta istri atas segala dedikasi dan pengabdianya selama menjabat Dabrigif 7/Rimba Raya. “Semoga semangat pengabdian Kolonel Inf Inf Freddino Janen Silalahi beserta istri dibawa dimanapun bertugas, dengan terus memberikan karya terbaik bagi satuan, Bangsa dan Negara, sehingga dapat membawa kesuksesan dalam karier dan penugasan berikutnya”, kata Pangdam I/BB.

Pangdam l/BB juga mengucapkan selamat atas kepercayaan dan amanah yang diberikan pimpinan TNI AD kepada pejabat yang dilantik Letkol Inf Agustatius Sitepu, saya yakin amanah dan kepercayaan Pimpinan TNI AD memberikan jabatan sebagai Danbrigif 7/RR kepada Letkol Inf Agustatius Sitepu dapat dilaksanakan dengan baik dan saya harap terus berbuat terbaik kepada bangsa dan Negara serta Satuan “tegas Pangdam I/BB.

Amanah dan kepercayaan yang diberikan harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dan penuh rasa tanggungjawab terhadap jabatan yang diemban. “Berbuatlah terbaik kepada satuan untuk mengantarkan Brigif 7/RR kearah yang lebih sukses dan lebih maju lagi serta senantiasa dapat persembahkan karya-karya terbaik untuk kepentingan tugas pokok Kodam I/BB”, pesan Mayjen TNI. M.S Fadhilah.

Lebih lanjut Pangdam l/BB mengatakan Sertijab untuk meningkatkan profesionalitas dan kinerja organisasi selaras dengan kebijakan reformasi birokrasi TNI AD, untuk menjadi organisasi yang efektif, transfaran dan akun-tabel, Brigif 7/RR merupakan salah satu Satuan Operasional Utama Kodam I/BB.

Untuk itu, kepada pejabat dilantik diharapkan dapat menyiapkan kekuatan Brigif dengan memadukan kemampuam Intelijen, Tempur dan Binter guna memantapkan dan kesiapan operasional serta melaksanakan pengerahan dan pengendalian pembinaan teritorial (Binter) “Saya minta Komandan Brigif 7/RR yang baru untuk melanjutkan tugas -tugas dan seluruh program kerja yang belum selesai dilakukan oelh pejabat sebelumnya”, tegas Pangdam I/BB.(Sy/penrem 022/PT/edy surbakti)

Advertisement

Daerah

Mengenal Sosok Hj Fitriani Manurung: “Berbuat lah Menjadikan Medan Lebih Baik”

Published

on

Medan, Geosiar.com – Didunia politik memang masih seumur jagung, Jabatan Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Medan diyakini akan menambah sejuta pengalaman. Tetapi di dunia pendidikan sudah tak asing lagi. Sosok Hj Fitriani Manurung S.Pd, M.Pd (foto) yang sebentar lagi meraih Doktor itu akan menjadi perhatian publik.

Apalagi, kepedulian akan peningkatan mutu pendidikan dan kesejahteraan masyarakat tetap perhatian serius baginya. Tokoh akademisi itu pun ingin mengabdi ke masyarakat menuju Medan lebih baik.

Dilahirkan di Sibolga pada 8 Juli 1976 dari keluarga sederhana. Sejak kecil terlihat manusia pintar dan peduli sesama. Hingga saat ini, tuntutan pendidikan baginya tidak ada hentinya.

Saat ngbrol ringan dengan wartawan Geosiar.com, kemarin, saat ini Fitriani Manurung yang akrap disapa Fitri ini fokus menyelesaikan studinya Program Doktoral (S3) Prodi Pendidikan Dasar di Universitas Negeri Medan (UNIMED). Seiring dalam pembekalan ilmu, sosok Fitri tampak selalu peduli bagaimana pendidikan dasar yang bermutu.

Fitri sendiri pun paham untuk mewujudkan mutu pendidikan itu harus sejalan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Tidak heran, perhatian dan gagasan Fitri dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat khususnya berpenghasilan rendah sangat cemerlang.

Disampaikan dari hasil temuannya, para pedagang di kota Medan, banyak yang terlilit hutang, sehingga untuk memenuhi kebutuhan sehari hari saja sangat sulit alias gali lobang tutup lobang. “Jerih paya pedang tidak sebanding dengan kerja keras mereka,” ujarnya ringan.

Kesederhanaan dan kepedulian sosial dan sifat membantu, tampak Fitriani berusaha mendorong pemerintah berupaya peningkatan taraf hidup warga berpenghasilan rendah. “Perhatian pemerintah harus fokus meningkatkan ekonomi rakyat,” tambahnya.

Lalu Fitri berpesan, berbuat baik lah kepada siapa saja, meskipun Ia bukan saudaramu, sekali pun Ia tidak menyukaimu. Jadikan masyarakat Medan lebih baik. (lamru)

Continue Reading

Daerah

Anggota DPRD Deli Serdang, Joni Hendri : Warga Diminta Proaktif Sampaikan Aspirasi

Published

on

Medan, Geosiar.com – Joni Hendri Keliat asal politisi PDI P resmi dilantik 14 Oktober 2019 menjadi anggota DPRD Deli Serdang periode 2019-2024. Usai dilantik, Joni Hendri pertama sekali menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Deli Serdang yang telah memberikan amanah kepadanya.

“Saya ucapkan terimah kasih kepada masyarakat. Tanpa dukungan dan kepercayaan masyarakat, saya tidak bisa duduk menjadi anggota DPRD. Semoga jabatan ini mampu saya emban demi kepentingan rakyat banyak,” tutur Joni Hendri (foto) kepada wartawan usai peresmian dan pengambilan sumpah, Senin (14/10/2019).

Menurut Joni Hendri asal daerah pemilihan (dapil) Kecamatan Sunggal, Kutalimbaru dan Pancurbatu itu, mengaku nantinya akan turun langsung menjemput aspirasi ke masyarakat. Joni juga berharap agar masyarakat proaktif dan peduli sampaikan aspirasi dan keluhan soal pembangunan di masyarakat.

“Warga jangan sungkan sungkan menyampaikan aspirasi kepada saya. Saya akan berupaya memfasilitasi memperjuangkan kepentingan rakyat,” ujarnya.

Lebih jauh Joni Hendri merupakan alumni Fakultas USU Pertanian itu menyampaikan hidup ini adalah pilihan, karier awalnya di perusahaan perkebunan swasta.

Tak lama kemudian Joni Hendri hijrah ke perusahaan yang bergerak di sales perusahaan alat kesehatan.

Karena menganggap bisnis merupakan dunianya, Joni terus berusaha apa saja. “Saya dilahirkan bukan dari keluarga kongklomerat. Saya dari keluarga sederhana tetapi saya terus berjuang untuk menjadi lebih baik dan berharap hidup anak anak lebih meningkat,” urai Joni.

Kendati tidak sehebat pengusaha besar, Joni Hendri tetap bergelut di dunia bisnis.
Selain itu, Joni merupakan suami dari Sukmawati boru Marbun itu aktif sebagai pengurus di gereja serta organisasi GAMKI Deli Serdang. (rel/lm)

Continue Reading

Daerah

Sekda Pemkab Simalungun Undur Diri, Hindari Penggunaan Fasilitas Negara Pencalonan Bupati

Published

on

Medan, Geosiar.com – Drs Gidion Purba (foto) disebut akan mengundurkan diri dari jabatan Sekda Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun. Pengunduran diri dari Sekda yang telah diembannya selama 7 tahun guna memastikan tidak akan menggunakan fasilitas negara saat kampanye pencalonan Bupati Simalungun.

Disebutkan Gidion, pengunduran Dirinya akan dilakuka.dalam waktu dekat. Dipastikan untuk menghindarkan anggapan adanya penggunaan fasilitas jabatan terkait sosialisasi pencalonannya sebagai calon bupati Simalungun.

Meski mengaku selama ini masih berkonsentrasi utama melaksanakan tupoksi Sekda, namun Gidion menyebut memilih mundur dari jabatan Sekda agar ketika ia melakukan sosialisasi tidak ada bias.

“Saya tidak ingin kinerja Pemkab Simalungun menjadi terganggu karena aktifitas saya sebagai bakal calon Bupati,” tegas Gidion Purba kepada wartawan di Pematangsiantar, Minggu (6/10/2019).

Gidion menyebut sebenarnya berdasarkan PKPU dirinya masih bisa menjabat Sekda hingga April 2020. Sebab aturannya seorang ASN harus telah mundur ketika namanya didaftarkan ke KPU sebagai peserta calon kepala daerah.

Dan dalam tahapan Pilkada serentak 2020, pendaftaran peserta calon ke KPU baru dilaksanakan April 2020.

Gidion menyebut dengan tidak lagi menjabat Sekda maka ia pun bisa lebih leluasa jika sewaktu-waktu ada masyarakat yang spontan memberikan dukungan semangat kepadanya meski itu terjadi saat dalam menjalankan tugas.

“Saya ingin memberi contoh agar tidak muncul prasangka dan kecurigaan dari publik terutama dari kalangan kelompok pendukung pesaing saya,” tegasnya.

Wacana pengunduran diri sebagai Sekda, kata Gidion juga telah melalui rembuk keluarga dan terutama sekali dari pimpinannya Bupati Simalungun JR Saragih.

“Yang mendorong saya maju calon bupati itu adalah Pak JR. Dan atas advisnya jugalah saya memilih mundur dari Sekda tanpa menunggu bulan April 2020. Namun saya masih sebagai ASN dan dengan tidak menjabat Sekda maka saya menjadi staf di sekretariat,” kata Gidion.

Sebelumnya dalam pertemuan jamuan makan malam di kediaman dinas Ephorus GKPS bersama DR SAE Nababan, Rabu (2/10/2019) Bupati JR Saragih kembali menyarankan Gidion Purba untuk mundur dari jabatan Sekda agar lebih berkonsentrasi berjuang merebut Simalungun 1.

Menurut JR, dengan mundur dari Sekda akan lebih baik bagi Gidion karena tidak akan bisa lagi dijadikan sasaran kritik lawan politiknya.

“Ini suasana politiknya sudah akan semakin panas. Jangan nanti gara-gara masih menjabat Sekda tapi terus bersosialisasi maka menjadi sasaran kritik,” kata JR.

JR Saragih mengaku dirinya memang dari awal ikut mendorong bawahannya itu menjadi penggantinya sebagai Bupati Simalungun.

“Saya juga dulu sewaktu mencalon Bupati juga berani mengambil keputusan mundur dari TNI. Kalau kalah memang saya siap jadi gembel. Tapi waktu itu komandan saya bilang tidak akan membiarkan anak buahnya jadi gembel,” paparnya.

Hal itu juga katanya berlaku bagi Gidion. “Saya tidak ingin anak buah saya Gidion Purba jadi gembel”, tegasnya. (rel/lamru)

Continue Reading
Advertisement

BERITA NASIONAL

Advertisement

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com