Connect with us

Daerah

Hinca Pandjaitan Gelar Sosialisasi 4 Pilar, “Bentengi Desa dari Ancaman Narkoba”

Published

on

Simalungun, Geosiar.com – Aparat desa diharapkan proaktif sebagai benteng terdepan melindungi dan menjaga warga Desa agar terhindar dari bahaya ancaman narkoba. Sebab, peredaran narkoba sudah merambah ke pelosok desa yang dikhawatirkan membunuh masa depan generasi bangsa.

Harapan itu disampaikan Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat-Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (MPR-DPR RI ) DR Hinca IP Pandjaitan XIII SH MH ACCS saat menggelar sosialisasi 4 pilar yakni pancasila, UUD 1945, NKRI
dan Bhineka Tunggal Ika di Desa Hatonduan Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Jumat (2/8/2019). Acara sosialisasi dihadiri tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama dan ratusan warga.

Dalam sosialisasi bersifat diskusi itu, Hinca Pandjaitan memaparkan situasi peredaran narkoba ke Indonesia cukup besar dan peredaran marak ke seluruh penjuru. “Bukan hanya di kota saja namun sudah sampai ke pelosok desa,” bebernya.

Untuk itu, peran Kepala Desa dan tokoh masyarakat sangat dibutuhkan membentengi derasnya peredaran narkoba mengancam masa depan remaja dan anak anak.

“Kepala desa harus berani dan tegas, lakukan kerjasama dengan aparat Kepolisian maupun Komandan Rayon Militer (Koramil). Bila ada gelagat mencurigakan segera laporkan, ” saran Hinca IP Pandjaitan yang juga menjabat Sekjen DPP Partai Demokrat tersebut.

Disisi lain, Hinca Pandjaitan juga menyampaikan berbagai hal budaya dan tradisi yang patut dilestarikan selaku suku batak. Seperti tradisi minum tuak takkasan juga diyakini dapat membentengi narkotik dan obat obat terlarang tersebut.

Seiring dengan itu, untuk mendapatkan tuak takkasan dapat membudayakan tradisi Paragat. Melalui budaya Maragat diyakini akan tumbuh pola pikir yang sabar dan gigih yang lazim disebut “elek manganju”. Karena pola pikir elek manganju akan dimiliki seorang paragat.

Minuman tuak takkasan yang dihasilkan Paragat juga akan dapat menggerakkan perekenomian desa. Para orang tua juga diminta supaya tetap mengajarkan kepada anak yakni pola pikir elek manganju. Bahkan, seluruh budaya dan tradisi patut diajarkan kepada generasi muda. Jangan dibiarkan anak bebas tanpa bimbingan. Karena dengan lepas dari perhatian orang tua akan berpaling ke pecandu narkoba.

Diakhir sosialisasi, Hinca Pandjaitan menekankan kepada seluruh warga masyarakat untuk tetap bersatu menjaga keutuhan desa. Karena melalui pengamalan 4 pilar diatas akan mencitpakan kebersamaan dan kesatuan hidup berdampingan. (lamru)

Advertisement